Bertemu Jokowi di Masjid Zayed, Ganjar: Saya Diminta Cek Jalan Lokasi Pariwisata Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bertemu Presiden Jokowi di Masjid Sheikh Zayed Solo, Jumat (7/4). (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu Presiden Jokowi usai salat Jumat di Masjid Sheikh Zayed Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/4).
Pertemuan berlangsung singkat saat keduanya berjalan bersama keluar masjid. Ditemui awak media, Ganjar mengaku terlambat datang ke Masjid Zayed bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga:
Meskipun demikian, ia bisa bertemu Mantan Wali Kota Solo tersebut usai Salat Jumat dan berbicara banyak hal.
"Ngobrol sama beliau (Jokowi) terkait Salat Jumat di Masjid Zayed. Saya datang terlambat tidak bisa mendekat, ya akhirnya salat Jumat di samping masjid," kata Ganjar.
Dia menyebut pertemuan ini merupakan ajang saling kangen-kangenan setelah mengemban tugas kenegaraan selama ini.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Gubernur Ganjar dan Wayan Koster Dipecat
"Beliau (Jokowi) kangen sama cucu. Jadi mau jalan-jalan. Malah, saya diminta untuk jalan duluan saja," kata dia.
Ia menambahkan di akhir pembicaraan presiden Jokowi menanyakan agenda dirinya. Bahkan, ia diminta mengecek jalan pariwisata jelang Lebaran.
"Pak Presiden jelang Lebaran minta untuk mengecek pariwisata dan jalan-jalan.
Saya mau jalan, ke arah Barat-Timur sekitar Solo untuk mengecek jalan. Pasar, mal-mal yang mulai ramai jelang Lebaran juga dipantau," imbuh dia. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Bertemu Ganjar, Gibran Mengaku Minta Maaf Soal Beda Pendapat Piala Dunia U-20
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?