Kesehatan

Bersihkan Paru-Paru dengan 5 Cara Sederhana

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 16 Maret 2022
Bersihkan Paru-Paru dengan 5 Cara Sederhana

Jaga paru-paru agar tetap bersih. (Foto: Unsplash/Robina Weermeijer)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

POLUSI, kebiasaan buruk, dan lingkungan adalah penyebab utama masalah paru-paru. Menurut jurnal ilmiah The Global Impact of Respiratory Disease, sekitar 65 juta orang menderita penyakit paru kronis.

Meski begitu, bukan berarti tidak ada cara untuk menjaga kesehatan organ ini. Paru-paru memiliki kemampuan ajaib untuk memperbaiki diri, tetapi kita juga perlu berusaha. Berikut usaha yang bisa dilakukan untuk membersihkan paru-paru agar berfungsi maksimal:

Baca Juga:

Cara Tepat Perawatan Pasien Kanker Paru-Paru di Masa Pandemi

1. Mengonsumsi minuman pembersih paru-paru

Minuman pembersih paru. (Foto: Pexels/Polina Tankilevitch)

Penting untuk diketahui bahwa perbaikan paru-paru dimulai antara dua minggu hingga tiga bulan. Jadi setelah kurang lebih satu bulan, kamu akan merasa jauh lebih sehat. Ada beberapa minuman yang dapat membantu mengurangi lendir dan detoksifikasi organ ini misalnya Madu dan air panas, air lemon, teh hijau, jus wortel

2. Terapi garam

Terapi garam adalah menghirup udara dengan partikel garam kecil. (Foto: Pexels/Tara Winstead)

Terapi garam adalah menghirup udara dengan partikel garam kecil. Ini disebut haloterapi dan merupakan pengobatan alternatif untuk masalah paru-paru seperti asma, bronkitis, dan batuk. Kamu dapat menggunakan garam himalaya di rumah.

3. Gunakan minyak oregano

Minyak oregano adalah dekongestan alami. (Foto: Pexels/Yan Krukov)

Minyak oregano adalah dekongestan alami. Untuk menggunakannya, buat campuran 50-50 minyak oregano dan minyak almond. Kamu hanya perlu 1-2 tetes di bawah lidah. Kemudian tahan selama 3-5 menit dan cuci mulut dengan air. Untuk merasakan efeknya, kamu perlu melakukannya tiga kali sehari selama 1-4 minggu.

Baca Juga:

Lelah Setelah Menjadi Vegan? Ada Apa?

4. Hindari jenis makanan tertentu

Susu meningkatkan lendir di paru-paru. (Foto: Unsplash/Cotton Bro)

Mulailah dengan mengonsumsi makanan detoksifikasi, anti-inflamasi seperti makanan pedas, lobak, dan rempah-rempah. Penting untuk diingat bahwa beberapa makanan meningkatkan lendir di paru-paru kamu. Makanan yang meningkatkan produksi lendir di paru-paru adalah poduk susu (keju, mentega, yogurt, kefir, dan susu) dan makanan olahan (daging kalengan).

5. Mandi air hangat tidak lebih dari tiga kali seminggu

Batasi mandi air hangat agar paru-paru bersih. (Foto: Pexels/Cotton Bro)

Untuk bernapas lebih mudah, kamu dapat menggunakan humidifier atau mandi air hangat. Mandi air hangat 2-3 kali seminggu sudah cukup untuk menghindari masalah kulit. Selain itu, bak mandi tidak boleh panas. Suhunya berkisar antara 32°C-40°C.

Selain lima cara yang sudah disebutkan, untuk melindungi paru-paru kamu juga memerlukan kesehatan mulut yang baik. Kita mungkin menyikat gigi dengan benar tetapi melupakan lidah kita, yang juga penting untuk menghindari penumpukan bakteri. Bersihkan lidah maka paru-paru akan bersih. (avia)

Baca Juga:

Kisah Perjuangan Berdirinya Yayasan Kanker Anak Amaryllis, Penyelamat Penyintas Kanker

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan