Bersama TNI AD, Jerry Hermawan Lo Bangunkan Lahan Tidur 4 Tahun, Produksi Bisa Meningkat 4 Kali Lipat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 06 November 2024
Bersama TNI AD, Jerry Hermawan Lo Bangunkan Lahan Tidur 4 Tahun, Produksi Bisa Meningkat 4 Kali Lipat

Founder JHL Foundation Jerry Hermawan Lo menghidupkan lahan tidur seluas 15 hektar di Kampung Lampegan, Bojongkunci, Pameungpeuk, Kabupaten Bandung (JHL Group/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan Pendiri Yayasan Merah Putih Kasih (JHL Foundation) Jerry Hermawan Lo bergerak cepat mendukung kesuksesan program ketahanan pangan, yang merupakan cita-cita besar Presiden Prabowo.

Bekerjasama dengan TNI AD khususnya jajaran Kodam III Siliwangi, Founder JHL Foundation Jerry Hermawan Lo menghidupkan lahan tidur seluas 15 hektar di Kampung Lampegan, Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung.

Baca juga:

Beasiswa JHL Foundation Atasi Keterbatasan Biaya Siswa Berprestasi

"Jadi awalnya masyarakat melaporkan kepada kami bahwa ada lahan seluas 15 hektar yang selama 4 tahun tidak pernah digarap," kata Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra, di sela acara pelaksanaan program panen raya di lahan tidur Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Rabu (6/9).

Info ini didapat tak lama setelah Tinton dilantik sebagai Dandim 0624 Kabupaten Bandung pada awal Mei 2024. Kelompok petani di sana, lanjut Tinton, tak mau menggarap lahan tersebut lantaran selalu diserang hama.

Setiap panen, lahan itu cuma dapat 2-4 ton beras per hektar. Padahal normalnya 1 hektar bisa mendapatkan 6,6 ton beras. "Petani rugi terus," kata dia.

Dari keresahan petani itu, Tinton langsung berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, kelompok tani setempat dan JHL Foundation. Dia ingin menghidupkan lahan tersebut.

Semua pihak pun menyambut baik keinginan Tinton untuk menghidupkan lahan tidur tersebut. Terutama JHL Foundation.

Yayasan yang didirikan pengusaha Jerry Hermawan Lo langsung memberikan support penuh. "Kami memang sudah dua tahun ini fokus di agrobisnis," kata Jerry.

Mereka lantas menggandeng Bang Bara yang merupakan kelompok muda dari Kabupaten Bandung yang punya inovasi membuat pupuk organik untuk meningkatkan produksi beras.

Kelompok ini turut menggandeng IPB dan beberapa pihak memanfaatkan alat canggih untuk produksi. Seperti menggunakan drone untuk menyebarkan pupuk, traktor mini untuk menanam bibit, juga mesin penggiling sehingga gabah bisa langsung menjadi beras.

Untuk pompanisasi dan pengairan juga langsung di-support oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bandung.

Usaha Tinton, Jerry dan semua pihak yang terlibat berbuah hasil. Setelah masa tanam 4 bulan, akhirnya jajaran Kodam III Siliwangi, Kodim 0624 Kabupaten Bandung, JHL Foundation, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Perwakilan Bang Bara dan kelompok tani setempat menggelar panen raya.

Hasil panennya pun meningkat drastis. Bila sebelumnya lahan di Kecamatan Pameungpeuk ini hanya bisa menghasilkan 2-4 ton beras. Dalam panen raya kali ini mereka memanen 8,5-10 ton per hektar. "Hasilnya luar biasa hampir 4 kali lipat. Ini juga melampaui produksi rata-rata nasional," kata Jerry.

Baca juga:

JHL Foundation Salurkan Beasiswa ke 10 Pemenang Olimpiade Pertanian Indonesia

Biaya penggunaan pupuk juga bisa ditekan dengan menggunakan pupuk organik Bang Bara. Normalnya dalam proses tanam hingga panen, petani membutuhkan Rp 4 juta per hektar untuk pupuk. Sedangkan dengan menggunakan pupuk Bang Bara petani hanya butuh Rp 1,5 juta per hektar sampai panen.

"Tentu saja ini sangat menguntungkan petani. Ongkos produksinya bisa ditekan, tapi hasilnya jauh lebih banyak," imbuh Jerry.

Jawa Barat, lanjut Jerry, adalah salah satu daerah pemasok terbesar produksi beras nasional. Dimana berdasarkan data BPS, pada tahun 2023 Jawa Barat bisa menghasilkan 9,1 juta ton gabah kering giling. Dimana saat itu produksi beras nasional per tahun adalah 31 juta ton beras.

"Artinya Jawa Barat adalah salah satu lumbung beras nasional, kata Jerry.

Dengan pilot project yang sudah berjalan ini, Jerry berharap daerah-daerah lain di Jawa Barat bisa menerapkan cara ini untuk meningkatkan produktivitas beras nasional.

"Dengan begitu, program Pemerintah Prabowo untuk swasembada pangan bisa segera terwujud," kata Jerry.

#Jhl Foundation #Merah Putih Kasih #Panen Raya #Swasembada Beras #Swasembada Pangan #Distributor Pupuk #Jerry Hermawan Lo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
“Kami hadir dengan komitmen untuk menyejahterakan para petani kelapa dan putra-putri daerah. Selain itu, cita-cita kami adalah 'Mengembalikan Kejayaan Kelapa Nusantara di Mata Dunia',” kata Jerry.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
Merah Putih Kasih
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Untuk tahap II fokus bantuan bukan lagi sekadar kebutuhan harian, melainkan material bangunan untuk sekolah dan rumah ibadah, serta perlengkapan belajar bagi anak-anak.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Merah Putih Kasih
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Krisis regenerasi petani muda mengancam masa depan pangan. JHL Foundation hadir lewat Beasiswa Kelapa untuk mencetak petani milenial terdidik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Berita Foto
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani berfoto bersama di Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB untuk mendukung pendidikan dan mendorong regenerasi petani muda di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Guru dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan dasar tetap berjalan selama masa pemulihan bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Indonesia
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Penyaluran dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemukan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Merah Putih Kasih
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi Gerak Nyata JHL Foundation Bantu Korban Gempa Bumi Flores
Andreas berharap atas karya-karya kemanusiaan tersebut, JHL Foundation mendapatkan berlimpah keberkahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi Gerak Nyata JHL Foundation Bantu Korban Gempa Bumi Flores
Merah Putih Kasih
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Bagikan