Bernuansa Mistis, Tari Hudoq Mohonkan Berkah atas Lahan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 12 Juni 2017
Bernuansa Mistis, Tari Hudoq Mohonkan Berkah atas Lahan

Tari Hudoq dilakukan masyarakat Dayak Bahau dan Modang sebagai permohonan terhadap leluhur agar menjaga lahan dan tanaman mereka. (Foto: dayakculture.wordpress)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Masyarakat Dayak di Kalimantan Timur memiliki banyak tradisi, salah satunya tarian. Adalah Tari Hudoq, yang kerap dilakukan sebagai permohonan kepada leluhur. Hudoq berarti topeng, yang menjadi ciri khas dari tarian ini.

Kesebelas penari Hudoq akan menggunakan topeng yang berbeda-beda. Ada yang menyimbolkan binatang perusak, seperti monyet dan babi; binatang pelindung, seperti elang; ada pula manusia, perlambang leluhur. Selain topeng, para penari juga mengenakan busana yang terbuat dari kulit pohon. Busana tersebut dihiasi pula dengan rumbai daun kelapa atau daun pisang.

Tarian turun-temurun subetnik Dayak, yaitu Bahau dan Modang, ini dilakukan saat masyarakatnya ingin membuka lahan (pertanian atau garapan) atau saat musim tanam tiba. Melalui tarian ini, mereka menyampaikan permohonan kepada leluhur agar menjaga lahan yang akan mereka garap tersebut. Juga, agar mereka diberikan hasil panen yang melimpah ruah.

(Foto: adat-ku.blogspot)

Karena berkaitan dengan leluhur, ada unsur mistis dalam tarian ini. Sebelum tarian dimulai, seorang pawang melakukan ritual untuk memanggil roh merasuki para penari. Dengan demikian, para rohlah yang menari melalui tubuh para penari.

Tari Hudoq ini didominasi gerakan tangan dan kaki. Gerakan pada kepala hanya mengangguk. Dengan posisi badan tegak, para penari memulai tarian dengan gerakan memutar badan setiap langkah. Mereka berjalan mengangkat kaki lalu menghentakkannya dengan keras ke tanah, sehingga menimbulkan suara.

Suara juga dihasilkan dari gerakan tangan. Tangan diayunkan ke atas setinggi-tingginya kemudian diturunkan sambil menepuk paha. Suara alat musik gong dan tubun pun turut mengiringi tarian. Tarian selesai setelah ritual pengusiran binatang-binatang perusak oleh leluhur. Sesudah itu, pawang akan mengeluarkan roh dari para penari dan membantu menyadarkannya.

Tarian ini berlangsung kurang lebih satu setengah jam. Bahkan, Tari Hudoq besar bisa berlangsung selama satu hari lebih, karena berkeliling dari desa ke desa.

#Kalimantan Timur #Tradisi Unik #Suku Dayak #Kalimantan #Tari Daerah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Helikopter Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla RI, Target Operasi 12-19 September 2026
Tiga helikopter CH-47 Chinook tersebut akan digunakan untuk mendukung operasi pemadaman dari udara (water bombing).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
3 Helikopter Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla RI, Target Operasi 12-19 September 2026
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Pencabutan Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan
Sejauh ini ada 200 laporan polisi (LP) terkait dengan karhutla, delapan di antaranya merupakan LP yang melibatkan korporasi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Pencabutan Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Kronologi Tragis Orangutan Sempurna Mati Akibat Kabut Asap, Sempat Kritis di Kebun Sawit
Orangutan Sempurna awalnya ditemukan dalam kondisi kritis di perkebunan kelapa sawit, Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Kronologi Tragis Orangutan Sempurna Mati Akibat Kabut Asap, Sempat Kritis di Kebun Sawit
Indonesia
Habitat Satwa Ikut Terdampak Karhutla, DPR Dorong Tambahan Anggaran Rp 1,34 Triliun
DPR menyoroti kecukupan anggaran KLH/BPLH untuk pengendalian karhutla. Tambahan Rp 1,34 triliun diusulkan untuk memperkuat pencegahan dan pemulihan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Habitat Satwa Ikut Terdampak Karhutla, DPR Dorong Tambahan Anggaran Rp 1,34 Triliun
ShowBiz
Asap Karhutla Masuk ke Kabin Pesawat, Sherina Munaf Ikut Padamkan Api di Kalteng
Sherina Munaf menyaksikan kabut asap karhutla dari atas pesawat menuju Palangka Raya. Ia kemudian turun langsung membantu pemadaman di Kalteng.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Masuk ke Kabin Pesawat, Sherina Munaf Ikut Padamkan Api di Kalteng
Indonesia
Kemenhut Siapkan Sanksi Berlapis untuk Korporasi Penyebab Karhutla
Sanksi yang disiapkan mulai dari administratif hingga pidana.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Kemenhut Siapkan Sanksi Berlapis untuk Korporasi Penyebab Karhutla
Indonesia
TNI Terjunkan 442 Pasukan Tim Afla ke Titik Karhutla, Saat Ini Latihan Turun Tali dari Heli
Tim Alfa merupakan pasukan khusus bentukan TNI yang terdiri dari gabungan tiga matra Kopassus TNI AD, Korpasgat TNI AU, Korps Marinir TNI AL, serta Kostrad TNI AD.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
TNI Terjunkan 442 Pasukan Tim Afla ke Titik Karhutla, Saat Ini Latihan Turun Tali dari Heli
Indonesia
Cegah Titik Baru Api, BNPB Jaga Ketat Wilayah Terdampak Karhutla
Satuan tugas pemerintah telah memulai operasi penjagaan melalui jalur darat maupun udara.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Cegah Titik Baru Api, BNPB Jaga Ketat Wilayah Terdampak Karhutla
Berita Foto
Menhut Raja Antoni Tegaskan Penegakan Hukum Karhutla, 6 Perusahaan Kalimantan Kena Sanksi
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menghadiri Rakor Penanganan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (31/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 31 Agustus 2026
Menhut Raja Antoni Tegaskan Penegakan Hukum Karhutla, 6 Perusahaan Kalimantan Kena Sanksi
Bagikan