Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bernostalgia Lewat Sinema Di Hari Musik Nasional 2020

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 11 Maret 2020
Bernostalgia Lewat Sinema Di Hari Musik Nasional 2020

(Cover) Peringatan Hari Musik Nasional (instagram/@Mbloc)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERTEPATAN dengan Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2020, Kami Musik Indonesia (KAMI) dan Koalisi Seni dan Rumah Beta Foundation berkolaborasi mengadakan serangkaian acara di M Bloc Space, Jakarta Selatan.

Acara yang ditujukan untuk semua orang terutama bagi pencinta musik ini diselenggarakan pada 9-10 Maret 2020. Berikut rangkaian acara yang membuat pengunjung puas.

Baca juga:

Dinamika Program Musik di Indonesia Yang Sempat Meredup dan Terang Kembali

1. Talkshow untuk menambah pengetahuan seputar musik

Talkshow hari pertama (Instagram_@mbloc)

Bertemakan Musikku Profesiku, KAMI mengadakan serangkaian acara talkshow pada 9 Maret 2020. Dimulai pada pukul 13.00- 15.00, talkshow tersebut membicarakan mengenai bedah kontrak yang menghadirkan Arry Syaff (advokat dan musisi), Jeane Pjialsa (penabuh drum dan pengajar) serta Kadri Mohammad (advokat dan musisi) sebagai moderator.

Kemudian, talkshow kedua berjudul Memetakan Ekosistem Musik Indonesia yang mendatangkan Dina Dellyana (akademisi dan musisi HMGNC) dan Ganjar Ariel Santosa (Massice Music Entertainment) selaku narasumber serta Bunga Manggiasih (Koalisi Seni) sebagai moderator.

Tak kalah seru dari hari pertama, pada hari kedua juga diselenggarakan talkshow bertema Menyusun Tonggak Sejarah Musik Indonesia yang menghadirkan Ahmad Mahendra (Direktur perfilman, Musik, dan Media Baru Kemendikbud), Nyak Ina Raseuki (Etnomusikolog dan Direktur Pascasarjana IKJ), Oscar Motuloh (Jurnalis foto) sebagai pembicara. Candra Darusman (Musisi dan Ketua FESMI) menjadi moderator talkshow ini.

2. Pameran foto yang keren

Foto WR Supratman dipajang saat merayakan Hari Musik Nasional di M Bloc Space (Foto: Instagram/@mbloc)

Selain talkshow, pada hari yang sama pengunjung juga menikmati pameran foto yang keren. Foto-foto yang dipamerkan seperti sang pencipta lagu Indonesia Raya, WR Supratman. Melalui pameran foto ini pengunjung jadi mengetahui beberapa hal tentang industri musik Indonesia.

Foto-foto yang dipamerkan merupakan dokumentasi MataWaktu dengan kurator Ismar Patrizki dari Galeri Foto Jurnalistik Antara.

Baca juga:

Mengenal City Pop, Genre Musik yang Kembali Bangkit dari Era 80an

3. Nonton bareng film tentang musik

Film Manis-Manis Sombong (Foto: kineforum)

Film musik yang diputar ialah Manis-Manis Sombong. Bagi para kaum milenial, tentunya film yang diperankan oleh Lydia Kandou membuat mereka bernostalgia. Film yang dirilis pada 1980 tersebut menceritakan bagaimana sekelompok mahasiswa yang berusaha menjadi musisi grup orkes melayu.

Singkat cerita, film yang disutradarai Edward P. Sirait ini menceritakan awal kisah terbentuknya grup legendaris Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks (OM PSP) yang dibuat secara fiksi.

Film kedua yang ditayangkan berjudul Kantata Takwa karya Gatot Prakosa dan Eros Djarot. Film yang telah dirilis pada 2008 ini mendokumentasikan konser dan semua proses bagaimana pertemuan antara Iwan Fals dengan seorang aktivis W.S Rendra.

Film ini juga menceritakan kisah mereka berdua bersama Sawung Jabor serta Jockie Surjoprajogo yang mendadak menjadi penyaluran segala keluhan masyrakat mengenai penindasan dan ketidakadilan sosial yang susah ditutupi.

"Aku sih cukup senang ya dengan adanya acara kaya gini jadi membuat anak muda pecinta musik seperti saya mempunyai gambaran lebih jelas bagaimana perjalanan musik pada zaman dulu," Ujar Anissa Mutiara, salah satu pengunjung acara nonton bareng.

Anissa juga mengaku senang karena bisa menonton film lawas yang sekarang ini sulit diakses. "Soalnya kan sekarang rada susah untuk mengakses film, apalagi film-film tahun 1980-an kaya gini," tukasnya. (bel)

Baca juga:

Sah! UNESCO Tetapkan Ambon Sebagai Kota Musik

#Musik #Hari Musik Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
ShowBiz
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Simak lirik lagu 'Surrender' Natalie Taylor beserta maknanya tentang keberanian melepaskan, menerima kenyataan, dan berdamai dengan diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
ShowBiz
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
'Ting Ting' menghadirkan lirik yang ringan, mudah diingat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
ShowBiz
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
'Good Times' memperlihatkan kedekatan Lukas Graham dengan akar musik yang membesarkan dirinya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
Bagikan