Berkunjung ke NTT, Ahok Akan Berdialog dengan Para Tokoh Agama
Mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Antaranews)
MerahPutih.com - Mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok berkunjung ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjajaki investasi pakan ternak di daerah tersebut.
Sekretaris DPD PDIP NTT, Ynus Takandewa mengatakan bahwa saat ini Ahok sudah tiba di Kota Kupang. Ia mengatakan, kedatangan Ahok tak hanya investasi saja, melainkan ada beberapa agenda lain yang akan dihadirinya.
Baca Juga: Mengulas Isi Pergub No: 206/2016 yang Jadi Perdebatan Anies vs Ahok Soal IMB
"Selama berkunjung ke Kota Kupang ada beberapa agenda yang akan dilakukan oleh Ahok selain rencana investasi pakan ternak itu," katanya seperti dilansir Antara, Selasa (13/8).
Sesuai dengan jadwal, pada pukul 14.00 wita Ahok akan bertemu dan berdialog dengan para tokoh agama, lanjutnya, hal itu sebagai langkah memperkuat dan membumikan Pancasila sebagai ideologi paripurna yang menjadi falsafah bangsa.
Mengingat NTT adalah provinsi lahirnya Pancasila yang juga menjunjung tinggi nilai tolerasi antar umat beragama.
"NTT kan tempat lahirnya Pancasila. Tentunya pak Ahok ingin agar NTT tetap menjadi provinsi yang tolerasi seperti yang tertuang dalam nilai-nilai pancasila," tambah dia.
Baca Juga: Pengamat Nilai Pos-Pos Menteri Ini Cocok untuk Ahok
Acara puncak kunjungan Ahok ke Kupang, yakni pada pukul 17.00 waktu setempat di mana sesuai jadwal, Ahok akan menyapa warga Kota Kupang dan berdialog secara dekat, santai dan merakyat di halaman kantor DPD PDI Perjuangan NTT.
“Ahok akan berbagi konsep kemandirian ekonomi, usaha kecil menengah dan perhatian sosial melalui aplikasi tekhnologi kepada khalayak umum,” katanya.
Selain itu juga menularkan norma-norma yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila. (*)
Baca Juga: KIARA: Anies dan Ahok Harus Pikirkan Nasib Warga Teluk Jakarta Terkait Reklamasi
Bagikan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP