Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Berkaca pada Tragedi Kosambi, Polisi Imbau Perusahaan Utamakan Keamanan

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 31 Oktober 2017
Berkaca pada Tragedi Kosambi, Polisi Imbau Perusahaan Utamakan Keamanan

Personel Brimob Polda Metro Jaya berjaga-jaga di lokasi kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10). (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan mengimbau kepada seluruh perusahaan untuk memperhatikan faktor keamanan agar peristiwa kebakaran yang menewaskan 47 orang di pabrik petasan Kosambi tak terulang lagi.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Pemda dan instansi lainnya agar selalu mengutamakan dan memperhatikan faktor keamanan. Kita tak ingin peristiwa di pabrik petasan Kosambi terulang lagi," katanya seperti dilansir Antara, Selasa (31/10).

Dia menjelaskan, faktor keamanan seperti adanya alat pemadam api ringan dan juga pelatihan kepada pekerja dalam antisipasi terjadinya kebakaran perlu diberikan dan disiapkan.

Pasalnya, segala kemungkinan risiko akan terjadi sehingga perlu dilakukannya antisipasi dini sehingga jatuhnya korban pun dapat ditekan.

"Imbauan ini berlaku untuk semua. Kita ingin semua pekerja dapat melakukan kegiatan dengan aman dan nyaman," paparnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan inventarisasi sejumlah pabrik dan pergudangan di Kecamatan Kosambi yang rawan bencana pascakebakaran pabrik kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses (PBCS).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjelaskan, tim tersebut terdiri dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Satpol PP, Inspektorat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan melibatkan petugas kecamatan.

Nantinya, setelah inventarisir pabrik yang berpotensi rawan kebakaran itu dicarikan solusi apakah dipindahkan atau tetap berada di tempat asal dengan berbagai persyaratan. (*)

#Kebakaran #Kebakaran Pabrik Petasan #Celah Keamanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Berkat upaya pemadaman yang dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan, kobaran api dapat dikendalikan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Kebakaran Gedung Djakarta Theater Menteng, Api Berasal dari Dapur XXI
Kebakaran melanda Gedung Djakarta Theater Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam. Diduga akibat korsleting listrik di dapur XXI. Tidak ada korban, kerugian ditaksir Rp20 juta.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Kebakaran Gedung Djakarta Theater Menteng, Api Berasal dari Dapur XXI
Indonesia
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Selain memperkuat langkah antisipasi dari pemerintah, Pramono meminta masyarakat turut berperan aktif mencegah kebakaran dengan lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Indonesia
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
Siswa SD Boyolali mendapat surat apresiasi dari NASA, setelah menemukan adanya bug di situs mereka.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
Dunia
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Meski tidak secara langsung mengancam kawasan perkotaan, asapnya telah menyebar ke wilayah yang sangat luas.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Dunia
Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Api bermula di dekat panggung bar yang berada di kawasan populer Chatuchak.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
  Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Indonesia
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
BNPB memastikan kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang seluas 15 hektare berhasil dipadamkan 100 persen setelah operasi darurat sejak 30 Juni. Pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
Indonesia
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
: BNPB memperpanjang operasi pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin hingga pukul 22.00 WIB. Metode injeksi bawah permukaan dan water bombing digunakan untuk memadamkan api.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
Indonesia
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
BNPB melaporkan progres pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin baru mencapai 45 persen dari total 14 hektare lahan terdampak. 300 personel gabungan dan helikopter water bombing dikerahkan.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
Indonesia
Baru 40% Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Ratusan Warga Kena ISPA. Status Tanggap Darurat Bisa Diperpanjang!
Kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang memicu 139 kasus ISPA dan 232 warga mengungsi. Status darurat berlaku 1–14 Juli 2026, namun bisa diperpanjang bila api belum padam.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Baru 40% Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Ratusan Warga Kena ISPA. Status Tanggap Darurat Bisa Diperpanjang!
Bagikan