Kesehatan Mental

Berimajinasi Bisa Tangkal Pikun

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 21 Juli 2022
Berimajinasi Bisa Tangkal Pikun

Berimajinasi tak ada salahnya. (Pexels/Elle Hughes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENURUT Kamus Besar Bahasa Indonesia, imajinasi adalah (1) daya pikir untuk membayangkan (dalam angan-angan) atau menciptakan gambar (lukisan, karangan, dsb) kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang; (2) khayalan. Bukan hal yang asing bila setiap orang pernah berimajinasi, membayangkan dan mengandaikan sesuatu adalah hal yang sering dilakukan oleh banyak orang.

Berimajinasi ternyata memiliki segudang manfaat yang baik bagi diri sendiri serta kehidupan sosial, loh. Berimajinasi tidak selalu harus hal-hal yang besar atau out of the box. Berimajinasi dari hal-hal sederhana sekali pun, seperti kegiatan sehari-hari atau kejadian di sekitar rumah, bisa berdampak baik. Melansir mentalfloss, berikut adalah manfaat baik dari imajinatif.

Baca Juga:

Dicuekin Pacar, Cara Membuat Dia Tidak Marah Lagi

imajinasi
Berimajinasi dalam jangka panjang dapat meningkatkan pencegahan demensia. (Pexels/kelvin valerio)


Tangkal pikun


Mengacu pada beberapa penelitian neurologi yang dilansir mentalfloss, berimajinasi dapat menambah lebih banyak neuron di otak. Sehingga, otak dapat menyimpan lebih banyak tambahan informasi. Berimajinasi dalam jangka panjang dapat meningkatkan pencegahan demensia.


Percaya diri


Melatih diri untuk berpikir sebebas mungkin, membuat pikiran dan diri sendiri lebih terbuka menghadapi pandangan-pandangan baru. Dengan begitu, kamu tidak akan mudah merasa rendah diri karena menyadari bahwa ada berbagai hal di dunia ini yang berbeda-beda. Tentunya dapat menaikan rasa percaya diri dan persepsi pribadi secara tidak langsung.

Pecahkan masalah


Membayangkan sesuatu di waktu senggang bisa membantu diri sendiri untuk lebih mampu memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, berimajinasi akan membuat kita dapatr menemukan banyak cara baru yang tidak terbayangkan sebelumnya. Selain itu, berimajinasi juga akan memberikan gambaran tentang banyak hal yang terjadi di masa depan sehingga bisa mengantisipasi masalah dan menyiapkan solusi.

Baca Juga:

Cara Bermain Anak Tunjukkan Minat dan Bakatnya

orang
Melatih diri untuk berpikir sebebas mungkin. (freepik/benzoik)


Interaksi sosial


Berimajinasi berarti mampu mencoba menempatkan diri sendiri di posisi orang lain. Kemampuan ini dapat membuat rasa simpati dan empati lebih terasah. Hal ini akan menghindarkan diri sendiri dari konflik dengan teman atau orang sekitar. Pandai berimajinasi juga akan membuatmu lebih bisa mengobservasi ketika berkenalan dengan orang baru.


Irit


Percaya atau tidak, bersikap imajinatif bisa mengantarkan seseorang ke banyak tempat dan berbagai suasana. Misalnya, kamar dan ranjang yang sederhana bisa diubah untuk sesaat menjadi kamar hotel bergantung pada imajinasi kamu. Selain itu, berimajinasi dapat membuat seseorang menjadi kreatif untuk mewujudkan bayangannya dengan cara dan hal-hal sederhana. Dengan begitu, seseorang tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk merasakan sesuatu. (mcl)

Baca Juga:

Gangguan Depersonalisasi, Hidup Seperti dalam Mimpi

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 20 menit lalu
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan