Hotline Center PAM Jaya Jadi Layanan Pengaduan Air Bersih bagi Warga

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 01 Januari 2025
Hotline Center PAM Jaya Jadi Layanan Pengaduan Air Bersih bagi Warga

DPRD DKI Jakarta sediakan hotline center PAM JAYA. Foto: Unsplash/Nathan Dumlao

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI melalui PAM Jaya senantiasa memberikan pelayanan air bersih yang optimal bagi warga.

Salah satunya adalah menghadirkan efektifitas layanan informasi kepada masyarakat DKI Jakarta, khususnya kepada para pelanggan. Kini, PAM Jaya hadir melalui layanan Hotline Center.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail, meyakini keberadaan Hotline Center PAM Jaya dapat menjadi sarana yang efektif dalam menampung aspirasi. Lalu, menjadi layanan pengaduan untuk menyosialisasikan pelayanan air bersih kepada masyarakat di Ibu Kota.

"Tentunya hotline center ini menjadi sarana efektif dan tentunya bermanfaat. Terutama harus menjadi spirit tersendiri bagi PAM Jaya dalam mengeksekusi setiap pengaduan masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan terbaik," terangnya di Jakarta, Rabu (1/1).

Baca juga:

Ketua DPRD DKI Harap Kadin Bisa Kendalikan Harga Sembako di Jakarta

Ia meyakini, dengan adanya wadah tersebut berbagai program dan pengaduan warga dapat terlaksana dengan baik.

"Ke depan saya meyakini pelayanan air minum kepada masyarakat jauh lebih baik," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengungkapkan, Hotline Center PAM Jaya merupakan media pemberi dan penerima informasi tentang pelayanan air bersih di DKI Jakarta.

Tujuan adanya Hotline Center PAM Jaya merupakan salah satu bentuk upaya agar PAM Jaya bisa tetap dekat dengan pelanggannya.

Baca juga:

PAM Jaya Berlakukan Tarif Baru pada Januari 2025

"Serta, menjadi sebuah layanan informasi yang disediakan kepada pelanggan secara lengkap, begitu juga sebaliknya. Memang ini menjadi salah satu sarana informasi dan komunikasi bagi pelanggan yang memiliki kendala ataupun permasalahan, khususnya terkait air di rumah mereka," kata Arief di Jakarta, Rabu (1/1).

Ia melanjutkan, masyarakat serta para pelanggan dapat mengakses secara efektif layanan tersebut melalui saluran komunikasi telepon yang beroperasi 24 jam selama tujuh hari.

Adapun nomor Hotline center PAM JAYA dapat dihubungi melalui nomor Whatsapp di 0812 1222 2423. Untuk zona pelayanan wilayah Barat (ex Palyja), masyarakat dapat menghubungi nomor telepon di 021 2997 9999. Sementara zona pelayanan wilayah Timur (ex Aetra), di nomor 021 8690 9999.

Tak hanya itu, lanjut Arief, PAM Jaya juga menyediakan layanan Hotline Center melalui website dan media sosial, diantaranya sebagai berikut,;

- Website PAM JAYA : www.pamjaya.co.id
- Instagram PAM JAYA : @pamjaya_dki
- Twitter PAM JAYA : @pamjaya_dki
- Facebook PAM JAYA : Perumda Air Minum Jaya
- YouTube PAM JAYA : PAM JAYA DKI JAKARTA

Baca juga:

Wacana Rute Transjakarta Blok M-Kota Dihapus, DPRD DKI: Jangan Sampai Menyusahkan Warga

Arief menerangkan, ada berbagai layanan kepelangganan di Hotline Center PAM Jaya. Masyarakat, lanjutnya, bisa memeriksa seputar informasi tagihan, informasi gangguan yang terjadi. Selain itu, menjadi sarana pengaduan maupun penanganan keluhan masyarakat terkait pelayanan yang ada.

"Hotline ini juga dapat menjadi akses bagi calon pelanggan yang ingin memasang sambungan baru PAM dirumah. Jadi sebagai langkah awal bisa menghubungi ke call center," terang dia.

Arief mengungkapkan, dibutuhkan waktu dalam menindaklanjuti suatu laporan atau keluhan yang disampaikan masyarakat. Namun menurutnya, tindaklanjut ataupun penyelesaian keluhan pelanggan bergantung pada jenis persoalan atau pekerjaan itu sendiri.

"Biasanya tindaklanjut pelaporan itu dilakukan dalam tempo waktu 1x24 jam jika sifatnya perbaikan ringan. Sekali lagi, itu sangat bergantung pada situasi, kondisi, serta infrastruktur yang akan diperbaiki," terang dia.

Arief menerangkan, saat ini PAM Jaya masih menggunakan call center existing sehingga masih terdapat dua nomor. Kedepan, lanjut dia, pihaknya akan launching single number costumer care yang akan menjadi satu standar untuk seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Rencananya kami akan launching nomor single number baru ini di 10 November 2023. Harapannya, dapat menjadi suatu tonggak perubahan baru, dan dengan nomor baru ini menjadi mudah diingat dan pelanggan lebih mudah mengakses berbagai informasi terkait PAM Jaya," pungkas Arief. (Asp)

#Air Bersih #PAM Jaya #DPRD DKI Jakarta #Pelayanan Publik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Tiket masuk Ancol kini diusulkan gratis. DPRD DKI Jakarta pun buka suara perihal usulan tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Berita
Kualitas Air dan Udara Jadi Perhatian, Coway Perkenalkan Slim Stand Water Purifier dan Yonsu Water Softener
Coway hadir di HOMEDEC 2026 dengan Slim Stand Water Purifier, Yonsu Water Softener, dan solusi pemurnian air serta udara untuk rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Kualitas Air dan Udara Jadi Perhatian, Coway Perkenalkan Slim Stand Water Purifier dan Yonsu Water Softener
Indonesia
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Adapun rencana IPO PAM Jaya dan Bank Jakarta menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong pengembangan kedua perusahaan daerah tersebut melalui pasar modal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029
Skor GCG PAM Jaya kini naik menjadi 87,099 dengan prediksi sangat baik pada 2025. Target layanan air pun dikejar pada 2029.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Bagikan