Beredar Rumor, Wiranto Danai Pembuatan Film 'Di Balik 98'

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 05 Januari 2015
Beredar Rumor, Wiranto Danai Pembuatan Film 'Di Balik 98'

Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik- Sekretaris Jenderal Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (Sekjen Pena 98) Adian Yunus Yusak Napitupulu mengaku mendengar kabar terkait peluncuran film Di Balik 98 yang mengupas kejadian dan kerusuhan pada tahun1998 lalu. 

Meski mengaku mendapat kabar tersebut, hingga kini politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku sama sekali belum menonton film tersebut.  

"Saya berharap agar film itu tidak menjadi film yang ikut memutarbalikan sejarah dan menghilangkan makna perjuangan dari gerakan 98," kata Adian dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Senin (5/1). 

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat V menambahkan, hingga kini dirinya belum mengetahui apakah film tersebut adalah film sejarah, atau film fiksi drama dengan latar belakang peristiwa 1998. 

Kabar santer yang beredar film tersebut semula berjudul "Di Balik Istana" yang rencananya diluncurkan dalam momentum politik tahun 2014 lalu. Namun demikian launching film terpaksa diundur dan direncanakan akan diluncurkan pada tanggal 15 Januari 2015 atau bertepatan dengan peristiwa Malapetaka 15 Januari (Malari) 1974.

Adian juga mengaku mendengar kabar burung bahwa salah satu donatur dari film tersebut adalah mantan Panglima ABRI di akhir kekuasaan Orde Baru, Jenderal (Purn) TNI Wiranto. Terkait hal tersebut Adian berharap  agar film itu tidak menjadi tempat cuci tangan orde baru dari rangkaian kekerasan dan kekejaman dalam proses sejarah.

"Saya tidak tahu kebenaran dari kabar burung yang  mengatakan bahwa Wiranto menjadi salah satu yang  punya kepentingan di balik beredarnya film tersebut bahkan ada rumor yang juga mengatakan  konon Wiranto ikut terlibat dalam pendanaan film itu. Semoga hal itu tidak benar," tandas Adian (BHD)

 

#Di Balik 98 #Aktivis 1998 #Adian Napitupulu #Kerusuhan 1998 #Film Nasional
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Fun
Nirina Zubir Banjir Air Mata di Film Jangan Buang Ibu, Bocoran Sinopsisnya Bikin Mewek
Aktris Nirina Zubir kembali ke layar lebar lewat film keluarga Jangan Buang Ibu yang tayang 25 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Nirina Zubir Banjir Air Mata di Film Jangan Buang Ibu, Bocoran Sinopsisnya Bikin Mewek
Fun
Cinta Lama Babak Kedua Tayang di Bioskop 2 Juli, Intip Bocoran Trailer & Sinopsisnya!
Film romansa Cinta Lama Babak Kedua (CLBK) menghadirkan kisah pertemuan kembali dua insan yang pernah saling mencintai, dengan dinamika emosi yang kompleks.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
 Cinta Lama Babak Kedua Tayang di Bioskop 2 Juli, Intip Bocoran Trailer & Sinopsisnya!
Indonesia
DPP Perempuan Bangsa: Pengingkaran Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Tak Bisa Dibenarkan
Nihayatul Wafiroh menegaskan negara tak boleh mengabaikan tragedi pemerkosaan massal Mei 1998. Ia mendukung perjuangan pendamping korban demi keadilan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
DPP Perempuan Bangsa: Pengingkaran Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Tak Bisa Dibenarkan
Indonesia
Adian Napitupulu Pasang Badan Buat Guru Honorer, Singkirkan Syarat Administratif Demi Kesejahteraan Layak
Peningkatan kesejahteraan guru adalah investasi jangka panjang. Ia menuntut agar regulasi yang disusun mencerminkan urgensi tugas guru
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Adian Napitupulu Pasang Badan Buat Guru Honorer, Singkirkan Syarat Administratif Demi Kesejahteraan Layak
Indonesia
Fenomena Sopir Tronton Bawah Umur di Parung Panjang Picu Kritik Tajam Adian Napitupulu
Selain masalah pengawasan, instrumen hukum berupa Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat tentang jam operasional truk juga tidak luput dari kritik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Fenomena Sopir Tronton Bawah Umur di Parung Panjang Picu Kritik Tajam Adian Napitupulu
Indonesia
Aktivis Reformasi Sebut Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Bentuk Pengaburan dan Amnesia Sejarah Bangsa
Gelar kepahlawanan bukan sekadar bentuk penghargaan individual, melainkan mekanisme moral kolektif sebuah bangsa.
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Aktivis Reformasi Sebut Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Bentuk Pengaburan dan Amnesia Sejarah Bangsa
Indonesia
Aktivis 98 Kecam Tindakan Brutal Aparat, Tuntut Keadilan atas Kematian Pengemudi Ojol
Mereka menilai kematian Affan menjadi duka mendalam sekaligus tamparan keras bagi demokrasi Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Agustus 2025
Aktivis 98 Kecam Tindakan Brutal Aparat, Tuntut Keadilan atas Kematian Pengemudi Ojol
Indonesia
Sambut Baik Pidato Prabowo, Adian Napitupulu Tuntut Pemerintah Berani Ambil Tindakan Tegas Soal Perusahaan Asing dan 'Kebocoran' Anggaran
Ia mendesak pemerintah untuk segera mencari solusi, bukan sekadar mencari siapa yang bersalah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Agustus 2025
Sambut Baik Pidato Prabowo, Adian Napitupulu Tuntut Pemerintah Berani Ambil Tindakan Tegas Soal Perusahaan Asing dan 'Kebocoran' Anggaran
Indonesia
Adian Napitupulu Ajak Koleganya di DPR Verifikasi Data Ekonomi dan Lapangan Kerja Pidato Prabowo
"Pernyataan Presiden soal korporasi asing itu menarik. Tapi yang penting, bagaimana negara bersikap? Ini harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar retorika."
Wisnu Cipto - Sabtu, 16 Agustus 2025
Adian Napitupulu Ajak Koleganya di DPR Verifikasi Data Ekonomi dan Lapangan Kerja Pidato Prabowo
Indonesia
Adian Napitupulu Muak Aturan Ojol Berubah-ubah, Siap Tantang Kemenhub Debat Terbuka
Secara terbuka, politisi PDI-Perjuangan ini menantang Kemenhub untuk berdebat dan memaparkan data serta pertimbangan di balik angka 20% dalam Permen 1001
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 Juli 2025
Adian Napitupulu Muak Aturan Ojol Berubah-ubah, Siap Tantang Kemenhub Debat Terbuka
Bagikan