Bentuk Relawan Super Jokowi, Ida Fauziyah Siap Lawan Sudirman Said di Pilpres 2019
Pasangan cagub dan cawagub Jawa Tengah, Sudirman Said (kanan) dan Ida Fauziah (kiri). Photo: ANTARA FOTO/Reno Esnir
MerahPutih.Com - Mantan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ida Fauziyah membentuk relawan Suara Perempuan (Super Jokowi) untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin, dalam Pemilihan Presiden 2019.
Dengan Super Jokowi, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan siap berkompetisi dengan pasangannya, mantan Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Biasa itu (kompetisi), itu yang harus kita bangun, kompetisi yang sehat," kata Ida saat deklarasi Super Jokowi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/8).
Namun, Ida enggan mengungkapkan strategi meraup suara perempuan di Jawa Tengah. Menurut dia, hal itu masih perlu dirumuskan ke depan. Mengingat, 42 persen suara pada Pilgub Jateng diraih saat dirinya berpasangan dengan Sudirman Said.
"Ya nanti kita akan lihat itu di lapangan," ucap Ida.
Ida menuturkan, ada 49 persen perempuan dari total penduduk Indonesia. Dengan demikian, ia memiliki targer menggaet kaum hawa dari presentase tersebut. Ia yakin kaum perempuan akan menyumbang elektoral yang signifikan untuk Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Jadi yang kita kejar kan pada segmen perempuan, saya kira kalau perempuan disentuh, saya yakin lakinya kena," beber Ida.
Lebih lanjut ia menambahkan, keunggulan daya tarik pasangan Jokowi-Ma'ruf pada perempuan. Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis polling calon presiden-wakil presiden favorit kaum hawa. Sebanyak 52 persen koresponden memilih inkumben.
"Iya, kita optimis. Sekali lagi ini bukan hanya gerakan dukungan pada Jokowi, tapi ini gerakan perempuan membangun indonesia," pungkas Ida Fauziyah.(Pon)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gerindra Kritik PKS Terkait Kursi Wagub DKI: Tolong Ikuti Aturan, Kasian Pak Anies
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi
Legislator PKB: Gaji Guru Honorer Tak Manusiawi, Negara Lakukan Pelanggaran HAM
Tunjangan Hakim Naik Mulai 2026, PKB: Saatnya Bersihkan Mafia Peradilan
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Saat Retret Kabinet, Prabowo Berkelakar PKB dan Cak Imin Harus Diawasi
Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, PKB Harap Bisa Hasilkan Kebijakan yang Bikin Rakyat Sejahtera
Uji Kelayakan Calon Ketua DPW PKB, Gus Halim Tegaskan Pemimpin Wajib Tahu Diri
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
DKP-DKW Panji Bangsa Resmi Dilantik, Cak Imin Tekankan Keberanian dan Loyalitas
PKB Dukung Langkah Prabowo Perkuat Ekosistem Koperasi, Bentuk Nyata Wujudkan Pasal 33