Headline

Gerindra Kritik PKS Terkait Kursi Wagub DKI: Tolong Ikuti Aturan, Kasian Pak Anies

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 23 Agustus 2018
Gerindra Kritik PKS Terkait Kursi Wagub DKI: Tolong Ikuti Aturan, Kasian Pak Anies

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Iman Satria (pemprovdkijakarta.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Polemik pengganti Sandiaga Uno di kursi Wagub DKI Jakarta membuat hubungan Partai Gerindra dan PKS memanas. Pasalnya, sampai kini pengganti Sandiaga belum jelas juntrungannya. Bahkan Gerindra dan PKS sama-sama mengusulkan nama suksesor Sandi.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Iman Satria menyatakan sebaiknya PKS mengikuti aturan yang sudah ditetapkan dalam mengusung calon pengganti Sandiaga Uno.

Iman Satria merujuk pada mekannisme pengisian posisi wagub DKI Jakarta telah diatur dalam Pasal 176 Undang-Undang No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada). Pada Pasal 176 ayat (1) UU Pilkada, disebutkan bahwa partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan 2 orang calon Wakil Gubernur DKI Jakarta kepada DPRD DKI Jakarta melalui Gubernur DKI Jakarta untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta.

Anggota DPRD DKI Jakarta Iman Satria
Anggota DPRD DKI Jakarta Iman Satria (dprddkijakarta.go.id)

"Saya pengennya PKS ikutin aturan. Ayo kita sama-sama supaya mengisi kekosongan wagub biar gubernur kita bisa bekerja kembali secara maksimal. Kasihan kan pak Anies kerja sendirian," ujar Iman saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (23/8).

Menurut Iman, idealnya hanya satu nama dari partai pengusung baik itu PKS dan Gerindra untuk dicalonkan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Menurut Bendahara DPD Gerindra Iman Satria, PKS seharusnya mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

"Cocoknya satu dari PKS, satu dari Gerindra. PKS kan mitra kita. Jadi bagi kita enggak ada masalah. Nanti diujungnya yang menang PKS ya kita dukung. Menang Gerindra ya harus didukung. Enggak ada rebut-rebutan, kita mah orangnya enak-enaknya aja. Yang penting pak gubernurnya enak juga," tuturnya.

Meski demikian, Iman menuturkan, Gerindra siap diajak berkomunikasi dengan PKS soal penggantian wakil gubernur DKI.

"Kalau kita siap aja, tinggal PKS nya aja. Tinggal kita tunggu aja kapan DPRD akan minta. Nanti kan suatu saat DPRD bakal minta Kita sudah siap," tutupnya.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Terdampak Prospek Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Kamis Sore Melemah

#Sandiaga Uno #Wakil Gubernur DKI Jakarta #Partai Gerindra #PKS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Wakil Gubernur DKI menegaskan Jakarta harus menjadi ruang publik yang inklusif, terbuka bagi diskusi, dan menjamin kebebasan masyarakat berpendapat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Bagikan