Bentuk Dukungan Warga NU dan Ulama di Madura untuk Khofifah di Pilkada Jatim

Thomas KukuhThomas Kukuh - Senin, 24 Juli 2017
Bentuk Dukungan Warga NU dan Ulama di Madura untuk Khofifah di Pilkada Jatim

Mensos Khofifah Indar Parawansa yang didorong untuk ikut maju dalam Pilkada Jatim 2018. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sedikitnya seratus orang di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, membentuk Aliansi Santri, Pemuda, Ekonom dan Kiai Madura (Aspek Madura). Mereka mendukung Mensos Khofifah Indar Parawansa untuk ikut bertarung dalam bursa Pilkada Jatim 2018.

"Aspek Madura terbentuk untuk mewadahai suara-suara masyarakat yang meniginkan agar Ibu Khofifah maju menjadi calon Gubernur Jatim," ujar Ketua Aspek Madura Muchlis Muhksin di Surabaya, Minggu (23/7).

Dia mengatakan, dalam waktu dekat Aspek Madura telah mengagendakan penggalangan tanda tangan bagi para ulama se-Pulau Madura. "Penggalangan dukungan dari para ulama di Madura ini nantinya sekaligus untuk memintakan izin kepada Presiden Joko Widodo agar Bu Khofifah yang saat ini menjabat Menteri Sosial direstui maju Pilkada Jatim," katanya.

Dia menyebut, sebagai kader Nahdlatul Ulama (NU), kualitas kepemimpinan Khofifah dinilai mumpuni untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Timur. "Karena itu kami mendorong agar Bu Khofifah segera mendeklarasikan untuk mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Jatim. Insyaallah warga NU dan para ulama di Madura pasti akan mendukungnya," ucapnya.

Achmad Ali Ridho, salah seorang kiai asal Bangkalan yang turut tergabung dalam Aspek Madura, menyatakan bahwa warga Jawa Timur sangat membutuhkan sosok pemimpin perempuan seperti Khofifah.

"Ibu Khofifah ini tokoh kunci di kalangan NU. Di Jawa Timur, sebagai barometer NU, sepak terjang Ibu khofifah sangat jarang di miliki NU. Kinerjanya telah terbukti sejak menjadi anggota DPR RI dan menteri di era Gus Dur," katanya.

Dia meyakini Ketua Muslimat NU itu bisa amanah untuk menjalaskan tugasnya jika terpilih sebagai Gubernur Jatim. "Insyaallah kalau menjadi Gubernur akan betul-betul kaffah dan tetap menjaga citra sebagai warga NU. Karenanya figur Bu Khofifah harus kami dukung," ucapnya. (*)

Sumber: Antara

#Pilgub Jatim #Khofifah Indar Parawansa # NU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional 2026
Pengembangan transportasi publik perlu diikuti partisipasi masyarakat agar layanan angkutan umum dapat berkelanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional  2026
Indonesia
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, memiliki posisi sebagai simbol kepemimpinan organisasi sehingga harus menjaga fokus dalam menjalankan mandat muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Indonesia
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Sekitar 1.500 stan UMKM berdiri di sepanjang kawasan pesantren. Bazar yang berlangsung 20-31 Agustus 2026 tersebut dilengkapi panggung budaya dan pasar malam
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Tok! Pemilik Hak Suara di Muktamar Ke-35 NU Hanya 557 Orang 3% DPT Dicoret
Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 557 orang.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Tok! Pemilik Hak Suara di Muktamar Ke-35 NU Hanya 557 Orang 3% DPT Dicoret
Indonesia
Isu Politik Uang Jelang Muktamar NU Dinilai Sangat Ironis
NU selama ini dipandang sebagai organisasi keagamaan yang kekuatan utamanya bertumpu pada moralitas dan nilai-nilai keislaman.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Isu Politik Uang Jelang Muktamar NU Dinilai Sangat Ironis
Indonesia
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Kemunculan banyak figur kandidat justru akan semakin memperkaya proses demokratisasi serta diskursus gagasan di internal organisasi. 

Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Indonesia
Jadi Biang Kegaduhan NU, Kiai Miftah dan Gus Yahya Dinilai tak Layak Maju lagi di Muktamar
Warga NU di tingkat bawah memiliki aspirasi sederhana, yakni agar para muktamirin memilih calon pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Jadi Biang Kegaduhan NU, Kiai Miftah dan Gus Yahya Dinilai tak Layak Maju lagi di Muktamar
Indonesia
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Mencari format kepemimpinan ideal bukan berarti meremehkan kepemimpinan saat ini, melainkan merespons tantangan zaman dengan berpijak pada warisan para masyayikh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Indonesia
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
NU telah ikut membentuk DNA Indonesia bersama PNI, Muhammadiyah, dan seluruh komponen bangsa lainnya. 

Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
Bagikan