BEM SI Minta Pemerintah Serius Atasi Ancaman Terorisme

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 04 April 2021
BEM SI Minta Pemerintah Serius Atasi Ancaman Terorisme

Personel Densus 88 Antiteror menggiring terduga teroris ke Pesawat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021). ANTARA/Umarul Faruq

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Koordiantor Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Nofrian Fadil Akbar menduga, terorisme sejatinya adalah alat politik yang digunakan sekelompok orang tertentu. Tujuannya untuk menciptakan rasa ketakutan kepada masyarakat.

Sehingga tercipta kondisi keamanan dan ketertiban yang tidak stabil. Karena daya rusaknya yang sangat besar, ia pun menyebut jika terorisme adalah ancaman serius yang harus disikapi sesegera mungkin.

Baca Juga

Terorisme Dinilai Jadi Ancaman Serius Sektor Pariwisata

“Individu-individu yang tergabung di dalamnya pun sudah dibekali dengan berbagai keahlian dan membiasakan diri untuk dapat diterima di masyarakat umum,” ujarnya.

Karena persoalan terorisme ini bukan hanya mengancam Indonesia saja, Nofri pun menilai seharusnya seluruh negara di dunia bisa bekerjasama untuk menanggulanginya.

“Proses penanganan dan pemberantasan terorisme tentunya harus melibatkan semua pihak,” sambungnya.

Ilustrasi
Ilustrasi terorisme. Foto: ANTARA

Nofri menegaskan bahwa tidak ada agama satu pun yang ada di Indonesia dan diakui sebagai agama nasional mengajarkan kepada para pengikutnya. Yakni untuk melakukan tindakan teror apalagi sampai melakukan bom bunuh diri.

Jadi ia sama sekali tidak sepakat jika terorisme dikait-kaitkan dengan agama tertentu.

“Tidak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk menyakiti apalagimenumpahkan darah. Terorism has no religion,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Nofian menyatakan kecamannya terhadap seluruh aksi terorisme yang ada di manapun termasuk di Indonesia.

“Kami Aliansi BEM Seluruh Indonesia memberikan pernyataan sikap mengecam dan mengutuk segala bentuk tindak terorisme yang terjadi di Indonesia,” tegas Nofri. (Knu)

Baca Juga

Faktor yang Bikin Terorisme Sulit Dihentikan Versi PP Muhammadiyah

#BEM SI #Teroris #Terorisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Korban Tewas Serangan di Gereja Hamoud Yordania Capai 7 Orang, Satu Orang Kritis
Serangan ini juga menyasar komunitas Kristen dan tatanan nasional Yordania yang selama ini menyatukan umat Muslim dan Kristen dalam semangat persatuan dan persaudaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Korban Tewas Serangan di Gereja Hamoud Yordania Capai 7 Orang, Satu Orang Kritis
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
3.983 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi BEM SI di Depan DPR
Sebanyak 3.983 personel gabungan disiagakan mengamankan aksi BEM SI di depan DPR. Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
3.983 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi BEM SI di Depan DPR
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Gerakan perubahan besar seperti yang terjadi pada 1998 membutuhkan kombinasi krisis ekonomi dan krisis politik yang berlangsung secara bersamaan.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Indonesia
Mensesneg Tanggapi Ultimatum BEM SI soal Rupiah, Klaim Pemerintah Terus Bekerja Keras
Mensesneg Prasetyo Hadi merespons ultimatum BEM SI yang memberi tenggat 18 hari kepada pemerintah untuk mengatasi pelemahan rupiah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Mensesneg Tanggapi Ultimatum BEM SI soal Rupiah, Klaim Pemerintah Terus Bekerja Keras
Indonesia
Polisi akan Alihkan Massa Demo Mahasiswa dari Bundaran HI, Ada Potensi Ganggu Lalu Lintas Perekonomian
Polisi menyebut Bundaran HI merupakan tempat perekonomian.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi akan Alihkan Massa Demo Mahasiswa dari Bundaran HI, Ada Potensi Ganggu Lalu Lintas Perekonomian
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Bagikan