Beli Mobil Alphard, Seorang Pedangdut Kena Tipu
Ilustrasi. (Pixabay)
MerahPutih.com - Penyanyi Dangdut jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) Abdur Rahman alias Juan Rahman melaporkan seorang direktur PT Bahtera Indonesia bernama Muhammad Kevin Aqli ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penipuan.
Penipuan itu bermula saat Juan membeli mobil jenis Toyota Alphard pada akhir tahun 2016. Mobil itu dihargai 700 juta.
"Juan sudah kasih DP 400 juta cash untuk mobil mewah jenis Alphard. Dia menjanjikan tiga bulan mobil datang," ujar Juan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/09).
Setelah lebih dari tiga bulan, mobil yang telah dibayar uang mukanya itu tidak kunjung datang. "Setelah 10 bulan, mobil tersebut tidak datang. Mereka berjanji mengembalikan mobil tersebut. Tapi nihil," kata Juan.
Pelaporan ini, merupakan bentuk kekesalan Juan terhadap perusahaan. Karena Juan sudah mencoba untuk bersabar karena mobilnya tak kunjung datang meski sudah menyetorkan uang. Dalam laporannya, MKA disangkakan Pasal 378 jo 372 KUHP terkait penipuan dan penggelapan.
"Klien saya sudah cukup baik menahan-nahan (tidak lapor). Meskipun selama ini sudah melakukan somasi dua kali, tapi tidak ada itikad baik dari saudara MKA ini," beber kuasa hukum juan Baginda Umar Lubis. (ayp)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Love Scam di Indonesia Dilakukan WNA Tiongkok Berlokasi di Tangerang
Love Scam Jadi Modus Penipuan Keuangan Yang Kian Marak di Indonesia
Pengaduan Dugaan Penipuan WO Capai 207, Posko Laporan Terus Dibuka
Ribuan Penipuan Kepabeanan Mayoritas Belanja Online, Modusnya Nyamar Jadi Petugas Bea Cukai
Penipuan WO Ayu Puspita, Polisi Ungkap Korban 87 Orang dengan Kerugian Mencapai Rp 16 Miliar
Pemilik WO Ayu Puspita Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Modus Penipuan Paket Nikah
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Marak Penipuan Lowongan Pekerjaan, Transjakarta: Proses Rekrutmen Tidak Dipungut Biaya
Adik Presiden Prabowo Tegaskan tak Punya Akun Medsos, Sebut Ajakan untuk Investasi Menyesatkan
Raup Ratusan Juta, Jaksa Gadungan Petentengan Bawa Revolver Dicokok di Pamulang