Belasan Terduga Teroris Kelompok JAD Merauke Diterbangkan ke Jakarta
Ilustrasi. (MP/Win)
Merahputih.com - 11 orang terduga teroris kelompok Jamaah Ansor Daulah (JAD), diterbangkan dari Merauke ke Jakarta. Mereka diterbangkan menggunakan pesawat carteran.
Dari 11 orang yang diterbangkan, salah seorang di antaranya adalah wanita yang ditangkap bersama suaminya.
Baca Juga:
Berbaiat ke ISIS, JAD Merauke Rencanakan Serang Gereja Hingga Kantor Polisi
"Kami Polres Merauke hanya mengamankan pengantaran para teroris ke bandara Mopah, Merauke, selebihnya itu ditangani Densus 88," ungkap Wakapolres Merauke, Kompol Leonardo Yoga dikutip Antara, Kamis (1/7).
11 Teroris yang tergabung dalam kelompok JAD ditangkap di Merauke pada 28 Mei lalu itu. Kelompok itu sempat berupaya melakukan aksi bom di gereja di wilayah itu, namun tidak meledak.
Densus 88 bersama Polda Papua juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan kelompok tersebut saat melakukan aksinya.
Kelompok tersebut diduga terlibat sejumlah aksi bom bunuh diri di sejumlah kota di Indonesia termasuk yang terjadi awal bulan Januari lalu di Makassar.
Baca Juga:
Berbaiat ke ISIS, JAD Merauke Rencanakan Serang Gereja Hingga Kantor Polisi
Adapun identitas ke 11 terduga teroris yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, SR, YPK, SW, AP dan IK (pasutri). (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme