Belajaraya 2023 Dukung Perkembangan Pendidikan lewat Kolaborasi Lintas Sektor

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 28 Juli 2023
Belajaraya 2023 Dukung Perkembangan Pendidikan lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Acara yang kini digelar secara offline tentunya akan menghadirkan kegiatan yang lebih seru dan interaktif. (Pexels/Irgi Nur Fadil)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH tiga edisi digelar secara online (2020-2022), jaringan pendidikan Semua Murid Semua Guru (SMSG) akhirnya acara jumpa tahunan dengan ratusan tenaga penggerak pendidikan Indonesia melalui Belajaraya 2023.

Helatan itu digelar untuk menjadi ruang inovasi, kolaborasi, dan integrasi bagi berbagai Komunitas atau Organisasi Pendidikan (KOP) dalam menggerakkan perubahan pada ekosistem pendidikan di Indonesia.

Baca Juga:

Huawei x Kemendikbudristek Maksimalkan AI dan Cloud untuk Pendidikan

belajaraya
Helatan itu digelar untuk menjadi ruang inovasi, kolaborasi, dan integrasi bagi berbagai Komunitas atau Organisasi Pendidikan. (MP/Andrew Francois)

Nama acara itu memang berubah dari yang biasa kita kenal sebagai Pesta Pendidikan. Menginjak tahun keenam gelaran acara tersebut, kegiatan itu kini berubah nama menjadi Belajaraya 2023. Perubahan nama itu menandai transformasi konsep acara yang lebih variatif dan mendorong partisipasi publik melalui proses #KerjaBarengan.

Terlebih, acara yang kini digelar secara offline tentunya akan menghadirkan kegiatan yang lebih seru dan interaktif. Seperti adanya 52 Kelas Belajar Tematik dan tiga sesi Ngobrol Publik yang bisa pengunjung hadiri secara paralel.

Belajaraya 2023 bukan sekadar kegiatan pendidikan. Melalui acara itu, para penggerak pendidikan ingin menggagas gerakan yang lebih masif untuk mendorong transformasi dunia pendidikan, agar lebih baik dan utamanya mengembangkan kualitas guru dan murid di Indonesia.

"Salah satu issue di dunia pendidikan adalah tentang mental health. Ini adalah salah satu tantangan yang dialami anak-anak, remaja, bahkan dewasa. Semuanya makin keliatan semenjak pandemi, di bidang lain juga saya rasa masih ada, seperti isu seputar kesenjangan," kata pendidik dan inisiator SMSG Najeela Shihab di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat.

Najeela melihat isu itu begitu penting, dan dirinya ingin agar para penggerak pendidikan dapat berkolaborasi, berintegrasi, dan berinovasi, untuk mendorong transformasi pendidikan yang lebih maju dan lebih baik, terutama saling mendukung untuk menyelesaikan beragam isu pendidikan.

Baca Juga:

Mengembalikan Esensi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

guru
Kita mau maju sebagai sebuah negara, itu mulainya dari pendidikan. (Freepik/Freepik)

Senada dengan Najeela, Managing Director Indika Foundation Ayu Kartika Dewi melihat isu di dunia pendidikan masih menjadi perhatian besar. Namun, ia lebih menyoroti pada isu seputar intoleransi, kekerasan seksual, dan bullying.

"Makanya kita di Indika Foundation percaya bahwa bertoleransi enggak bisa cuma dari ruang kelas, tapi harus dialami dan dirasakan. Kita percaya kalau kita mau maju sebagai sebuah negara, itu mulainya dari pendidikan," tukas Ayu.

Kegiatan Belajaraya 2023 yang akan digelar Sabtu, 29 Juli, bakal diramaikan oleh berbagai musisi Tanah Air. Salah satunya, ialah Endah N Rhesa yang rupanya punya pandangan tersendiri pula soal dunia pendidikan.

"Ini bukan kali pertama kami berpartisipasi dalam gerakan pendidikan. Melalui Belajaraya, kami bisa membantu menyampaikan pesan-pesan pendidikan kepada khalayak yang lebih luas melalui musik. Ini juga merupakan cita-cita kami untuk menjadi musisi dengan karya-karya yang bermanfaat bag masyarakat," tutur Endah.

Bila kamu ingin memeriahkan pesta pendidikan Belajaraya 2023 esok hari, bisa datang langsung ke acaranya yang bakal berlangsung di Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (waf)

Baca Juga:

Fitur Terbaru Platform Edutech untuk Peroleh Data Pendidikan Akurat

#Pendidikan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
KPK mengungkapkan bahwa penerimaan murid baru di sekolah masih diwarnai pungli. Temuan ini pun cukup miris.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Indonesia
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Hal itu justru akan membuat para guru dan siswa terkaget-kaget sekaligus heran, serta akan merasa sangat terbebani.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan  Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Indonesia
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Anak-anak yang dekat dengan buku dinilai akan lebih berani bermimpi, mampu berpikir kritis, serta memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Indonesia
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah baru kebijakan pendidikan Indonesia dengan menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di seluruh jenjang sekolah.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Indonesia
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Komisi X DPR menyoroti dugaan pemalsuan riset WNI di konferensi ISPPD 2026 Denmark. Kronologi kasus menunjukkan sorotan publik sejak 21 Mei, DPR minta investigasi objektif.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Indonesia
Tutorial Cek Hasil SNPMB 2026, Serta Link Alternatifnya
Berdasarkan data yang ada, disebutkan total pendaftar yang mengikuti rangkaian Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB 2026) untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri mencapai lebih dari 1,67 juta siswa.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Tutorial Cek Hasil SNPMB 2026, Serta Link Alternatifnya
Indonesia
DPR Soroti Temuan Banyak Ijazah Tertahan di SMA/SMK Negeri, Singgung Pelayanan Publik Daerah
Fenomena penahanan ijazah juga banyak terjadi di sekolah-sekolah swasta karena adanya tuntutan pelunasan tunggakan biaya.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Soroti Temuan Banyak Ijazah Tertahan di SMA/SMK Negeri, Singgung Pelayanan Publik Daerah
Indonesia
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Delegasi Indonesia meraih total enam medali individu, terdiri atas 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Bagikan