Selebritas Dunia

Bela Palestina, Mia Khalifa Didepak Playboy

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 12 Oktober 2023
Bela Palestina, Mia Khalifa Didepak Playboy

Mia Khalifa membela Palestina secara terbuka. (Foto: Unsplash/Omer Yildiz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MIA Khalifa berdiri bersama Palestina. Dia menyatakan sikapnya secara terang lewat akun X (dulu Twitter).

Khalifa berulang kali merayakan serangan Brigade Al-Qassam (sayap militer Hamas) terhadap Israel. Ia mendukung pengeboman dan penculikan warga Israel dari semua usia. Bahkan, ia berulang kali memberikan komentar-komentar negatif terhadap Israel melalui media sosial X.

Akibat dukungannya terhadap Palestina melalui media sosial X, ia kehilangan pekerjaan sebagai model di majalah Playboy. Tidak hanya putus kontrak, semua karya mengenai dirinya yang ada di Platform Playboy juga dihapus.

Februari 2022 merupakan awal karier Khalifa di Playboy. Setelah melewati satu tahun lebih, karier yang sudah dijalaninya kandas seketika. Semua karena ia membahas kejadian tragis yang dialami oleh penduduk Palestina.

Baca juga:

Mia Khalifa Lelang Kacamata Ikoniknya untuk Bantu Korban Ledakan Beirut

mia khalifa
Sikap Mia Khalifa dianggap sebagai hate speech. (Foto: Twitter/@Mia K)

“Kami menulis surat ini hari ini untuk memberitahu Anda tentang keputusan kami untuk mengakhiri hubungan Playboy dengan Mia Khalifa, termasuk menghapus saluran Playboy Mia di platform pembuat kami,” tulis perusahaan Playboy melalui Daily Mail seperti yang dikutip Variety, Selasa (10/10).

Selain itu, artis berusia 30 tahun ini membagikan gambar para tentara Israel yang sedang menaiki bagian belakang truk pick-up di X. Dalam unggahan tersebut, ia menulis takarir “Lukisan Renaisans” yang mengartikan perubahan besar atau suatu masa yang ia nantikan.

Melalui X, ia juga menyinggung unggahan model Kylie Jenner di Instagram Story. Kylie Jenner adalah pendukung Israel.

Baca juga:

Mia Khalifa Gemar Membaca

mia khalifa
Khalifa menanggapi Kylie Jenner yang mendukung Israel. (Foto: Twitter/@Mia K)

“Kalau jurnalisme murni itu ada, orang yang mewawancarai Kylie Jenner akan bertanya tentang ketegangan politik di Timur Tengah dan tidak akan beralih topik hingga ia bisa menjawab itu. Sebab Kylie terlihat ngebet beropini mengenai hal ini,” tegas Mia Khalifa.

Namun, Mia Khalifa segera menghapus unggahan tersebut karena menerima banyak hujatan.
Playboy sebenarnya tidak masalah jika Khalifa mendukung Palestina.

Playboy menyatakan bahwa mereka mendorong kebebasan berekspresi dan debat politik yang konstruktif. Namun, Playboy menilai Mia Khalifa menebar ujaran kebencian sehingga mereka tidak menoleransi sikap Mia.

Meski begitu, dukungan Khalifa terhadap Palestina berdampak bagi kehidupannya. Pihak Playboy juga berharap Khalifa dapat lebih memahami bahwa perkataan dan tindakan yang dilakukannya itu memiliki konsekuensi. (mkn)

Baca juga:

Tujuh Ekspresi Imut Mia Khalifa

#Mia Khalifa #Palestina #Hamas #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Sebelas negara Eropa dan Kanada mengumumkan rencana untuk memberlakukan pembatasan nasional terhadap perdagangan barang dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Fashion
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Adidas mengakui materi promosi yang digunakan tim lokal telah menimbulkan kekhawatiran di tengah publik.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Dunia
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Kemungkinan masih ada korban tewas yang tertimbun di bawah reruntuhan rumah yang hancur atau di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau tim ambulans dan pertahanan sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Dunia
Israel Tangkap Petinggi Hamas di Gaza, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
Gencatan senjata antara Israel dan Hamas kembali berada dalam situasi genting. Pasukan Israel menangkap seorang petinggi keamanan Hamas.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
Israel Tangkap Petinggi Hamas di Gaza, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
Dunia
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Situasi saat ini terus membebani warga sipil, karena rumah-rumah dan infrastruktur vital telah rusak, sementara masyarakat setempat masih berjuang untuk memulihkan kondisi mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di Board of Peace untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Gaza dan menilai tindakan tersebut menghambat implementasi kesepakatan perdamaian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Bagikan