Begini Rumitnya Cara Pembuatan Boneka Lilin Wayangan

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 18 Mei 2016
Begini Rumitnya Cara Pembuatan Boneka Lilin Wayangan

Kerajinan tangan boneka lilin wayangan, Perumahan Sidoarum Blok 3, Godean, Sleman, DI Yogyakarta. (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Nurul Maliki, 60, mengaku bahwa pembuatan boneka lilin yang ia buat tidaklah mudah. Butuh ketelitian dan kesabaran demi menciptakan ekspresikan boneka selayaknya ekspresi para penari sungguhan.

Gerakan posisi tangan, posisi jari-jari, hingga ekspresi wajah harus dibentuk sedetail mungkin. Menurutnya, di sanalah letak pesan boneka lilin yang ia buat.

Nurul tidak bisa memastikan berapa lama waktu pembuatan untuk satu boneka. Pasalnya, kedetailan tersebut merupakan faktor cepat atau lamanya boneka diselesaikan.

"Ini membuatnya maen ilusi aja. Jadi nanti kita membuat salah satu gerakan. Setelah jadi, misalnya, nanti kita membuat salah satu gerakan, setelah jadi lagi kok kurang bagus. Nggak seperti posisi yang kita bayangkan. Yaudah, terus kita ganti lagi," paparnya saat ditemui merahputih.com, awal pekan ini, di rumahnya, Jalan Nuri R3, Sidoarum, Godean, Sleman, DI Yogyakarta.

Ketelitian tidak sebatas pada gerakan dan posisi tangan semata. Nurul menyatakan bahwa karakter tokoh boneka tak kalah rumitnya. Pasalnya, ia harus benar-benar memahami karakter tokoh.

"Karakter juga menyesuaikan (aslinya). Misalnya, Sugiwo, Anggodo, Anoman, ya disesuaikan karakternya kan. Sugiwo, contohnya, kan dia raja besar. Ya dia harus gagah gitu. Anoman juga, kan sosok gambarannya cerdik. Jadi kita benar-benar harus bisa ekspresikan," katanya menjelaskan.

Boneka-boneka yang ia buat berbahan dasar kristal lilin dan parafin. Kedua bahan utama dibuat menjadi adonan dasar. Kemudian dimasukkan ke dalam cetakan yang sudah disiapkan. Setiap bagian tubuh boneka dibuat dengan cetakan yang berbeda. Lantas satu per satu anggota badan disatukan dengan cara membakarnya dengan menggunakan spiritus.

Berikut, setelah seluruh tubuh selesai, tahapan selanjutnya ialah memasangkan pakaian boneka. Di tahap akhir, barulah dibuat makeup masing-masing tokoh selayaknya karakter tokoh sesungguhnya. (Fre)

BACA JUGA:

  1. Pasca Seba Baduy, Pemprov Banten Banjir Kritikan
  2. Kolom Agama di KTP Jadi Pemicu Terjadinya Diskriminasi
  3. Mengenal Lebih Dekat Banten dalam Ritual Seba Baduy
  4. UNESCO Desak Pemerintah Jadikan Seba Baduy Sebagai Warisan Budaya Dunia
  5. Rano Karno: Seba Baduy Adalah Darah Daging Kebudayaan Banten
#Yogyakarta #Boneka Lilin Wayangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan