ICRC 2022

Beberapa Hal yang Harus Dimiliki Roaster Andal

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 20 Januari 2022
Beberapa Hal yang Harus Dimiliki Roaster Andal

Ada yang harus dimiliki seorang roaster.(foto: MP/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SPEKTRUM dunia kopi sangat luas. Ada banyak ilmu baru yang kita bisa selami mulai dari brewing hingga roasting. Salah satu teknik yang butuh usaha keras dan jam terbang tinggi adalah roasting kopi. Roaster Profesional dan Ketua Indonesia Coffee Roasting Championship (ICRC) 2022, Andrew Tandra berpesan jadi roaster bukan pekerjaan yang sekedar pengin.

"Intinya, kalau mau jadi roaster jangan sekedar pengin doang, It is tiring, boring. Kelihatannya keren dan cool tetapi kalo udah 20 batch perhari udah enggak keren lagi. Udah basah kuyup karena panas kan depan mesin," ujarnya saat ditemui merahputih.com dalam kompetisi ICRC 2022 yang digelar di Papa & Mama Bistro and Coffee, Jakarta Barat.

Baca juga:

Siap-Siap, Indonesia Coffee Roasting Championship 2021 Digelar Juli ini

Dirinya juga menambahkan seorang roaster harus punya konsistensi untuk bisa menghasilkan rasa kopi yang konsisten dan stabil. "Kita harus seperti robot. Very consistent," tuturnya.

Demi menjaga konsistensi rasa, Andrew mengungkapkan bahwa roaster harus tahu batas maksimal dirinya sendiri. Dalam case-nya, Andrew tidak akan mengambil terlalu banyak kopi jika sudah merasa lelah karena khawatir akan menurunkan kualitas dari rasa kopi yang dihasilkan.

Ketua ICRC 2022 Andrew Tandra memberikan pendapat bagaimana menjadi seorang roaser.(foto: MP/Dicke Prasetia)
Ketua ICRC 2022 Andrew Tandra memberikan pendapat bagaimana menjadi seorang roaster.(foto: MP/Dicke Prasetia)

"Saya dan roaster lainnya enggak ambil lebih dari 10 batch perhari karena capek kan lihatin komputer lihatin beans. Maksimal banget 15 batch. Di atas 15 itu udah ngaco. Daripada buat kesalahan lebih baik tukar orang," ungkapnya.

Poin lainnya yang harus dilakukan untuk menjadi roaster andal adalah dengan lebih sering interaksi dengan green beans. "Kembali lagi, di kehidupan nyata beans datang kita enggak pernah tahu kondisi dari beans-nya. Meskipun kita pesan dari tempat yang sama. Misalnya, saya pesan kopi Kerinci. Green beans yang datang dari Kerinci kemarin sama hari ini bisa berbeda but you gonna be ready, you gonna be able cope with that and still produce good coffee," urainya.

Baca juga:

Karakter Roaster yang Dicari di Indonesia Coffee Roasting Championship 2022

Selain mengenal berbagai green beans harus punya pendekatan dengan berbagai macam processing. "Sekarang processing coffee udah bermacam-macam. Jadi harus update terus. Udah enggak cuma washed, natural honey. Dengan sering roasting bermacam kopi dan sering nyobain maka semakin banyak perbendaharaan dan approach-nya. Dalam dunia roasting enggak ada yang benar atau salah. Banyak jalan menuju Roma," tuturnya.

Ia juga membagikan roasting kopi investmentnya besar. Bukan hanya memiliki mesin terbaik, ia juga merekomendasikan software khusus roasting. Selain punya mesin yang bagus punya software yang bagus. Misalnya, international software cropster.

Seorang roaster harus punya konsistensi untuk bisa menghasilkan rasa kopi yang konsisten dan stabil. (Foto: MP/Dicke Prasetia)
Seorang roaster harus punya konsistensi untuk bisa menghasilkan rasa kopi yang konsisten dan stabil. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

"Kita bisa lihat curve-nya, temperatur berapa, segala macam. Ibaratnya kita jalan tapi ada tuntunannya," terang Andrew. Menurutnya, software adalah asuransi untuk menjamin kualitas kopinya. "Take it as insurance. Jadi kita tahu apa yang kita kerjain. Lebih aman, kita enggak asal. Walaupun sudah jago butuh guidance," ucapnya.

Selain itu, ia juga mengatakan hal penting untuk menjadi seorang roaster adalah mengubah mindset kita bukan untuk berorientasi pada uang. "Hitung baik-baik. Kalau cuma mau supply dan cari uang sudah salah. Saya rasa semua bisnis artisan kalau orientasinya udah duit udah salah sih. Kalau mindset kita serving something best, very tasty orang akan datang," urainya. (Avia)

Baca juga:

Mengenal 2 Biji Kopi Spesial dari Filosofi Kopi di Jacoweek 2021

#Kopi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Pengunjung mencicipi segelas kopi di Booth Roemah Koffie di Gelaran Trade Expo Indonesia 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 17 Oktober 2026
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Indonesia
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Kunjungi Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2. Temukan pameran kopi, pelatihan barista, peluang bisnis kafe, dan promo spesial BCA.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Berita Foto
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencicipi segelas kopi saat mengunjungi pameran Indonesia Coffee Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Fun
Rp 70 Ribu dapat 2 Kopi Spesial hingga Buy One Get One, Grand Opening Roemah Koffie Agora Mall Tawarkan Sejumlah Promo
Roemah Koffie menghadirkan sejumlah promo saat grand opening gerai ke-15 di Agora Mall. Salah satunya Buy One Get One dan promo dua kopi seharga Rp70 ribu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Rp 70 Ribu dapat 2 Kopi Spesial hingga Buy One Get One, Grand Opening Roemah Koffie Agora Mall Tawarkan Sejumlah Promo
Bagikan