BBPOM Bandung Telusuri Permen Susu Narkoba
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
MerahPutih.com - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung hingga kini terus menelusuri mengenai beredarnya permen susu yang mengandung narkoba jenis Benzodiazepin.
Sejak beberapa hari lalu beredar info mengenai peredaran permen susu narkoba. Namun hal itu dibantah BBPOM Bandung Abdul Rahim yang menegaskan informasi tersebut tidak benar.
"Teman-teman BPOM sudah menghubungi ke Lab BNN. Mereka tidak menerima sampel dimaksud. Jadi masih diragukan (infonya)," ujar Abdul.
Untuk itu, pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat bila menemukan permen susu yang beriindikasi seperti tersebut harap segera menghubungi BBPOM untuk dijadikan sampel penelitian.
“Kalau punya sampel boleh kirim ke kami untuk kita uji," ujarnya.
Perlu diketahui Benzodiazepin adalah jenis obat yang memiliki efek sedatif atau menenangkan. Benzodiazepin biasanya diresepkan bagi mereka yang cemas atau tertekan dan dapat digunakan dalam pengobatan jangka pendek pada beberapa masalah tidur tertentu. Kandungan Benzodiazepine ini disinyalir ada di permen berwarna biru bertuliskan "Pindy Susu". (*)
Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Jaringan Bandar Narkoba Ini Masukkan Ekstasi ke Dalam Bungkus Teh
Bagikan
Berita Terkait
Diperintah Kelola Sampah oleh Presiden, Kota Bandung Siapkan Anggaran Rp 348 Miliar
2 Orang Meninggal Saat Cari Harta Karun di Antapani Bandung
BNN Ungkap 4,11 Juta Penduduk Indonesia Terpapar Narkoba pada 2025
Pemda Siapkan Dana Rp 7,3 Miliar Buat Korban Longsor Cisarua Bandung
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Wakilnya Masuk RS Setelah Jadi Tersangka, Walkot Farhan Mau Besuk Tunggu Izin Kejari