Sains

Bayi Refleks Berenang Saat Diletakkan di Kolam Renang

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Rabu, 12 Februari 2020
Bayi Refleks Berenang Saat Diletakkan di Kolam Renang

Bayi refleks berenang (Sumber: Baby Center)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA orang tua kerap kali dihinggapi kecemasan saat si kecil bermain dekat kolam renang. Tidak membekali anak-anaknya kemampuan renang, mereka takut anak-anaknya akan jatuh dan tenggelam. Apalagi jika anaknya masih bayi. Padahal, anak-anak yang baru lahir memiliki refleks untuk berenang saat ditaruh di dalam air.

"Sebuah refleks yang disebut respon bradikardik membuat bayi secara otomatis menahan napas dan membuka mata ketika terendam dalam air," urai ahli Paru Anak, Jeffrey Wagener. Reaksi yang sama juga terlihat saat orang tua meniup wajah bayi mereka.

Baca juga:

Detak Jantung Ibu Beri Manfaat Luar Biasa Untuk Bayi

Bayi Berenang
Bayi Berenang (Sumber: Go Active)

Bayi yang ditempatkan ke dalam air secara refleks memutar tubuhnya dan membiarkan bagian perut di bawah. Mereka juga akan menggerakkan tangan dan kaki persis seperti gerakan berenang. Hal tersebut membuat anak tampak seperti perenang alami.

Baca juga:

Bahaya Ponsel Pada Bayi yang Baru Lahir, Berisiko Terkena Tumor Hingga Kanker!

Anak Berenang
Bayi secara otomatis telungkup saat di air (Sumber: Mom Junction)

Walaupun begitu, orang tua tetap harus waspada. Refleks berenang tersebut tidak berarti bayi sudah mahir berenang. Tetap awasi mereka. Bayi belum cukup umur untuk menahan napasnya dalam jangka waktu lama dengan sengaja. mereka juga belum cukup kuat untuk menahan kepalanya agar tetap di atas air. Tak hanya beresiko tenggelam. Hal tersebut juga membuat si kecil dapat menelan banyak air kolam.

American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan program renang untuk anak-anak di bawah satu tahun. Jika kamu tertarik untuk melibatkan anakmu dalam olahraga air ini, tanyakan kepada dokter jenis program terbaik untuk meningkatkan perkembangan si kecil terlebih dahulu. (avia)

Baca Juga:

Penting! Yuk Kenali Aturan Tiket Pesawat Untuk Bayi

#Bayi #Merawat Bayi #Berenang #Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Bayi bernama Muhammad MBG Subianto viral di media sosial. Namanya dinilai unik dan akrab di telinga masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Bagikan