Bawaslu Ubek-Ubek UU Pemilu Cari Payung Penghentian Kampanye di Sulteng
Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja (Foto: Bawaslu)
MerahPutih.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) masih mempertimbangkan penghentian kampanye di daerah terterdampak bencana alam semisal NTB dan Sulteng. Hal tersebut mengemuka setelah parpol peserta pemilu melempar wacana penghentian kampanye di daerah terkena bencana.
"Karena ini force majeure, usulan ini akan kami pertimbangkan. Bagaimana, apakah dihentikan atau tidak," ujar Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja di Jakarta Pusat, Selasa (2/10).
Menurutnya, usulan penghentian harus dipertimbangkan secara matang karena itu terkait dengan tahapan pemilu berikutnya.
"Kita lihat dulu karena di undang-undang, kampanye sudah dimulai, di PKPU juga. Apakah kemudian, demi kebajikan bersama, Kita juga harus tanya-tanya ke KPU (apakah) juga merasakan demikian," ucapnya.
Dan bila nantinya tahapan kampanye jadi dihentikan, pengawasan tetap berlangsung agar nantinya tidak ada parpol atau peserta pemilu yang menyalahi aturan. Selanjutnya tidak ada penundaan bagi jadwal pemungutan suara.
"Tidak (pemungutan suara pemilu tidak ditunda), tetap harus berjalan. Kita bisa gunakan kantor-kantor pemda dan space yang kosong, karena ini berkaitan dengan dokumen saja," tuturnya. (*)
Baca Berita Menarik Lainnya: PDIP Sepakat Ikuti Saran SBY, Setop Kampanye Dulu!
Bagikan
Berita Terkait
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor