Segera Batasi Asupan Gula Pasir, Bisa Sebabkan Kanker Selain Diabetes

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 15 Agustus 2024
Segera Batasi Asupan Gula Pasir, Bisa Sebabkan Kanker Selain Diabetes

Gula pasir dapat sebabkan kanker. (Foto: Pexels/Ave Calvar Martinez)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kesadaran untuk membatasi konsumsi gula pasir mesti sudah harus dilakukan sedini mungkin. Mengonsumsi gula pasir berlebihan dapat menjadi pemicu kanker.

Penyakit Dalam Konsultan Hematologi-Onkologi Medik Aru W. Sudoyo mengatakan bahwa mengonsumsi gula berlebihan tak hanya menyebabkan diabetes, tetapi menjadi pemicu kanker.

"Sekarang yang dicurigai gula pasir. Bukan makanan manis. Jadi penderita diabetes lebih banyak mengalami kanker, daripada yang bukan diabetes," katanya saat ditemui di Kantor Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/8).

Gula, kata Ketua Umum YKI itu dapat memicu reaksi insulin yang tinggi sampai kondisi insulin dalam tubuh tidak seimbang dan memicu resisten insulin.

Baca juga:

Kol Goreng Memicu Kanker?

"Akibatanya ada upaya tubuh menumbuhkan gula faktor. Faktor pertumbuhan itu akan juga menumbuhkan sel kanker secara tidak langsung," katanya.

Ia pun merekomendasikan untuk mengganti gula pasir dengan jenis produk gula lainnya. Misalnya kata dia gula aren, madu atau gula stevia. "Bukan aspartam atau sukraroso yang banyak dijual itu," katanya.

Laman resmi Siloam Hospital mengatakan bahwa batasan konsumsi gula manusia perhari untuk mencapai kesehatan tubuh adalah 10 persen dari kebutuhan kalori harian atau setara dengan empat sendok makan (50 gram per hari). Angka tersebut berlaku bagi anak-anak maupun orang dewasa. (tka)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan