Basarah: Jokowi Sosok Presiden yang Dapat Amanah Spiritual dari Bung Karno

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 22 Juni 2023
Basarah: Jokowi Sosok Presiden yang Dapat Amanah Spiritual dari Bung Karno

Ahmad Basarah saat memberikan sambutan dalam Haul ke-53 Bung Karno yang digelar di Masjid At-Taufiq, Jakarta Selatan, Rabu (21/6). Foto: MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sosok Joko Widodo (Jokowi) disebut mendapat amanah spiritual untuk melanjutkan kepemimpinan Proklamator RI Ir Sukarno atau Bung Karno.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah saat memberikan sambutan dalam Haul ke-53 Bung Karno yang digelar di Masjid At-Taufiq, Jakarta Selatan, Rabu (21/6).

Baca Juga

PDIP Beri Layanan Kesehatan Gratis di RS Terapung Laksamana Malahayati

Awalnya, Wakil Ketua MPR RI ini menyebut sosok Bung Karno secara fisik memang telah meninggalkan dunia 53 tahun lalu.

Namun, kata dia, jasa Bung Karno terhadap Indonesia tetap dikenang. Termasuk, pemikiran Presiden pertama RI itu yang terus diulas seluruh pihak.

"Bung Karno adalah tokoh legendaris yang tidak lekang sejarah. 53 tahun lalu beliau wafat, tetapi namanya terus dibicarakan hingga hari ini. Banyak ilmuan sejarah, akademisi selalu mengulang, menulis buku-buku sejarah tentang Bung Karno," kata Basarah.

Dia kemudian mencontohkan soal pemikiran Bung Karno yang tidak lekang oleh waktu, seperti ditetapkannya pidato pria kelahiran Jawa Timur itu sebagai dokumen sejarah oleh UNESCO.

"Beberapa hari lampau, UNESCO telah menetapkan pidato Bung Karno yang sangat modernitas di depan Sidang PBB pada 31 Oktober 1960 telah ditetapkan sebagai dokumen sejarah," ujarnya.

Baca Juga

Megawati Dorong Penggunaan Teknologi Kelola Ekosistem Laut

Basarah menyebut dunia begitu mengagumi Bung Karno dan pemikirannya. Menurutnya, Bung Karno bukan sekadar pemimpin bangsa Indonesia, tetapi pemimpin dunia.

Nama Bung Karno, kata Basarah, diabadikan di negara lain. Di Mesir, ada nama jalan Ahmed Soekarno. Bangsa Mesir disebut menghormati jasa-jasa Bung Karno karena menjadi inspirasi kemerdekaan bangsa Mesir.

"Bung Karno juga pernah berjasa menyelamatkan Universitas Al-Azhar, Kairo dari upaya pembubaran pada waktu itu oleh Presiden Mesir Jamal Abdul Naser. Bung Karno menasihati Presiden Jamal Abdul Naser, karena ketika sebagai seorang sahabat dan nasihat Bung Karno, tidak membubarkan Al-Azhar, Kairo tidak bubar," jelas dia.

Basarah kemudian mengingatkan Haul ke-53 Bung Karno dilaksanakan PDIP karena menjadi tradisi di Indonesia yang memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

"Bung Karno adalah kader Muhammadiyah. Beliau pernah menjadi ketua majelis pengajaran Muhammadiyah di Bengkulu sejak tahun 1938 sampai 1942, tetapi sekalipun beliau kader Muhammadiyah, warga Nahdlatul Ulama begitu menghormati Bung Karno," bebernya.

Dalam pidatonya Basarah turut menyinggung tentang hari kematian Bung Karno yang identik dengan tanggal lahir Presiden ke-7 RI Jokowi pada 21 Juni.

Menurutnya, hari yang sama itu memberi isyarat Jokowi secara spiritual mendapat restu dari Bung Karno memimpin Indonesia.

"Kelahiran Pak Jokowi pada tanggal wafatnya Bung Karno sama-sama tanggal 21 Juni, seakan-akan memberikan isyarat bahwa Pak Jokowi, lah, seorang presiden yang mendapat amanah spiritual untuk melanjutkan kepemimpinan Bung Karno," ungkapnya.

Lebih lanjut Basarah berharap ke depan sosok Presiden ke-8 RI mendapat dukungan spiritual yang sama dalam memimpin bangsa ke depan.

"Mudah-mudahan Presiden RI kedelapan juga adalah bagian dari lanjutan amanah spiritual presiden-presiden kita sebelumnya," tutup Basarah. (Pon)

Baca Juga

Bung Karno Disebut Pemimpin Islam Pertama yang Membacakan Ayat Suci Al-Qur'an di PBB

#Sukarno #Ahmad Basarah #PDIP #Presiden Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Bagikan