Baru Sampai Indonesia Mahasiswi Asal Lumajang Langsung Dikarantina, Kena Corona?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 31 Januari 2020
Baru Sampai Indonesia Mahasiswi Asal Lumajang Langsung Dikarantina, Kena Corona?

Ilustrasi: Seorang pasien 2019-nCoV di Rumah Sakit Hankou, Wuhan, memberikan isyarat jempol kepada tim kesehatan dari Second Military Medical University, Senin (27/1/2020). (ANTARA/HO-ChinaNews/mii)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Seorang mahasiswi asal Kabupaten Lumajang yang pulang dari Tiongkok menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang, Jawa Timur. Hal itu dilakukan lantaran untuk memastikan yang bersangkutan bebas dari virus corona.

"Kami sudah melakukan screening atau pemeriksaan suhu tubuh dan kesehatan mahasiswi yang baru pulang dari Tiongkok sesuai dengan prosedur tetap yang ditentukan," ujar Direktur RSUD dr Hariyoto dr Halimi Maksum MMRS di Lumajang, Jumat (31/1).

Baca Juga:

Virus Corona Sudah di Singapura

Seseorang bisa dinyatakan suspect atau positif terkena novel coronavirus harus melalui beberapa tahap pemeriksaan di antaranya dengan melakukan pemeriksaan pada orang-orang yang memiliki gejala pilek, batuk, dan demam.

"Hasil pemeriksaan mahasiswi tersebut tidak menunjukkan gejala atau indikasi tertular virus corona setelah diperiksa oleh dokter spesialis dan secara klinis tidak ada masalah karena kondisinya sehat," tuturnya.

Kendati demikian, pihak RSUD dr Haryoto Lumajang sudah menyiapkan ruang isolasi dan rawat inap untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di Kabupaten Lumajang. "Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengikuti alur pemeriksaan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI," beber dia.

corona
Ilustrasi: Situasi Tiongkok setelah merebaknya virus corona (Foto: propakistani)

Menurut dia semua pelajar yang datang dari Tiongkok akan dilakukan cek screening baik pemeriksaan fisik maupun klinis, sehingga pihak rumah sakit sudah menyiapkan ruangan isolasi di UGD.

"Jika ditemukan indikasi terjangkit virus corona, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diharuskan untuk rawat inap," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengunjungi mahasiswa asal Kabupaten Lumajang yang baru saja pulang dari Tiongkok dan menjalani pemeriksaan di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Baca Juga:

Gara-Gara Virus Corona, Pabrik Tesla di Tiongkok Ditutup

"Untuk memastikan mahasiswi bernama Suargita itu dalam kondisi yang baik, saya meminta agar pihak RSUD dr Haryoto melakukan pemeriksaan secara berkelanjutan," kata wabup yang biasa dipanggil Bunda Indah itu.

Menurut dia kondisi mahasiswi tersebut cukup baik dan sudah dilakukan pemeriksaan dari dokter spesialis paru dan hasilnya sangat bagus karena secara klinis tidak ada masalah dan yang bersangkutan dalam kondisi sehat, sehingga tidak ada indikasi membawa virus corona. (*)

#Virus Corona #Rumah Sakit
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Indonesia
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
"Yang di PPPK, saya mendapatkan laporan sebenarnya sudah lebih tinggi daripada rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jakarta, kecuali di Rumah Sakit Pondok Indah,"
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
Indonesia
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Pemerintah menerbitkan aturan larangan rumah sakit yang menolak pasien BPJS nonaktif. Aturan tersebut sudah ditetapkan sejak Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Indonesia
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyesalkan adanya penolakan pasien BPJS PBI yang dilakukan rumah sakit.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Indonesia
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Kendala utama di Indonesia bukan pada kualitas dokter, melainkan pada ekosistem layanan yang mencakup transparansi biaya dan efisiensi birokrasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Indonesia
Sindir Kinerja Kemenkes, Komisi IX DPR Sebut Pemulihan RS Pasca Banjir Sumatra Terlalu Santai
Ninik menuntut agar standar kelayakan lingkungan rumah sakit tetap terjaga meski dalam kondisi pascabencana
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
Sindir Kinerja Kemenkes, Komisi IX DPR Sebut Pemulihan RS Pasca Banjir Sumatra Terlalu Santai
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Solo
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di kawasan Solo Technopark, Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 19 November 2025
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Solo
Indonesia
Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia di Solo, Hadirkan Teknologi Medis Tercanggih
Presiden Prabowo meresmikan RS KEI di Solo, fasilitas kesehatan hasil kolaborasi Indonesia–UEA dengan teknologi medis tercanggih di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia di Solo, Hadirkan Teknologi Medis Tercanggih
Indonesia
Pramono Mulai Perintahkan Anak Buah Bikin Feasibility Study Bangun RS Tipe A di Bekas RS Sumber Waras
Dari lima temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berdampak pada tertundanya pembangunan, tiga di antaranya sudah dipenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Oktober 2025
Pramono Mulai Perintahkan Anak Buah Bikin Feasibility Study Bangun RS Tipe A di Bekas RS Sumber Waras
Indonesia
Pramono Bakal Temui Menkes Budi Sadikin, Bahas Pembangunan RS Tipe A Sumber Waras
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana menemui Menkes RI, Budi Sadikin, untuk membahas pembangunan RS Tipe A Sumber Waras.
Soffi Amira - Senin, 27 Oktober 2025
Pramono Bakal Temui Menkes Budi Sadikin, Bahas Pembangunan RS Tipe A Sumber Waras
Bagikan