Bareskrim Periksa Saksi Kasus Pengadaan Mobil Crane Besok
Mabes Polri (MerahPutih/Rizki Fitrianto)
Merah Putih Nasional - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Victor Edison Simanjuntak mengatakan, pihaknya belum menetapkan tersangka terkait kasus pengadaan mobil crane (mesin pengangkat). Meski telah mengindikasikan tersangka, polisi belum memastikan siapa dalang di balik kasus tersebut.
"Hari ini atau besok kita akan periksa saksi- saksi serta menganalisa dokumen yang sudah didatakan dari beberapa saksi. Ini yang akan dipanggil, lantaran kita belum bisa memanggil indikasi tersangka," ujar Victor kepada awak media di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (1/9).
Victor menambahkan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap saksi yang akan dipanggil pihak Bareskrim Polri, guna meminta keterangan lebih lanjut dalam menguak kasus tersebut.
"Kita menyidik yang 2012-2014. Itu yang kita sidik. Tentu nanti itu kita lihat dokumennya apakah dokumen 2012-2014 itu menyangkut Dirut Pelindo sekarang atau Dirut Pelindo yang dulu. Sehingga berdasarkan dokumen itu lah, mengapa kita melakukan penggeledahan terhadap Kantor Dirut Pelindo II," paparnya.
Seperti telah diberitakan sebelumnya, Polisi menggeledah kantor Pelindo II, Jumat (28/8) lalu. Dalam penggeledahan itu polisi menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti terkait pengadaan 10 mobil crane oleh Pelindo II.(gms)
Baca Juga:
Diduga Selewengkan Dana CSR, Pertamina Foundation Digeledah Bareskrim
Bareskrim Segera Panggil Capim KPK Berstatus Tersangka
Pengadaan Mobil Crane Pelindo II Salah Sejak Perencanaan
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya
Bareskrim Mabes Polri Turun Langsung ke Batam Usut Penyelundupan Pasir Timah
Polri Geledah Kantor DSI Terkait Kasus Peggelapan Dana Anggota Rp 1,4 Triliun
Bareskrim Naikkan Status Perkara Gagal Bayar PT Dana Syariah Indonesia ke Penyidikan
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan