Barang Bekas di Swedia Justru Membuka Peluang Kerja

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 06 Desember 2016
Barang Bekas di Swedia Justru Membuka Peluang Kerja

Jaket-jaket vintage seken daur ulang. Ilustrasi.(Foto : pixabay.com/@rose_mcavoy/CC0/free_image)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Keberhasilan Swedia dalam mendaur ulang sampah merupakan salah satu perwujudan tanggung jawab pemerintahnya untuk mengurangi jejak ekologi.

Tapi konsep pendekatannya justru menolak cara Barat yaitu membuang semua hal sekaligus. Benda-benda yang biasa di lihat di keranjang sampah -  seperti baju, sepatu atau sepeda – benda-benda itu biasanya langsung diperbaiki.

Ongkosnya tidak akan dibebankan kepada pemilik barang-barang yang rusak itu (kenyataannya tidak semua orang bisa memperbaiki jaket), tapi justru membuka kesempatan kerja baru. Ada kesempatan kerja bagi mereka yang pandai memperbaiki barang.

Pekerjaan yang membutuhkan keahlian tinggi itu sangat menantang tapi tidak memerlukan pendidikan tingkat tinggi, sehingga orang bisa masuk kerja hanya dalam beberapa bulan saja ketimbang yang menimba ilmu tahunan.         

Menurut  Per Bolund, Menteri Konsumsi dan Keuangan Swedia, “Konsumen betul-betul menunjukkan bahwa mereka ingin menunjukkan perbedaan sehingga dari sisi pemerintah adalah membantu mewujudkan aksi mereka, mempermudah perilaku yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.”     

Masyarakat sendiri masih memiliki kesempatan untuk membeli barang yang sekali pakai buang atau tidak bisa diperbaiki – tapi nilainya jadi cukup mahal. Seperti dikutip organicandhealthy.org, pajak diberlakukan pada barang-barang itu sebagai insentif pada konsumen yang membeli benda-benda yang sifatnya tahan lama. (dsyamil)

BACA JUGA

  1. Ala Mak ! Swedia Kehabisan Sampah. Di Indonesia Banyak.  
  2. Leonardo DiCaprio Investasi di Uber Sampah
  3. Sepatu Dari Sampah Botol Plastik. Kereeennn!

 

#Sampah Rumah Tangga #Swedia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap: Prancis, Inggris hingga Argentina
Jadwal lengkap babak 32 besar Piala Dunia 2026 mulai 1-4 Juli. Laga besar Prancis, Inggris, Argentina, Portugal hingga Spanyol memperebutkan tiket ke fase berikutnya
ImanK - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap: Prancis, Inggris hingga Argentina
Olahraga
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Jepang menghadapi Swedia di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Duel ini mengingatkan pada “Mukjizat Berlin” 90 tahun silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Olahraga
Belanda vs Swedia: Oranje Diprediksi Jinakkan The Yellow Blue, Pasukan Graham Potter Tebar Ancaman Maut
Berbekal reputasi finalis tiga kali, Belanda wajib membenahi fokus lini belakang pada menit-menit krusial pertandingan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Belanda vs Swedia: Oranje Diprediksi Jinakkan The Yellow Blue, Pasukan Graham Potter Tebar Ancaman Maut
Olahraga
Prediksi Belanda vs Swedia: Line Up, Statistik dan Peluang Lolos Grup F
Prediksi Belanda vs Swedia di Piala Dunia 2026 lengkap dengan head to head, susunan pemain, analisis pertandingan, link siaran langsung, dan prediksi skor.
ImanK - Sabtu, 20 Juni 2026
Prediksi Belanda vs Swedia: Line Up, Statistik dan Peluang Lolos Grup F
Indonesia
Swedia vs Tunisia: Duel Dua Negara yang Buta Kekuatan Lawan Setelah 23 Tahun Berpisah
Pasukan racikan Graham Potter mendapat penilaian tinggi berdasarkan simulasi pra-pertandingan guna menebak hasil akhir 90 menit jalannya laga
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Swedia vs Tunisia: Duel Dua Negara yang Buta Kekuatan Lawan Setelah 23 Tahun Berpisah
Olahraga
Norwegia vs Swedia 3-1: Tanpa Haaland, Larsen Menggila Jelang Piala Dunia 2026
Papan skor tetap menunjukkan angka 3-1 untuk keunggulan tim tuan rumah hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Norwegia vs Swedia 3-1: Tanpa Haaland, Larsen Menggila Jelang Piala Dunia 2026
Indonesia
Warga Jakarta Diwajibkan Pilah Sampah Rumah Jadi 4 Kategori, Ini Aturannya!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung instruksikan warga memilah sampah menjadi empat kategori: organik, anorganik, residu, dan B3. Sampah diolah lewat komposting, bank sampah, TPS B3, RDF Plant, dan PLTSa.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Warga Jakarta Diwajibkan Pilah Sampah Rumah Jadi 4 Kategori, Ini Aturannya!
Indonesia
Pramono Anung Usul 3 PLTSa Raksasa, Incar Teknologi PSEL Buat Sampah Jakarta
Kehadiran PLTSa dan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan diprediksi mampu menampung total 6.500 hingga 7.000 ton sampah warga Jakarta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Pramono Anung Usul 3 PLTSa Raksasa, Incar Teknologi PSEL Buat Sampah Jakarta
Indonesia
Prabowo Kerahkan Teknologi Mikro Kampus, Sampah Diselesaikan di Tingkat Paling Rendah
Presiden mengapresiasi kontribusi akademisi yang berhasil menciptakan alat daur ulang dan pemusnah sampah inovatif
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Prabowo Kerahkan Teknologi Mikro Kampus, Sampah Diselesaikan di Tingkat Paling Rendah
Indonesia
Awas! Ancaman Bau Sampah Mengintai RDF Plant Rorotan Saat Beroperasi Penuh, DPRD DKI Jakarta Beri Peringatan Keras
Komisi D akan terus memantau perkembangan RDF Plant
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 September 2025
Awas! Ancaman Bau Sampah Mengintai RDF Plant Rorotan Saat Beroperasi Penuh, DPRD DKI Jakarta Beri Peringatan Keras
Bagikan