Swedia vs Tunisia: Duel Dua Negara yang Buta Kekuatan Lawan Setelah 23 Tahun Berpisah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Swedia vs Tunisia: Duel Dua Negara yang Buta Kekuatan Lawan Setelah 23 Tahun Berpisah

Swedia vs Tunisia (FIFA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Bentrokan dua kekuatan beda benua akan tersaji dalam Grup F Piala Dunia antara Swedia vs Tunisia. Lembaran sejarah baru mulai tertulis kala armada skandinavia berseragam kuning biru berhadapan langsung kontra taktik militan wakil Afrika Utara.

Pertandingan penuh gengsi ini menjadi panggung pembuktian perdana bagi Swedia dan Tunisia dalam kompetisi resmi FIFA tingkat dunia.

Baca juga:

Prediksi Susunan Pemain Swedia vs Tunisia: Duel Ketat yang Bisa Tentukan Nasib Grup F Piala Dunia 2026

Aroma persaingan ketat menyelimuti persiapan kedua tim mengingat rekam jejak pertemuan masa lalu terhitung sangat minim. Berdasarkan data statistik, kedua negara terakhir kali saling berhadapan dalam laga uji coba internasional dua dekade silam.

Bentrokan ini akan menandai pertemuan resmi pertama kalinya antara Swedia dan Tunisia, sekaligus yang pertama di Piala Dunia.

Nostalgia 2003 dan Rekor Buruk Wakil Afrika

Tunisia mengantongi modal kepercayaan diri berkat memori manis Februari 2003 saat sukses menumbangkan Swedia dengan skor 1-0.

Namun, tim berjuluk Elang Kartago memiliki catatan kurang impresif kala bersua wakil-wakil benua biru di panggung akbar dunia.

Meski demikian, kejutan besar Tunisia menumbangkan Prancis pada Piala Dunia 2022 menjadi bukti ketangguhan lini pertahanan mereka.

Rincian data pertemuan serta rekor pertandingan kedua tim:

  • Total Pertemuan Masa Lalu: Empat kali bertanding dalam laga persahabatan internasional.

  • Dominasi Kemenangan: Swedia mengemas dua kemenangan, Tunisia satu kemenangan, satu laga sisa berakhir seri.

  • Rekor Tunisia Kontra Tim Eropa: Meraih satu kemenangan, empat kali imbang, tujuh kali kalah dalam 12 laga Piala Dunia.

  • Kemenangan Terbesar Tunisia: Menang tipis 1-0 atas tim raksasa Prancis pada fase grup Piala Dunia 2022.

Superkomputer Opta Unggulkan Pasukan Graham Potter

Melihat peta kekuatan terkini, hitungan matematis teknologi modern menempatkan Swedia sebagai tim pilihan utama pemenang laga.

Pasukan racikan Graham Potter mendapat penilaian tinggi berdasarkan simulasi pra-pertandingan guna menebak hasil akhir 90 menit jalannya laga.

Baca juga:

Grup E Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Tanpa Belas Kasihan Gilas Curacao dengan Skor Mencolok 7-1

Persentase peluang hasil pertandingan Grup F:

  • Peluang Kemenangan Swedia: Mencapai angka 51,1 persen dari total simulasi.

  • Peluang Kemenangan Tunisia: Berada pada angka tipis 23,2 persen.

  • Peluang Hasil Imbang: Memiliki probabilitas sebesar 25,7 persen.

Angka-angka tersebut tentu bisa berbalik total begitu peluit babak pertama berbunyi di dalam stadion. Publik kini menanti taktik jitu kedua pelatih demi mengamankan tiga poin krusial laga pembuka.

Prakiraan Pemain

Swedia (3-5-2)

  • Kiper: (23) K. Nordfeldt
  • Bek: (8) D. Svensson, (4) I. Hien, (2) G. Lagerbielke
  • Gelandang: (13) K. Sema, (18) Y. Ayari, (16) J. Karlström, (7) L. Bergvall, (21) A. Bernhardsson
  • Penyerang: (9) A. Isak, (17) V. Gyökeres

Tunisia (4-2-3-1)

  • Kiper: A. Chamakh (1)
  • Bek: A. Abdi (2), O. Rekik (4), M. Talbi (3), Y. Valery (20)
  • Gelandang Bertahan: E. Skhiri (17), R. Khedira (13)
  • Gelandang Serang: I. Gharbi (11), H. Mejbri (10), A. Ben Slimane (25)
  • Penyerang: F. Chaouat (19)
#Swedia #Timnas Swedia #Tunisia #Piala Dunia #Piala Dunia 2026 #Tiket Piala Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Luis de la Fuente Bawa Spanyol Juara Piala Dunia, Kontraknya Diperpanjang hingga 2032
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) resmi mengikat Luis de la Fuente hingga 2032.
Frengky Aruan - Senin, 21 September 2026
Luis de la Fuente Bawa Spanyol Juara Piala Dunia, Kontraknya Diperpanjang hingga 2032
Fun
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Kleen ialah seniman yang memfokuskan pada objek, warna, bentuk, atau figur sebagai cara mengekspresikan pesan kebatinan serta emosi yang dia rasakan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Olahraga
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Timnas India awalnya terdaftar sebagai peserta FIFA ASEAN Cup 2026, tergabung di Grup A bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Olahraga
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Kerusuhan adu jotos yang terjadi pasca-final Piala Dunia 2026 yang melibatkan sejumlah anggota skuad Timnas Argentina akhirnya berujung vonis berat.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Olahraga
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Kepala Operasional FIFA, Kevin Lamour, meninggalkan jabatannya kurang dari tiga pekan setelah melontarkan kritik keras terhadap Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Olahraga
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Xavi mendapat tantangan baru bersama Belanda setelah Oranje menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Olahraga
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
QFA melalui pernyataan resminya, Minggu, 2 Agustus, menyebut langkah FIFA menarik proposal tersebut mencerminkan kebijaksanaan dalam menjaga soliditas komunitas sepak bola dunia.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
Indonesia
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Baresi telah memperkuat Rossoneri sejak 1977 dan menjadi salah satu one man club dengan pensiun pada 1997.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Olahraga
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
UEFA mengancam akan memboikot Piala Dunia. Hal itu setelah FIFA mengusulkan kepemilikan saham investor di Piala Dunia.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
Bagikan