Merahputih.com - Ullevaal Stadion menjadi saksi bisu rivalitas klasik dua raksasa Skandinavia memperebutkan harga diri menjelang Piala dunia 2026. Tanpa kehadiran sang monster gol Erling Haaland, armada tuan rumah justru menjelma menjadi mesin tempur menakutkan pemburu kemenangan lewat hasil pertandingan Norwegia vs Swedia 3-1.
Laga uji coba persiapan Piala Dunia 2026 pada Selasa (2/6) WIB tersebut berakhir tragis bagi tim tamu akibat dominasi total pasukan Norwegia sejak menit awal.
Baca juga:
Prediksi Mengejutkan Piala Dunia 2026: Belanda Disebut Jadi Juara, Portugal Harus Gigit Jari
Tuan rumah langsung mengambil kendali permainan secara penuh begitu peluit babak pertama berbunyi. Penyerang tajam Jorgen Strand Larsen membuka keran gol Norwegia pada menit ke-9 memanfaatkan kelengahan barisan belakang lawan.
Larsen tampil menggila sebagai motor serangan utama, mengacak-acak lini pertahanan musuh, lalu melesakkan gol keduanya malam itu. Di antara sepasang gol Larsen, pemain muda berbakat Antonio Nusa turut mencatatkan nama di papan skor, membawa Norwegia memimpin nyaman 3-0 atas Swedia.
Respons Telat Alexander Isak
Memasuki babak kedua, Swedia mencoba keluar dari tekanan berat dengan melakukan penyegaran lini depan. Pelatih memasukkan penyerang andalan Liverpool, Alexander Isak, pada menit ke-62 guna menambah daya gedor.
Kehadiran Isak terbukti memberi dampak positif instan bagi daya serang tim tamu. Penyerang berusia 26 tahun tersebut melakukan akselerasi cepat menyisir sisi sayap sebelum melepaskan tembakan akurat dari dalam kotak penalti. Bola meluncur deras tanpa mampu dihalau kiper Norwegia.
Menatap Panggung Utama Piala Dunia
Papan skor tetap menunjukkan angka 3-1 untuk keunggulan tim tuan rumah hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai. Kemenangan meyakinkan ini menjadi modal penting mendongkrak mentalitas bertanding sebelum turun ke turnamen sesungguhnya.
Baca juga:
Berdasarkan pembagian grup, Norwegia masuk ke dalam Grup I bersama tim kuat Prancis, Senegal, serta Irak. Sementara itu, Swedia memikul tugas berat di Grup F, harus bersaing memperebutkan tiket fase gugur melawan Belanda, Jepang, dan Tunisia.

