Banyak Laporan Penipuan Jual-beli Plasma Konvalesen, PMI Ingatkan Masyarakat Waspada

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 28 Juli 2021
Banyak Laporan Penipuan Jual-beli Plasma Konvalesen, PMI Ingatkan Masyarakat Waspada

Donor plasma konvalesen di PMI Jatim. (Foto: MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Maraknya praktik jual beli plasma konvalesen di media sosial harap diwaspadai oleh masyarakat. Demikian disampaikan oleh Sekretaris PMI Jawa Timur Edi Purwinarto.

"Jika ada yang membutuhkan plasma konvalesen, langsung saja menghubungi PMI setempat, atau UDD (Unit Donor Darah)" kata Edi Purwinarto saat di temui di PMI Jatim, Jalan Embong Ploso, Surabaya, Rabu, (28/7)

Diakui Edi, ada informasi yang menyebut bahwa plasma konvalesen dijadikan ajang bisnis, sehingga menyimpang dari sisi kemanusiaan. Ini terbukti sudah ada laporan yang masuk di PMI.

Baca Juga:

Gibran Wajibkan ASN Penyintas COVID-19 Donor Plasma Konvalesen

Modus yang dilakukan penipu, lanjut Edi, menawarkan donor plasma dengan harga tertentu kepada calon pembeli.

"Kesepakatannya, pembeli wajib mentransfer uang ke pelaku yang menawarkan donor tadi. Ketika sudah ditransfer, pelaku menjanjikan akan tiba di PMI untuk melakukan donor. Tapi, setelah pembeli atau korban ke PMI, ternyata pelaku tidak pernah datang," lanjut Edi.

Edi pun mencontohkan beberapa kasus yang terjadi Sidorarjo. Ada seorang yang datang ke PMI Sidoarjo karena merasa sudah mentransfer uang. Namun, pelaku tidak pernah datang.

"Tempo hari saya juga membaca ada tawaran Rp 20 juta satu kantong PK (plasma konvalesen), ditawari lewat brosur. Tapi sudah saya hapus," ungkapnya.

  Donor plasma konvalesen di PMI Jatim. (Foto: MP/Budi Lentera)
Donor plasma konvalesen di PMI Jatim. (Foto: MP/Budi Lentera)

Menurut Edi, di PMI plasma konvalesen bisa dibeli dengan harga Rp 2 juta per kantong. Kemudian untuk di rumah sakit (RS) harganya Rp 2.250.000, tapi tidak diperjualbelikan untuk umum.

"Kita kalau PMI tidak mengenal harga. Hanya biaya pengganti pengolahan darah, itu sudah diatur PMI pusat. Besarnya di UDD kalau antar-UDD itu Rp 2 juta satu kantong. Untuk RS Rp 2.250.000. Enggak boleh kalau di atas itu, kita bukan jual beli," lanjutnya.

Baca Juga:

Antrean Kebutuhan Plasma Konvalesen Capai 800 Antrean Per Hari

Prosedur pemesanan plasma konvalesen juga wajib dari RS dan tidak bisa perorangan, serta lengkap dengan tanda tangan dokter, data diri pasien, sampel darah serta golongan darah yang dibutuhkan.

"Dari RS atau dokter yang bertanggung jawab wajib minta ke PMI. Individu tidak bisa minta langsung, harus RS. Ketentuannya untuk mengajukan harus lewat dokter penanggung jawab pasien," tuturnya. (Budi Lentera/Jawa Timur)

Baca Juga:

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, Penyintas COVID-19 Bisa Donor Per 14 Hari



#PMI #Donor Darah #Surabaya #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Persebaya Surabaya merayakan 99 tahun dengan meluncurkan anniversary jersey bersama AZA. Simbol ikatan emosional Bonek–Bonita, desain elegan, dan tema “99 Alasan Mencintai Persebaya”.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Indonesia
Diserbu Peserta, Donor Darah HUT ke-65 Bank Jakarta Jadi Bukti Nyata Kepedulian
Aksi donor darah Bank Jakarta dalam HUT ke-65 disambut antusias. Libatkan karyawan hingga masyarakat umum demi dukung stok darah di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Diserbu Peserta, Donor Darah HUT ke-65 Bank Jakarta Jadi Bukti Nyata Kepedulian
Indonesia
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Bank Jakarta menggelar donor darah kolaboratif bersama PWI Jaya dan PMI DKI dalam rangka HUT ke-65. Kegiatan ini wujud kepedulian sosial dan dukung stok darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
Moratorium PMI ke Timur Tengah Dikaji, DPR Minta Pemerintah Siapkan Alternatif Kerja
Komisi IX DPR menanggapi rencana pemerintah yang memberlakukan moratorium PMI ke wilayah konflik Timur Tengah. Hal itu harus dihitung secara matang.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Moratorium PMI ke Timur Tengah Dikaji, DPR Minta Pemerintah Siapkan Alternatif Kerja
Indonesia
PMI Buka Rekening Bantuan Buat Iran, Gandeng Pakistan Buat Beli Obat-Obatan
JK menyampaikan bahwa minggu ini, tim PMI akan ke Islamabad, Pakistan, untuk melakukan pengadaan obat-obatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
 PMI Buka Rekening Bantuan Buat Iran, Gandeng Pakistan Buat Beli Obat-Obatan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Kisah Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia yang Dibanggakan Prabowo di Korsel
Sugianto, PMI asal Indramayu yang menyelamatkan 7 lansia di Korea Selatan, mendapat pujian langsung dari Presiden Prabowo dalam jamuan kenegaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Kisah Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia yang Dibanggakan Prabowo di Korsel
Indonesia
Mudik Lebaran 2026: PMI DKI Dirikan 14 Pos Kesehatan di Terminal, Stasiun hingga Tempat Wisata
PMI DKI Jakarta mendirikan 14 pos kesehatan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Posko tersebar di terminal, stasiun, pelabuhan hingga tempat wisata.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Lebaran 2026: PMI DKI Dirikan 14 Pos Kesehatan di Terminal, Stasiun hingga Tempat Wisata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Bagikan