Bantu Warga Terdampak PPKM Level 4, Kementan Sediakan ATM Beras di Solo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Agustus 2021
Bantu Warga Terdampak PPKM Level 4, Kementan Sediakan ATM Beras di Solo

ATM beras di Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/8). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan berupa 'ATM' beras kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah. Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat kota bengawan yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang belum tercover bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, bantuan ATM beras ini setidaknya bisa menjadi penyangga masyarakat yang berdampak secara sosial akibat pandemi COVID-19. Dengan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat.

Baca Juga:

8,8 Juta Keluarga Bakal Disuplai Bansos Tahap II

"Kami launching ATM beras di Solo ini bersama TNI sebagai bakti sosial, dengan harapan memberikan bantuan kepada masyarakat kita yang terdampak masalah sosial akibat pandemi," kata Syahrul, Kamis (19/8).

Bantuan ATM beras, lanjutnya, tidak hanya dilaksanakan di Kota Solo saja. Program tersebut pernah dilakukan berkali-kali dengan TNI khususnya Angkatan Darat (AD) di daerah yang dianggap membutuhkan.

"ATM beras ini tentu saja ditujukan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan bansos dari Kemensos," papar dia.

Ia mengatakan, ATM beras ini stanby di lima koramil di Solo. Adapun teknisnya akan diserahkan ke Kodim 0735/Solo untuk distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Yang jelas mesin ini sekali pencet keluar 1,5 kilogram per orang untuk dibawa pulang. Teknis jelasnya akan diatur pak Dandim serta koramil setempat karena alatnya ada di Koramil," kata Mentan.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming menambahkan, ATM beras tersebut diperuntukkan bagi warga yang belum tersentuh bantuan apapun. Warga penerima sudah tercatat dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Solo.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo launcing ATM beras di Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/8). (MP/Ismail)
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo launcing ATM beras di Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/8). (MP/Ismail)

"Warga yang belum dapat bansos kita mudahkan bantuan beras lewat mesin ATM beras ini," katanya.

Dandim 0735/Solo, Letkol (Inf) Wiyata Sempana Aji mengatakan, ada 5.000 sasaran penerima beras dari ATM beras bantuan Kementan. Dimana satu orang akan menerima beras sebanyak total 60 kilogram dalam jangka waktu dua bulan.

"Alokasinya kan harian. Satu orang 1 kilogram per hari selama 2 bulan, jadi 0 kilogram. Satu Koramil menyalurkan untuk 1.000 sasaran. Untuk daftar penerimanya kita terima daftar dari Dinsos Solo," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pemprov DKI Distribusikan Bansos Beras di Kepulauan Seribu

#Bantuan Sosial #Dana Bansos #Kementan #Beras
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ 2026 Belum Cair, Ini Klarifikasi Dinsos
Dinsos DKI Jakarta menyebut bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ 2026 belum cair karena masih dalam tahap administrasi. Bantuan dipastikan tetap disalurkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ 2026 Belum Cair, Ini Klarifikasi Dinsos
Berita Foto
Raker Mentan dan Menteri KKP dengan Komisi IV DPR Bahas Kesiapan Pangan Jelang Puasa Ramadhan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Sudaryono (kiri), Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (kedua kanan) dan Wamen KKP Didit Herdiawan (kanan)
Didik Setiawan - Selasa, 03 Februari 2026
Raker Mentan dan Menteri KKP dengan Komisi IV DPR Bahas Kesiapan Pangan Jelang Puasa Ramadhan
Indonesia
Pemerintah Siapkan 870 Hektare Buat Tanaman Perkebunan
Dari sisi ketahanan energi, program ini juga bertujuan untuk menghasilkan komoditas-komoditas yang mampu menjadi sumber energi untuk biofuel, seperti singkong, tebu, hingga kelapa sawit.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Pemerintah Siapkan 870 Hektare Buat Tanaman Perkebunan
Indonesia
Viral Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Polisi Pastikan Dagangan Suderajat Aman
Penjual es gabus di Kemayoran, Suderajat, viral setelah dituduh menjual es berbahan spons. Ia pun diberi bantuan berupa motor dan modal usaha.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Viral Dituduh Jual Es Gabus dari Spons, Polisi Pastikan Dagangan Suderajat Aman
Indonesia
Kabar Gembira BLT dan Bantuan Pangan Mulai Disalurkan Februari 2026
Kementerian Sosial mengkonfirmasi BPNT pada 2026 diberikan sebesar Rp 200.000 per bulan kepada setiap KPM. Bantuan tersebut disalurkan per tahap setiap triwulan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Kabar Gembira BLT dan Bantuan Pangan Mulai Disalurkan Februari 2026
Indonesia
Rehabilitasi Sawah Rusak Rp 5 Triliun, DPR Minta Pengawasan Ketat
Bencana banjir dan longsor merusak lahan pertanian juga menghancurkan hasil panen, benih yang telah ditanam, serta sarana produksi pertanian lainnya.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Rehabilitasi Sawah Rusak Rp 5 Triliun, DPR Minta Pengawasan Ketat
Indonesia
Mentan Amran Targetkan Rehabilitasi Lebih dari 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Aceh hingga Sumbar
Program ini diharapkan mampu memulihkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah terdampak.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Mentan Amran Targetkan Rehabilitasi Lebih dari 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Aceh hingga Sumbar
Indonesia
Indonesia Surplus Beras 3,5 Juta Ton, DPR Ingatkan Jangan Abaikan Petani
Anggota DPR Rina Saadah mengapresiasi swasembada beras 2025 dengan surplus 3,5 juta ton. DPR minta produksi berkelanjutan dan petani tetap sejahtera.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Indonesia Surplus Beras 3,5 Juta Ton, DPR Ingatkan Jangan Abaikan Petani
Indonesia
Kementan Janji Serap 4 Juta Ton Gabah Petani di 2026
Peningkatan luas tanam tersebut diyakini akan mendorong produksi beras nasional, selama tidak terjadi bencana alam besar atau gangguan signifikan yang dapat menghambat proses tanam dan panen petani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Kementan Janji Serap 4 Juta Ton Gabah Petani di 2026
Indonesia
Pemerintah Bersiap Ekspor Beras Setelah Swasembada
Kesiapan produksi dan stok di gudang Perum Bulog yang mencapai 3,25 juta ton di awal 2026 ini, memadai untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus pasar internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Pemerintah Bersiap Ekspor Beras Setelah Swasembada
Bagikan