Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bantu PKL, Pelajar Ramai-ramai Pungut Sampah di Malioboro

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 01 November 2017
Bantu PKL, Pelajar Ramai-ramai Pungut Sampah di Malioboro

Pelajar di Yogyakarta bantu PKL bersihkan Malioboro. (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan pelajar nampak beramai-ramai membersihkan pedestrian Jalan Malioboro di depan Benteng Vrede Berg. Beberapa nampak menyapu lantai pedestrian. Pemuda lainnya mencabut poster iklan yang menempel di dinding ruko. Beberapa lainnya mencoba mengambil sampah di dalam selokan kecil.

Disisi lain beberapa pemuda terlihat tengah mengambil sampah dari lubang tanaman di pedestrian depan mall Malioboro. Pemuda lainnya tampak sedang mengecat tembok di depan Hotel Ina Garuda. Kesibukan ini ada di dalam kegiatan resik malioboro Selasa (31/10) pagi. Para pelajar turut berpartisipasi dalam kegiatan rutin pemerintah ini. Selain pelajar, ratusan PKL dan komunitas warga turut membersihkan pedestrian Malioboro.

Salah seorang siswa, Michelle Patricia merasa senang bisa ikut membersihkan Malioboro. Ia ikut membersihkan Maliobro karena diminta oleh sang guru. Ia datang bersama puluhan teman satu sekolahnya. Ia tak merasa jijik walaupun harus memumut sampah dari dalam selokan. “Ini pas pelajaran olahraga kami diminta bantu kerja bakti disini. Senang bisa bikin bersih Malioboro,” ujar siswa kelas X SMA Budhi Utama Yogyakarta.

Kegiatan resik Malioboro adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta setiap 35 hari sekali tepat di hari Selasa Wage. Dalam kegiatan resik Malioboro seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) libur dan tidak jualan. Lapak daganganpun dibersihkan dari pedestrian Malioboro. Mereka memberi kesempatan kepada para pejalan kaki untuk menikmati kawasan Malioboro yang tenang dan damai. Para PKL-pun turut melakukan bersih-bersih Malioboro.

Sementara itu Kordinator Komunitas Garuk Sampah, Bekti Maulana menjelaskan kegiatan bersih-bersih dimulai sekitar pukul 03.00 WIb. Saat itu mobil pembersih jalan dari Dinas Lingkungan Hidup (DHL) kota Yogyakarta menyiramkan air di jalan Malioboro. Para PKL mulai membersihkan lantai pedestrian sekitar pukul 05.00 WIb. “Bulan ini sampah visual juga dibersihkan. Ada banyak poster iklan tertempel di dinding ruko-ruko Malioboro yang kami cabut. Lalu tembok itu kami cat ulang,” jelas Bekti.

Pantauan merahputih.com pedestrian sisi barat Malioboro tampak bersih dari lapak PKL. Suasana pedestrian terasa lenggang tanpa PKL. Warga dan wisatawanpun mengabadikan moment langka dengan telepon genggam. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor Merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lain dalam artikel: Tiga Partai Ini Dinyatakan Lolos Kelengkapan Berkas oleh KPU

#Yogyakarta #Malioboro #Jalan Malioboro #Pedagang Kaki Lima
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Bagikan