Bantah Istana, NasDem Ungkap Jokowi yang Undang Surya Paloh Makan Malam
Ahmad Sahroni. (ANTARA/Laily Rahmawaty/aa)
MerahPutih.com - Partai NasDem membantah pihak Istana yang menyatakan bahwa Surya Paloh ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni menegaskan, ucapan itu keliru, bahwa Presiden Jokowi yang punya hajat mengundang Ketum NasDem Surya Paloh makan malam di Istana Negara.
Baca Juga:
Usai Bertemu Surya Paloh, Jokowi Klaim Ingin Jembatani Semua Pihak
"Pak Jokowi mengundang Pak Surya Paloh makan malam di Istana," tulis akun Instagram resmi Ahmad Sahroni @ahmadsahroni88, Senin (19/2).
Sebelumnya, Presiden Jokowi menerima kunjungan Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh di Istana Negara Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pada Minggu malam (18/2).
Koordinator Staf Presiden Ari Dwipayana menuturkan, bahwa Surya Paloh yang lebih dahulu memohon untuk bertemu dengan Presiden Jokowi.
Baca Juga:
Istana Klaim Pertemuan Jokowi-Surya Paloh Bahas Agenda Kebangsaan
"Sebelumnya, Bapak Surya Paloh menyampaikan permohonan untuk menghadap Bapak Presiden," ujarnya.
Merespons permintaan Surya Paloh tersebut, akhirnya Presiden Jokowi menerima Surya Paloh untuk makan malam pada Minggu di Istana.
"Sebagai tanggapan atas permohonan tersebut, Bapak Presiden mengalokasikan waktu untuk menerima Bapak Surya Paloh, malam hari tadi di Istana Merdeka," tuturnya. (Asp)
Baca Juga:
Jokowi Panggil Surya Paloh ke Istana, Sahroni Sebut Silaturahmi biasa
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan