MerahPutih.com - Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) Dudi Gardesi mengaku sebanyak 76 pompa penyedot air rusak akibat banjir yang mengepun Ibu Kota pada awal tahun atau 1 Januari 2020 kemarin.
"Total pompa yang rusak setelah tanggal 1 (Januari 2020) itu 76," kata Dudi saat dikonfirmasi, Rabu (8/1).
Baca Juga
Dudi menerangkan, bahwa total pompa yang digunakan saat kejadian banjir menerjang Jakarya kemarin sebanyak 478 unit dengan kapasitas 500.000 liter per detik.
Dudi menuturkan, 76 pompa yang rusak itu tersebar di 40 rumah pompa di berbagai lokasi kawasan Ibu Kota. Namun Dudi tak merinci di manah saja lokasinya.
Dudi pun menerangkan, total rumah pompa yang ada di Jakarta sebanyak 176.
Baca Juga
Pemprov DKI Akui Sejumlah Pompa Air Terendam Saat Banjir Kepung Jakarta
"Total ada 176 rumah pompa kami. Ada yang 40 yang bermasalah setelah banjir tanggal 1 (Januari 2020) kemarin," papar dia.
Dudi mengaku, setelah banjir kemarin surut pihaknya langsung memperbaiki sejumlah pompa dan rumah pompa yang rusak tersebut.
Ia pun berharap pompa tersebut dapat bekerja dengan baik ketika menghadapi kejadian banjir yang akan datang. Apalagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan ada cuaca ekstrem pekan ini di Jakarta yang mengakibattakan naiknya permukaan air laut.
Baca Juga
Diperiksa Polisi karena Jakarta Kebanjiran, Anak Buah Anies Beberkan Fungsi Pompa Air
"Semoga jumlah pompa air itu sudah bekerja secara optimal lagi," tutupnya (Asp)