MerahPutih.com - Libur panjang Imlek 2026 berlangsung dengan mobilitas penumpang kereta api yang tinggi.
Namun, perjalanan kereta api jarak jauh menghadapi kendala karena adanya banjir di wilayah DAOP 4 Semarang.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menjelaskan, pada lintas utara, khususnya di wilayah Daop 4 Semarang, sempat dilakukan pengaturan operasional akibat luapan air di beberapa titik.
"Saat ini, kondisi tersebut telah berangsur normal,” ujar Anne kepda wartawan di Jakarta, Senin (16/4).
Terdapat tiga titik genangan air di wilayah Daop 4 Semarang yang berdampak pada pengaturan operasional perjalanan kereta api di lintas utara.
Baca juga:
1,3 Juta Tiket Kereta Api Jarak Ludes Diborong untuk Mudik, Efek Diskon Lebaran 2026
Pada petak jalan Tegowanu–Brumbung, Grobogan, Jawa Tengah di BH 46 Km 21+9/0 serta petak jalan Gubug–Tegowanu di BH 59 Km 27+9/0, diberlakukan pembatasan kecepatan sementara Taspat 60 km per jam untuk jalur hulu dan hilir.
Sementara itu, pada petak jalan Karangjati–Gubug Km 32+5/7, jalur hilir sempat diberlakukan Semboyan 3 mulai pukul 10.08 WIB dan update terakhir 11.27 WIB berangsur pulih dengan kecepatan terbatas 20km/jam serta jalur hulu tetap dalam kondisi normal.
Pengaturan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keselamatan perjalanan. Secara bertahap, perjalanan kereta api di lintas tersebut kembali berjalan sesuai ketentuan operasional.
Anne juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan sebagian pelanggan di lintas utara.
Baca juga:
Libur Panjang Imlek 2026, ini 10 Relasi Favorit untuk Perjalanan Kereta Api
"Tim prasarana terus melakukan pemantauan debit air dan inspeksi berkala guna memastikan keamanan serta kelancaran perjalanan kereta api yang melintas di jalur tersebut,” tutup Anne.
Bagi pelanggan yang memilih perjalanan kereta api melintasi jalur utara, diimbau untuk memperbarui informasi melalui Contact Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, atau media sosial resmi KAI 121.
Sekadar informasi, hingga 16 Februari 2026 pukul 11.00 WIB, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 13 sampai 17 Februari 2026 telah mencapai 910.656 tiket dari total 825.303 tempat duduk yang disediakan, atau setara 110,34 persen.
Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan yang terus berlangsung. (knu)