Banjir di Cirebon Rendam 5.000 Rumah Warga

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 17 Februari 2017
Banjir di Cirebon Rendam 5.000 Rumah Warga

Banjir rendam tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (15/2). (Foto MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat memprediksi sedikitnya 5.000 rumah di tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon yang terendam banjir besar pada Rabu (15/2).

Adapun wilayah yang terjadi terendam banjir yakni di Kecamatan Lemahabang yang diakibat luapan sungai Singaraja -Singaratu, banjir melanda Desa Lemahabang Blok pande, Desa Tuk Karangsuwung Blok Pulounrus, Desa Cipeujeuh Wetan Blok peradenan Desa Sigong Blok Cantilan 1 dan Desa Asem Blok Dongko Ponpes Darusalam dengn ketinggian air sekitar 50 cm - 100 cm

Di Kecamatan Astanajapura yang diakibat luapan sungai Cikanci, air setinggi 50 cm-100 cm melanda Desa Kanci Wetan, Desa Buntet, Desa Mertapada, dan Desa Astanajapura.

Di Kecamatan Gebang yang diakibatkan curah hujan yang tinggi, saluran drainase yang tidak berfungsi, banjir melanda Desa Gebang Ilir, Gebang Udik, Gebang Kulon, Gebang Mekar, Gebang, Playangan, Melaksari, Kalimekar, Kalipasung, dengan ketinggian air sekitar 50 cm-100 cm.

Di Kecamatan Pangenan yang diakibatkan meluapnya sungai Singaraja, diantaranya Desa Astanamukti, Japura Lor, Japura Kidul, Japurabakti, Pengarengan dengan ketinggian air sekitar 50 cm-75 cm

Kecamatan Pabedilan yang diakibatkan curah hujan yang tinggi air merendam rumah warga setinggi 40 cm di Desa Tersana, Silihasi dan Pabedilan Kulon.

Di kecamatan Beber, tanah di sisi jembatan yang menghubungkan Desa Greged dengan Desa Cikancas di Blok Bakom, tergerus oleh arus sungai yang meluap sehingga jembatan tersebut ditutup.

Selain itu, tanah di sisi jembatan Cigoek yang menghubungkan Desa Cikancas dengan Desa Kamaranglebak Kecamatan Beber, Tergerus oleh arus sungai yang meluap sehingga jembatan tersebut tidak bisa dilewat.

Terkikisnya tanah di sisi jembatan yang menghubungkan Desa Sindangkasih dengan Desa Sindanghayu, sehingga jalan jembatan ditutup. Desa Gemulung Tonggo Kecamatan Greged di blok pengasinan RT 03 RW 04, tanah longsor akibat hujan yang sangat lebat sehingga jalan tertutup tanah longsor diperkirakan dengan ketebalan 4 meter sepanjang kurang lebih 20 meter.

Sementara itu di Kecamatan Susukanlebak, terkikisnya bantaran Sungai Cimanis di Desa Karangmangu Blok Desa RT.RW.01/01, mengakibatkan pohon kelapa roboh menimpa dapur rumah warga milik Suhendi.

Namun, tidak ada korban jiwa dari banjir ini sedangkan kerugian materil masih dalam pendataan.

Berita ini berdasarkan liputan Mauritz, kontributor atau reporter merahputih.com yang bertugas di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Untuk mengikuti berita lainnya, baca juga: Jalur Pantura Banjir, Polisi Lakukan Contraflow.

#Banjir #Cirebon #Kota Cirebon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Persoalan penyempitan tersebut cukup serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi semakin memperkecil daya tampung sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Indonesia
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Sebagian besar wilayah Jawa Barat mulai memasuki musim hujan pada November 2026 dengan puncak musim hujan diprakirakan Februari 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Bagikan