Sinyal dan Listrik Sudah Normal di Aceh Tamiang, Lumpur Masih Jadi Masalah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Sinyal dan Listrik Sudah Normal di  Aceh Tamiang, Lumpur Masih Jadi Masalah

Warga membersihkan toko usai banjir di Aceh Timur, Minggu (14/12/2025). ANTARA/Hayaturrahmah

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kawasan yang dilanda banjir Sumatera akhir bulan November 2025 dulu, mulai berangsur pulih dengan sudah dimulainya perbaikan infrastruktur secara bertahap.

Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi memastikan pasokan listrik dan jaringan internet di wilayahnya telah kembali normal pascabanjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada akhir November 2025.

Kepastian tersebut disampaikan Armia saat rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar DPR RI di Aceh, Selasa (30/12). Dalam forum tersebut, ia melaporkan perkembangan terbaru penanganan dampak banjir di Aceh Tamiang.

“Kami laporkan untuk listrik sudah menyala, alhamdulillah, dan juga sinyal Telkomsel, terima kasih, sudah menyala,” kata Armia.

Baca juga:

Kabar Gembira! Dana Tunggu Korban Banjir Sumatera Rp 600 Ribu Per Bulan Segera Cair

Jenderal bintang dua ini juga menyebut sektor perekonomian mulai berangsur membaik seiring dengan pembersihan wilayah terdampak. Sejumlah aktivitas perdagangan kembali berjalan, terutama melalui pasar-pasar darurat yang mulai bermunculan di berbagai titik.

“Kemudian untuk sentra ekonomi juga alhamdulillah, begitu dibersihkan sudah ada pasar-pasar kaget yang mulai berjualan, betul-betul sayuran, berjualan telur dan sebagainya,” ujarnya.

Armia menambahkan, pemerintah daerah telah membersihkan pasar utama dan berencana mengembalikan para pedagang ke lokasi tersebut setelah proses pembersihan selesai sepenuhnya. Langkah itu dilakukan agar aktivitas jual beli tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Kami juga sudah membersihkan pasar kami, sehingga nanti apabila sudah benar-benar 100 persen bersih, para penjual ini akan dimasukkan ke pasar-pasar tersebut,” tuturnya.

Selain itu, ia memastikan arus lalu lintas dan distribusi logistik dari Medan menuju Banda Aceh maupun sebaliknya relatif lancar. Meski demikian, masih terdapat sejumlah kendala akibat kondisi jalan yang rusak.

“Untuk arus lalu lintas dan logistik lancar, walaupun masih ada beberapa jalan yang macet karena kondisi aspal yang mulai keropos atau berlubang,” kata Armia.

Ia mengungkapkan, tantangan terbesar kini berada di wilayah pedesaan yang masih tertutup lumpur. Pemerintah daerah membutuhkan tambahan alat berat untuk mempercepat pembersihan di 216 desa terdampak.

Mantan Wakapolda Aceh ini berharap pembersihan lumpur dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan agar aktivitas ekonomi dan pertanian kembali normal.

Dampak banjir juga dirasakan sektor pertanian. Sekitar 8.000 hektare sawah tertimbun lumpur, meski sebagian petani tetap berupaya menanam padi di lahan terdampak. (Pon)

#Banjir Sumatra #Banjir #Aceh
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Waka Komisi IV DPR Pertanyakan Anggaran Bencana Sumatra Rp 60 T yang Mengendap di Kemenkeu
Kemenkeu diminta tidak jalan sendiri dalam penanganan pascabencana banjir di Sumatra dan tetap memperkuat koordinasi dengan kementerian serta lembaga terkait.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Waka Komisi IV DPR Pertanyakan Anggaran Bencana Sumatra Rp 60 T yang Mengendap di Kemenkeu
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Daerah Terdampak Bencana Sumatra Dapat Tambahan TKD
Tambahan dana tersebut terdiri atas Rp 1,65 triliun untuk Aceh; Rp 6,35 triliun untuk Sumatra Utara; dan Rp 2,63 triliun untuk Sumatra Barat.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Daerah Terdampak Bencana Sumatra Dapat Tambahan TKD
Indonesia
Dasco Sebut Induk Anggaran Rp 100 Triliun untuk Rekonstruksi Bencana Sumatra Sesuai Rencana
Rincian alokasi anggaran tiap tahunnya yakni Rp 38,9 triliun pada 2026, Rp 32,9 triliun pada 2027, dan Rp 28,2 triliun pada 2028.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Sebut Induk Anggaran Rp 100 Triliun untuk Rekonstruksi Bencana Sumatra Sesuai Rencana
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Bagikan