Bangkit di Tengah Pandemi, Airlangga Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan KUR

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 24 September 2021
Bangkit di Tengah Pandemi, Airlangga Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan KUR

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau UMKM dan memberikan bantuan pelaku usaha di Solo, Jumat (24/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sektor UMKM menjadi fokus utama pemerintah dalam misi program membangkitkan ekonomi akibat terdampak COVID-19. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) disalurkan untuk membantu modal usaha.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pun langsung ikut turun tangan menyerap aspirasi warga dengan berdialog langsung dengan beberapa pelaku usaha mikro yang tergabung dalam Komunitas UMKM usAHA di Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah. Tidak hanya itu, politikus Golkar tersebut rela menjadi pembina komunitas UMKM usAHA.

"Di Solo terdapat banyak UMKM. Mereka butuh perhatian karena terdampak juga pandemi COVID-19," ujar Airlangga, Jumat (24/9).

Baca Juga:

PT Sarinah Disuntik Rp 50 Miliar Biar UMKM Bisa Ekspor

Dikatakannya, dalam wadah UMKM usAHA ini terdapat ribuan binaan. Ia pun ingin melihat langsung bagaimana kondisi pelaku UMKM dalam bertahan di tengah situasi sekarang masih pandemi COVID-19.

"Banyak testimoni masuk ke saya, hampir sama di berbagai daerah, termasuk di Solo, akibat pandemi COVID-19, pendapatan turun sampai 50 persen," katanya.

Sekarang dengan situasi COVID-19 mereda, lanjut dia, pelaku UMKM ini mulai bangkit.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau UMKM dan memberikan bantuan pelaku usaha di Solo, Jumat (24/9). (MP/Ismail)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau UMKM dan memberikan bantuan pelaku usaha di Solo, Jumat (24/9). (MP/Ismail)


Airlangga mengatakan, pemerintah punya berbagai program untuk UMKM seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga hanya tiga persen, yang bisa dimanfaatkan untuk UMKM mengembangkan usaha.

"Silakan pelaku UMKM bisa memanfaatkan KUR. Kita dorong mereka agar bangkit supaya ekonomi nasional terkerek positif," ucap dia.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, pihak diminta menjadi pembina komunitas UMKM usAHA. Demi membangkitkan ekonomi nasional UMKM ini harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

Baca Juga:

Pasar Kratif Bandung Diharapkan Bikin UMKM Dapat Pasar Baru Saat PPKM

Koordinator UMKM usAHA Solo Yuhan Perdana mengatakan, di Solo sudah ada 255 pelaku UMKM yang bergabung. Untuk wilayah Jateng dan DIY ada 2080 UMKM, dan jumlah seluruhnya secara nasional ada 11.325 UMKM yang tersebar di 28 kabupaten/kota di Pulau Jawa.

"Melalui wadah ini setidaknya UMKM bisa bertahan dan bangkit dari hantaman pandemi," kata dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Aplikasi PeduliLindungi Bakal Dikembangkan untuk Pembayaran UMKM

#Airlangga Hartarto #UMKM #Kota Solo #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tak Cukup Perkuat Tata Kelola, Bank Jakarta Punya Strategi Khusus Dekati Pelaku UMKM
Bank Jakarta memperkuat tata kelola perusahaan dan memperluas akses layanan UMKM. Dirut Agus H Widodo juga mengungkap jumlah nasabah mencapai 4 juta orang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Tak Cukup Perkuat Tata Kelola, Bank Jakarta Punya Strategi Khusus Dekati Pelaku UMKM
Indonesia
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Dampak penyaluran kredit program tidak hanya terlihat dari penyerapan tenaga kerja, tetapi juga dari peningkatan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan keluarga pelaku usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Berita Foto
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Head of Product, Portfolio and Partnership Bank Saqu, Martina Setiadinata memberikan pemaparan di Jakarta, Rabu (20/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Usaha mikro memiliki modal usaha paling banyak Rp 1 miliar atau hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 2 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Indonesia
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari 18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Kementerian berfokus menyempurnakan aturan teknis dan menuntaskan perjanjian kerja sama penyaluran dengan PNM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari  18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Indonesia
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Program tersebut akan menyasar 25 juta warga berusia 17 tahun ke atas yang termasuk kelompok desil 1 hingga 4.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Bagikan