Bandung Masuk Pancaroba, Waspada Cuaca Ekstrem dan Kebakaran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 April 2021
Bandung Masuk Pancaroba, Waspada Cuaca Ekstrem dan Kebakaran

Citra Satelit. (Foto: BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebagian besar wilayah di Jawa Barat termasuk Kota Bandung, masuk masa pancaroba atau peralihan antara dua musim, yaitu dari musim hujan ke musim kemarau. Masa pancaroba biasanya disertai fenomena, hujan deras dengan durasi singkat, angin kencang, petir, puting beliung, dan hujan butiran es.

BMKG memprediksi, selama masa pancaroba yang berlangsung hingga Mei 2021, cuaca menjadi tidak menentu. Sebagian wilayah terasa panas, dan di sebagian lagi hujan deras lebih sering terjadi.

Baca Juga:

Siklon Tropis Timbulkan Cuaca Ekstrem Sejumlah Wilayah

Koordinator Data dan Informasi BMKG Kota Bandung Rasmid mengatakan, hal itu terjadi karena saat ini memang masih ada sebagian wilayah yang masih memiliki potensi hujan cukup tinggi. Itu disebabkan karena pada musim hujan kemarin terbilang cukup ekstrem, yaitu curah air hujan 40 persen lebih tinggi dari biasanya.

"Karena beberapa fenomena bertumpuk di waktu bersamaan. Seperti La nina, itu menyumbang uap air untuk wilayah Indonesia. Ada juga fenomena gangguan iklim atau cuaca di sekitar khatulistiwa," terang Rasmid, di Bandung, Selasa (21/4).

Mengantisipasi terjadinya bencana di masa pancaroba dan menjelang musim kemarau, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) selalu siap siaga selama 24 jam dan terus melakukan langkah-langkah mitigasi.

"Dalam penanggulangan bencana kami sudah siap, baik dari segi alat maupun SDM. Peralatan kami sudah mumpuni di saat terjadi hujan deras dan angin kencang," ungkap Kepala Seksi Tanggap Darurat dan Logistik Diskar PB Kota Bandung, Roby Darwan.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan warga saat memasuki masa pancaroba. Di antaranya yaitu warga harus mampu mengenali dan menjaga lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Citra Satelit BMKG
Citra satelit BMKG. (Foto: Antara)

"Misalnya sering banjir. Mereka harus sudah mulai bisa mitigasi untuk keluarganya dan warganya, sehingga banjir itu tidak menyebabkan kerugian bagi mereka," terangnya.

Apalagi saat musim kemarau nanti tak hanya lingkungan, tetapi warga diimbau untuk lebih sering mengecek instalasi listrik di rumahnya. Terlebih jika rumah mereka terbuat dari bahan yang mudah terbakar, seperti kayu.

"Karena ketika kayu yang kering terkena percikan listrik itu apinya bisa cepat tinggi. Jadi jangan lupa sering mengecek terutama aliran listrik, karena dari kasus kebakaran yang kami terima itu sering terjadi karena konsleting listrik," ujar Roby. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

23 Wilayah di Tanah Air Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrim dan Hujan Lebat

#Cuaca Buruk #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Sejumlah Wilayah Bakal Diguyur Hujan Hari Ini, Kabut Asap Menuju Indonesia Timur
Asap atau kabut diprakirakan terjadi di Bandar Lampung, Lampung; Denpasar, Bali; Pontianak, Kalimantan Barat; Samarinda, Kalimantan Timur; Palu, Sulawesi Tengah; Gorontalo; Kendari, Sulawesi Tenggara; dan Manokwari, Papua Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Sejumlah Wilayah Bakal Diguyur Hujan Hari Ini, Kabut Asap Menuju Indonesia Timur
Indonesia
Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Banjir Rob
Prakiraan cuaca BMKG 24 Oktober 2026 berpotensi hujan lebat, petir, dan angin kencang.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Banjir Rob
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat, 23 Oktober 2026: Hujan, Kabut, dan Ancaman Awan Cumulonimbus
Prakiraan cuaca BMKG Jumat, 23 Oktober 2026, menunjukkan hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia. Waspadai hujan petir, kabut, dan awan cumulonimbus.
Frengky Aruan - Jumat, 23 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat, 23 Oktober 2026: Hujan, Kabut, dan Ancaman Awan Cumulonimbus
Indonesia
Hujan Diprakirakan Guyur Jakarta Jumat Sore hingga Malam
Pada sore hingga malam, hari wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan diperkirakan hujan ringan hingga sedang.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Hujan Diprakirakan Guyur Jakarta Jumat Sore hingga Malam
Berita Foto
Jakarta Makin Gerah, Ini Penjelasan BMKG soal Kondisi Cuaca
Sejumlah pejalan kaki memakai payung saat beraktivitas di Kawasan Dukuh Atas, Bundaran HI, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Jakarta Makin Gerah, Ini Penjelasan BMKG soal Kondisi Cuaca
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026, mencakup potensi hujan ringan, udara kabur, Siklon Tropis Champi, dan gelombang tinggi hingga 4 meter.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Indonesia
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 189 titik.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Prakiraan cuaca BMKG Senin, 19 Oktober 2026: hujan petir, gelombang tinggi hingga 4 meter, dan potensi banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Bagikan