Bandingkan dengan India, Ini Kritik Megawati Soal Pemilu

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 29 Januari 2018
Bandingkan dengan India, Ini Kritik Megawati Soal Pemilu

Kunjungan tim verifikator KPU dan Bawaslu ke kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (29/1). (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan perlunya pembenahan dalam gelaran pemilu di tanah air. Hal ini guna meningkatkan kematangan parpol dalam berpolitik dan pembelajaran dalam berdemokrasi.

Hal itu juga yang mendorong Megawati mendukung keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan verifikasi faktual bagi seluruh parpol.

"Saya sangat setuju dengan keputusan MK, karena ini pembelajaran bagi perpolitikan, pematangan parpol," Kata Megawati saat dikunjungi tim verifikator KPU dan Bawaslu, di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (29/1).

Meski demikian, Presiden ke-5 RI ini mengatakan ada yang perlu digarisbawahi sebagai masukan buat penyelenggara pemilu.

Pertama, soal kotak suara. Dia pun mencontohkan kotak suara pemilu di India yang dinilai berbeda dengan di tanah air.

"Kita perlu membenahi kotak suara, di India tidak seperti yang kita miliki, rakyat India 1,3 miliar dewasa ini," kata Mega.

Namun secara tegas, putri Bung Karno itu tidak menjelaskan detail seperti apa perbedaan kotak suara di India dengan di Indonesia.

Kedua, Megawati menyoroti soal netralitas aparat negara. Menurutnya, beberapa kali pemilu kendala rutin yang dihadapi adalah netralitas.

"Kendala yang kami alami, kenetralan, KPU/Bawaslu, harus menyikapi hal itu," imbaunya.

Sehingga, dengan pembenahan yang dilakukan terus menerus akan berdampak baik bagi sistem demokrasi bangsa ini.

"Dengan demikian saya berharap pemilu dapat memberikan manfaat bagi rakyat. Semoga kerja sama ini terus berlangsung," pungkas Mega. (Fdi)

Baca juga berita lainnya terkait pemilu dalam artikel: SBY Tegaskan Partai Demokrat Siap Hadapi Kontestasi Pemilu

#Megawati Soekarnoputri #Pemilu
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mensesneg, Prasetyo Hadi, merespons usulan soal e-voting Pilkada. Ia meminta hal itu membutuhkan kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Indonesia
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi ideologis kepada seluruh kader PDIP untuk bergotong royong menolong korban bencana alam di Sumatera.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Indonesia
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Kehadiran Megawati menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Bagikan