Baliho Ridwan Kamil Calon Presiden Bermunculan di Sejumlah Wilayah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 11 Januari 2022
Baliho Ridwan Kamil Calon Presiden Bermunculan di Sejumlah Wilayah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (10/1/2022). ANTARA/HO-Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah tokoh nasional dan daerah mulai bermunculan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Salah satunya tokoh daerah dari Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sejumlah baliho berukuran besar berisi tulisan-tulisan dukungan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mulai bermunculan di sejumlah wilayah, di antaranya di Tasikmalaya dan Kabupaten Cianjur.

Dukungan kepada Kamil dalam bentuk baliho-baliho itu mengarah pada dukungan agar dia menjadi pemimpin baru Indonesia mendatang, di antaranya oleh Relawan Kebangsaan 24 yang digagas Asep Komarudin.

Komarudin, Selasa (11/1), mengatakan, Kamil dinilai sosok yang layak memimpin Indonesia dan sebagai sosok pemimpin muda yang berhasil membawa daerah yang dipimpinnya meraih berbagai penghargaan, mulai dari Bandung hingga Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:

Ridwan Kamil Bantah Cuma Fokus Bangun Alun-alun

Provinsi Jabar menjadi salah satu provinsi pendulang suara pada semua Pemilu karena jumlah penduduknya yang banyak.

Ia juga menilai, Kamil dengan berbagai torehan prestasinya layak menjadi tokoh muda alternatif pemimpin bangsa yang bisa membawa Indonesia tampil juara dan maju di dunia internasional.

"Relawan Kabangsaan 24 hadir untuk mendukung dan bekerja keras memenangkan Ridwan Kamil pada ajang Pilpres 2024 mendatang. Para relawan ini ingin menorehkan keberhasilan RK di level nasional," kata dia, dikutip Antara.

Tak hanya itu, Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Jawa Barat mendukung atau mendorong Kamil untuk maju atau menjadi calon presiden pada Pemilu 2024.

Wakil Ketua Umum PABPDSI Supendi mengatakan, dukungan itu berawal saat Kamil diangkat menjadi Bapak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Indonesia dalam acara Rapat Kerja Nasional BPD di Gedung Merdeka Bandung, bulan lalu.

Baca Juga:

Ridwan Kamil Belum Tahu Status Hukum Rahmat Effendi

Menurut dia, PABPDSI dan BPD dari seluruh Indonesia saat itu menginginkan pola pikir dan gagasan Kamil --latar pendidikan insinyur arsitektur-- dalam membangun desa diterapkan juga di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, kata Supendi, hal inilah yang menjadi pemicu pihaknya mendorong Kamil untuk menjadi calon presiden pada Pemilu 2024.

Salah satu baliho dukungan itu terpasang di Tugu Tauco di Kabupaten Cianjur, di persimpangan Jalan Dr Muwardi dan Jalan HOS Cokroaminoto.

Foto Kamil mengenakan rompi hijau dengan kaus hitam berkacamata hitam terpampang jelas. Di samping foto terdapat tulisan "Emang Sih Roda Dua, Tapi Hati Kita Tak Pernah Mendua Untuk Indonesia". Di bagian kiri bawah baliho tertulis "RK For President 2024". (*)

Baca Juga:

Ridwan Kamil Serahkan Kebijakan PTM 100 Persen pada Bupati/Wali Kota

#Ridwan Kamil #Pilpres #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Lula da Silva Menangkan Masa Jabatan Presiden Brasil ke-4
Kemenangan tersebut memberi Lula masa jabatan presiden keempat yang tidak berurutan, setelah menang pada 2002, 2006, dan 2022.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Lula da Silva Menangkan Masa Jabatan Presiden Brasil ke-4
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Bagikan