Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
sekolah

Pengakuan Bandar Kunci Jawaban Ujian Nasional Ngilmu di Negeri Aing

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Kamis, 29 Juli 2021
Pengakuan Bandar Kunci Jawaban Ujian Nasional Ngilmu di Negeri Aing

Lika liku sang bandar kunci UN (Foto: MP/IFTINAVIA PRADINANTIA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

POPON, bukan nama sebenarnya, tak secemas teman-teman satu sekolahnya jelang Ujian Nasional (UN) pada enam tahun silam. UN kala itu menjadi momok bagi para siswa. Nasib tiga tahun ditentukan dalam tiga hari. Satu saja nilai tak memenuhi standar maka dinyatakan tidak lulus.

Beberapa siswa memilih mati-matian belajar sampai harus bimbingan belajar di luar sekolah ditambah les privat. Beberapa lain memilih pasrah dengan harapan dapat kunci jawaban atau menunggu contekan dari teman. Popon salah satu murid pasrah bukan karena nunggu contekan, atau mengharap bocoran soal, melainkan bandar kunci jawaban.

Popon tinggal di salah satu kota di Jawa Tengah mengaku beroleh kunci jawaban soal UN dari koneksinya. "Saudara, Pepeng (bukan nama sebenarnya), kerja di instansi terkait, megang kunci jawaban," ungkapnya mengisahkan kejadian beberapa tahun silam.

Popon kemudian ditawari Pepeng ikut pendistribusian kunci jawaban UN. Mulanya, ia hanya menjual kunci jawaban kepada teman-teman satu sekolahnya. "Di tahun pertama jualnya ke teman satu sekolah aja karena kami juga masih belum tahu tokcer enggak tuh kuncinya," jelasnya.

Selain Popon, ada sembilan teman lainnya berbeda sekolah ikut menyebarkan kunci jawaban tersebut di sekolah masing-masing. "Kami bersepuluh itu teman main rumah dan beda sekolah semua. Masing-masing bertugas untuk jadi perwakilan sekolahnya," tuturnya.

Kunci UN
Ilustrasi kunci UN (FOTO: MP/IFTINAVIA PRADINANTIA)

Ia mengungkapkan harga lima paket kunci jawaban dibanderol seharga Rp5 juta. Sementara ia menjualnya sebesar Rp6juta. "Buat anak sekolah mah lumayan deh untung sejuta," ucapnya.

Popon menjelaskan di sekolahnya, dalam satu angkatan, masing-masing kelas akan mengirim perwakilan untuk meminta kunci jawaban ke rumahnya. "Kunci jawaban itu baru keluar malam sebelum ujian. Jadi anak-anak pada ke rumah tengah hari buta. Beberapa bahkan nginap karena takut kebablasan".

Ujian hari pertama pun dimulai. Anak-anak sudah mengantongi kunci jawaban biasanya difotokopi perkecil. Mereka pun mengerjakan soal UN ditemani kunci jawaban. Mereka harap-harap cemas takut jika jawabannya berbeda sehingga berakibat niali UN jeblok.

Beberapa anak cukup pandai diminta mencoba menjawab sendiri lalu mencocokkan dengan kunci jawaban diberikan Popon. Dari hasil pencocokan tersebut terungkap kunci jawaban dari Popon benar. Akurasi jawaban mencapai 95 persen.


Kunci
Kunci jawaban tokcer! (Sumber: ANTARA/Ahmad Subaidi)

Teman-teman mengucapkan terima kasih banyak pada Popon. Ia menjelma bak pahlawan bagi teman-temannya. "Wah! Keluar kelas berasa artis aja pada ngerubungin. Ada sampai meluk erat banget cuma buat bilang makasih!" katanya tergelak.

Jelang hari kedua, persiapan Popon semakin matang. Ia memastikan pendistribusian kunci jawaban terorganisasi dengan baik. Teman-teman di lingkungan rumah lebih mudah lantas diberdayakan.

Mereka masih duduk di bangku kelas satu dan dua ditugaskan menjadi operator. "Teman-teman masih kelas satu, kelas dua kan pada libur tuh. Yauda mereka jadi operatornya deh. Tugasnya ngetik jawaban dan distribusiin jawaban ke sekolah-sekolah lain," terangnya. Hanya dengan menjadi operator saja mereka mendapatkan upah Rp500.000 dari Popon.

Lulus sekolah, bukan berarti kiprah Popon sebagai 'bandar kunci UN' terhenti. Ia dan beberapa temannya masih menjadi bandar kunci jawaban. Namun, kali ini ia mengakali saudara Pepeng jadi makelar kunci jawaban. "Kalau dulu pas kita masih kelas tiga masing-masing dari kita setor Rp5 juta. Setelah lulus kita ngakalin beli kunci untuk dua sekolah aja. Selanjutnya kita perbanyak sendiri dan jual ke sekolah lain," terangnya.

https://merahputih.com/post/read/anies-liburkan-sekolah-2-pekan-ujian-nasional-di-jakarta-ditunda
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar. Foto: Kemenag

Popon pernah pindah-pindah domisili pun punya jaringan sendiri di sejumlah daerah. Ia menawarkan teman-temannya dari daerah lain untuk beli kunci jawaban melaluinya. "Ada dari Brebes, Pekalongan, Tegal, Slawi, dan Pemalang. Sebenarnya Cirebon juga bisa cuma karena gue takut soalnya beda enggak jadi deh," jelasnya.

Hanya dalam beberapa hari saja ia berhasil meraup keuntungan sebesar Rp100 juta! Dalam perjalanannya selama menjadi bandar kunci jawaban, ada saja tingkah orang-orang jadi "kliennya". Ada rela jadi donatur utama dari sekolahnya sehingga teman-teman seangkatannya enggak perlu beli kunci hingga menawarkan diri untuk bobo cantik bareng Popon.

"Malem sebelum ngambil kunci jawaban, ada beberapa anak minum-minum. Dalam keadaan hangover dua anak begituan depan gue dan nawarin gue buat gabung. Wah kacau sih itu!" jelasnya.

Sebagai kuncen, Popon dibilang cukup berdedikasi tinggi. Ia bahkan rela meninggalkan pacarnya saat itu jauh-jauh datang ke kotanya karena harus "mengawasi" proses pendistribusian kunci. "Waktu itu gue pacaran LDR. Suatu hari cewek gue sampai bela-belain nyebrang pulau demi ketemu. Sayangnya, waktunya enggak tepat, pas UN. Ia berharap gue ngabisin waktu bareng tapi enggak mungkin," ucapnya.

Ketika ditanya alasannya menolak untuk menemani sang kekasih ia menjawab dengan realistis. "Bayangin ada duit Rp100 juta depan mata lo. Ya kali mau nolak. Kapan lagi?"

Dapat uang Rp100 juta Popon muda langsung belagak bak Sultan. Semua barang diinginkannya tinggal tunjuk. "Wah dulu mah banyak gaya banget! Begitu nerima duit nih langsung beli motor, beli iPhone keluaran terbaru, dan semua sodara gue kasih duit!" urainya.

Praktik jual beli kunci jawaban tersebut hanya berlangsung beberapa tahun saja. Popon harus mengakhirinya karena harus bekerja di luar kota. Selain itu, "orang dalem" dikenal Pepeng sudah pindah bagian. "Kenalannya si Pepeng pindah enggak ngurusin begituan lagi," jelasnya.

Kini sang bandar kunci jawaban harus tutup buku. Ia telah mengakhiri petualangannya dan mulai menjalani hidup dengan normal. "Walaupun penghasilan biasa aja tapi tenang." (Avia)

#Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) #Juli Ngilmu Di Negeri Aing #Anak Sekolah #Sekolah #Ujian Sekolah #Masuk Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Baru Tahu SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Rusak Parah, Pramono Janji Segera Dibangun
Pramono mengaku baru tahu kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 rusak parah setelah video yang merekam keadaan sekolah negeri itu viral di media sosial.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Baru Tahu SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Rusak Parah, Pramono Janji Segera Dibangun
Indonesia
Prabowo Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Alternatif MBG, Minta Dikaji Dulu
Presiden RI, Prabowo Subianto, membuka opsi kantin sekolah jadi alternatif MBG. Ia pun meminta hal itu dikaji.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Alternatif MBG, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Pemerintah perlu terlebih dahulu memetakan penyebab fenomena tersebut sebelum menentukan langkah penanganan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Anggota Komisi X DPR RI Dedi Wahidi meminta pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 bebas dari perploncoan, kekerasan, dan perundungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Polisi menangkap MY (34), pria yang diduga mengirim ancaman bom ke SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
SDN 15 Pagi Jagakarsa Bangkit Tanpa Trauma Pasca Teror Bom, KBM Jalan Terus!
Guru dan siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa tidak mengalami trauma pasca-teror bom. KBM kembali normal besok dengan sinergi kepolisian dan Dinas PPAPP DKI Jakarta.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
SDN 15 Pagi Jagakarsa Bangkit Tanpa Trauma Pasca Teror Bom, KBM Jalan Terus!
Indonesia
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Disdik DKI Jakarta memastikan KBM dan MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 tetap berlangsung normal pada Selasa (14/7) usai ancaman bom.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Bagikan