Pemilu 2019

Bakar Semangat Ribuan Orang, Puan Minta Kader PDIP Buktikan Jateng Kandangnya Banteng

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 31 Maret 2019
 Bakar Semangat Ribuan Orang, Puan Minta Kader PDIP Buktikan Jateng Kandangnya Banteng

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani bertemu dengan ribuan kader PDIP di Sukoharjo, Jawa Tengah (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Puan Maharani menepis klaim kubu lawan yang mengatakan Jateng bukan lagi kandang Banteng yang identik dengan PDI Perjuangan.

Atas dasar itu Puan meminta pada kader PDIP di Jateng agar membuktikan kalau Jateng tetap menjadi kandangnya banteng.

"Mari kita buktikan kalau Jawa Tengah, khususnya Solo dan sekitarnya masih tetap basis PDIP. Kerja keras di lapangan tetap harus dilakukan jangan sampai lengah," ujar Puan dalam kampanye rapat umum bertema 'Merahkan Soloraya' di GOR Pandawa, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (31/3).

Puan Maharani bersama Megawati saat bertemu ribuan kader PDIP di Jawa Tengah
Megawati diapiti Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Puan Maharani saat bertemu ribuan kader PDIP di GOR Pandawa di Sukoharjo, Jawa Tengah (MP/Ismail)

Pemilihan umum tinggal menyisakan 18 hari lagi. Waktu itu dirasa sangat lama bagi PDIP. Kader tetap menjaga konsistemsi memenagkan Jokowi-Ma'ruf Amin yang diusung PDIP.

"Jokowi telah mampu membuktikan kerjanya dalam membangun Indonesia di periode pertama pemerintahannya. Jangan lupa juga menangkan calon legislatif dari PDIP," papar dia.

BACA JUGA: FSGI: Jokowi dan Prabowo Tak Punya Strategi Baru Penanaman Ideologi Pancasila

Amien Rais Akui BPN Bedah Data DPT di KPU

Wapres JK: Ada yang Marah-Marah di Televisi, Pasti Bukan Pak Jokowi

Puan menegaskan jika PDIP punya kesempatan untuk memenangkan PDIP secara nasional, bukan hanya Jawa Tengah. Maka dari itu setiap kader harus manfaatkan baik sisa waktu yang ada.

Ribuan kader PDIP Jawa Tengah
Ribuan kader PDIP memadati GOR Pandawa, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (31/3). (MP/Ismail)

"Jika tidak ada musuhnya, banteng (PDIP) memang tidak bertanduk. Namun, kalau sudah ada musuhnya tanduknya langsung berdiri," kata Puan Maharani.

Puan tidak lupa mengajak kader supaya turut membantu melawan hoaks yang menyerang Jokowi. Hoaks sangat berbahaya dan dapat memecahbelah bangsa.

"Pemilu jangan sampai menjadi ajang memecah belah persatuan bangsa. Indonesia akan sejahtera ditangan Jokowi-Ma'ruf Amin," pungkas Puan yang juga Menko PMK itu.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

#Puan Maharani #PDI Perjuangan #Pemilu 2019 #PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Berita Foto
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Januari 2026
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
PDIP percaya hak rakyat dalam menentukan pemimpin daerah lewat Pilkada langsung tidak boleh diganggu gugat
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Mendorong penerapan teknologi untuk efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas demokrasi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Bagikan