Kesehatan

Bahaya Dibalik Makanan Instagramable

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 25 Maret 2021
Bahaya Dibalik Makanan Instagramable

Ada hubungan erat antara instagram dengan industri makanan. (Foto: Unsplash/Edward Franklin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBIASAAN menggunggah foto makanan telah menjadi tren ditengah masyarakat. Makanan dengan nuansa warna yang cerah berpadu dengan desain yang artistik dirasa cukup efektif untuk menumbuhkan hubungan emosional yang kuat dengan para konsumen.

Hal ini menunjukkan bahwa warna memainkan peran penting dalam meningkatkan daya tarik visual pada makanan dan minuman. Bahan pewarna pada produk makanan dan minuman tidak hanya menginspirasi untuk menciptakan konten yang instagrammable, namun juga turut mempengaruhi industri makanan dan perilaku konsumen dalam berbelanja produk makanan dan minuman.

Baca juga:

Karbo Ketemu Karbo, Kebiasaan Makan Orang Indonesia

makan
Bahaya dibalik makanan Instagramable. (Foto: Pexels/Alec Zhan)

Meskipun ragam makanan dan minuman yang ditampilkan pada sosial media seringkali menggugah selera, namun kita perlu untuk senantiasa waspada terhadap bahan makanan yang digunakan untuk memberikan warna-warna cerah pada makanan dan minuman tersebut serta potensi bahaya sekaligus resiko kesehatan yang terkandung di dalamnya.

Beranjak dari hal tersebut, terdapat dua alternatif sumber atau bahan dalam memilih pewarna makanan. Pertama, pewarna alami yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti mineral, tumbuhan, buah-buahan dan sayur-sayuran. Pilihan kedua adalah pewarna buatan yang dibuat dengan bahan kimia yang berasal dari minyak bumi. Hanya dengan melihat kedua sumber pewarna makanan tersebut, maka tidaklah sulit untuk menebak mana yang lebih baik untuk Anda.

Adapun sebagai contoh penggunaan zat pewarna pada makanan dapat terlihat pada dessert box dengan rasa red velvet, salah satu makan yang sempat viral pada sosial media dengan jumlah unggahan lebih dari 10 juta dengan tagar #Dessertbox.

Dalam pembuatan red velvet membutuhkan pewarna makanan merah untuk menghasilkan warna merah tua yang menjadi ciri khas dari kue tersebut. Untuk mendapatkan warna merah alami, kita bisa menggunakan bahan yang berasal dari sumber alami seperti bit merah, ubi jalar, lobak merah, wortel hitam atau bahkan serangga Cochineal.

Baca Juga:

Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi

makan
Makanan dekoratif nan indah. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Meskipun demikian, beberapa produsen lebih memilih pewarna buatan, seperti pewarna merah 40 atau yang sering disebut juga dengan allura red AC. Menurut hasil studi dari The Center of Science in the Public Interest, mengidentifikasi bahwa zat pewarna ini merupakan salah satu pewarna makanan buatan yang lebih umum dan dapat berpotensi memicu reaksi seperti alergi pada beberapa konsumen. Juga memberikan pengaruh pada masalah perilaku seperti ADHD pada anak-anak sebagai salah satu efeknya.

Sementara itu, disaat sebagian konsumen tertarik dengan warna-warna cerah, sebagian yang lain cenderung menaruh perhatian lebih terhadap label pada produk kemasan untuk memastikan bahwa bahan yang digunakan untuk membuat makanan dan minuman sesuai dengan preferensi pribadi mereka.

Bagi banyak konsumen, label pada kemasan dapat menjadi referensi apakah makanan dan minuman yang mereka konsumsi bebas dari bahan tambahan pangan buatan dan pewarna buatan.Menurut FMCG Gurus, 71% konsumen Indonesia melihat pentingnya penggunaan pewarna makanan alami dalam makanan dan minuman.

Konsumen yang memiliki kepedulian pada kesehatan sangatlah beruntung mengingat masih banyak makanan dan minuman sehat yang dapat menjadi pilihan.

Perubahan pada preferensi konsumen terhadap makanan dan minuman yang lebih sehat akan mendorong semakin banyak perusahaan untuk menghindari penggunaan bahan-bahan buatan dan memilih untuk menggunakan bahan-bahan yang lebih alami dalam produk mereka.Hal ini juga akan semakin meningkatkan kesadaran konsumen Indonesia akan pentingnya produk yang 'lebih alami' dan lebih baik untuk orang.

Baca Juga:

Orthorexia, Gangguan Pola Makan yang Dikaitkan dengan Instagram

makan
Makanan dengan warna cantik. (Foto: Pexels/Jill Wellington)

Untuk menghindari pewarna buatan dan merasa aman saat menikmati makanan atau minuman, kita bisa mulai lebih memperhatikan label kemasan pada produk. Membaca daftar bahan pada kemasan dapat membantu kita untuk lebih memahami bahan apa yang digunakan dalam pembuatan produk.

Selain itu, melakukan sedikit riset secara online juga dapat membantu dalam membuat pilihan yang lebih tepat. Berdasarkan peraturan BPOM tentang bahan makanan, pewarna makanan buatan pada daftar bahan diwakili oleh kode pelabelan seperti CI 19140 untuk tartrazine, pewarna kuning buatan, Pewarna Merah 40, Biru 1, dan lainnya.

Adapun untuk produk dengan pewarna makanan alami akan mencantumkan tulisan 'pewarna alami' pada daftar bahan produk. Selain itu, ada juga kategori pewarna alami yang disebut coloring foods atau coloring foodstuffs yang terbuat dari buah dan sayuran yang diekstraksi dengan metode pengolahan yang sederhana dan alami.

Produk yang menggunakan tipe pewarna alami ini dapat menampilkan klaim 'konsentrat buah atau sayuran' pada daftar bahannya. Pewarna alami tipe coloring foodstuffs ini adalah pilihan yang tepat bagi brand yang ingin memposisikan produknya sebagai clean label. (avia)

Baca Juga:

Efek Samping Makan Pisang Berlebihan

#Makanan #Menu Makanan #Instagram #Instagramable
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Fun
Satai Hingga Kambing Bakar Kecap, Resep Mudah Olah Daging Kurban Dijamin Maknyus!
Inspirasi resep olahan kambing saat Idul Adha: sate, gulai, tongseng, hingga kambing bakar kecap.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Satai Hingga Kambing Bakar Kecap, Resep Mudah Olah Daging Kurban Dijamin Maknyus!
Indonesia
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Ahmad Dhani memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kasus ini selesai secara hukum guna memulihkan nama baiknya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Indonesia
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Dengan template-template bertema Hari Kartini 2026 yang viral di media sosial, setiap orang bebas mengekspresikan dan memilih tema yang bisa dikombinasikan dengan foto terbaik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Lifestyle
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Namun, penting untuk dicatat bahwa keamanan konsumsi ikan sapu-sapu sangat bergantung pada habitatnya
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
BGN Ancam Pengelola Dapur MBG Jika Mark Up Harga Bahan Baku
BGN akan menjatuhkan sanksi suspend selama satu minggu kepada mitra yang terbukti melanggar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
BGN Ancam Pengelola Dapur MBG Jika Mark Up Harga Bahan Baku
Kuliner
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Perjalanan mudik melalui Pansela semakin memikat hati masyarakat belakangan ini. Rute alternatif tersebut menyuguhkan panorama alam memukau sekaligus deretan destinasi santap legendaris tiap kota
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Indonesia
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan pelanggaran lainnya sangat buruk, yakni hanya mencapai 28,47 persen atau tidak sampai 30 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Bagikan