Kesehatan Mental

Bahagia Tidak Harus Boros

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2020
Bahagia Tidak Harus Boros

Menjadi bahagia tidak perlu boros. (Unsplash/Jacqueline-Munguia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang mencari kebahagiaan dengan mengeluarkan uang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Beberapa orang beranggapan bahwa kesehatan mental bisa didapat dari kegiatan konsumtif.

Berangkat dari anggapan tersebut, bagaimana kita menghindari membeli barang-barang baru atau melakukan perawatan mahal sebagai jalan keluar untuk menghindari stres?

Baca juga:

Memulai Berkebun untuk Mengobati Anxiety

Dilansir dari laman Self, untuk mencapai kebahagiaan dan kesehatan mental yang baik kita tidak perlu menerapkan budaya konsumtif itu.

Tidak perlu menjadi boros dengan membeli barang-barang yang kita inginkan. Ada langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk memanjakan diri tanpa perlu mengeluarkan banyak uang.

1. Mengelola waktu

Bahagia Tidak Harus Boros
Mengelola waktu dalam mengerjakan tugas atau pekerjaan. (Unsplash/Brad Neathery)

Kebanyakan orang ingin menyelesaikan tugasnya secara terburu-buru untuk menghemat waktu. Menjadi multitasking untuk menyelesaikan tugas lebih cepat, tapi ternyata hal ini membuat kita semakin stres.

Lebih baik untuk fokus dalam satu hal dan mengerjakannya sungguh-sungguh. Meski melakukan banyak aktivitas sekaligus lebih efisien waktu, tetapi ini tidak menjadikan kita lebih bahagia.

2. Tidur Siang

Bahagia Tidak Harus Boros
Tidur siang untuk membuat tubuh terasa lebih segar. (Unsplash/Zhenzhong Liu)

Tidur siang menjadi solusi memanjakan diri. Cobalah tidur siang tanpa menggunakan alarm. Ketika kamu tidur siang, ada waktu dalam sehari untuk 'bernapas'. Beristirahat dari kepadatan aktivitas harian.

Setelah bangun dari tidur siang, kamu akan merasakan badan lebih segar untuk melakukan kegiatan berikutnya.

Baca juga:

Multitasking Tidak Selalu Efektif

3. Menulis jurnal

Bahagia Tidak Harus Boros
Menulis jurnal pribadi. (Unsplash/My Life Journal)

Menulis jurnal akan mengambangkan kreatifitas untuk diri sendiri. Ketika menulis cobalah hanya fokus pada diri sendiri dan apa yang ingin kita tulis.

Praktik ini akan membuatmu merasa bebas tanpa mendapat tekanan dari orang lain.

4. Keluar ruangan

Bahagia Tidak Harus Boros
Keluar ruangan dan menikmati alam. (Unsplash/Arno Smit)

Berada di luar tidak harus melakukan banyak hal. Ketika kecil kita keluar rumah hanya untuk bermain. Pergilah ke halaman rumah atau luar ruangan hanya untuk duduk dan menikamti udara.

Kamu bisa memanjakan diri dengan berada di luar ruangan saja untuk menikmati alam terbuka.

5. Menabung

Bahagia Tidak Harus Boros
Menabung untuk masa depan. (Unsplash/Josh Appel)

Daripada menghabiskan uang untuk membeli barang-barang tidak dibutuhkan, lebih baik memindahkan uang ke dalam tabungan. Toh nantinya kamu tetap akan merasa bahagia dengan tabungan yang kamu miliki. (ren)

Baca juga:

Memulai Menulis Jurnal untuk Kesehatan Mental

#Kesehatan #Kesehatan Mental #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan