Badai Musim Dingin Landa AS, Ketinggian Salju Bisa Capai 1 Meter

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Januari 2024
Badai Musim Dingin Landa AS, Ketinggian Salju Bisa Capai 1 Meter

Seorang pesepeda menunggu untuk menyeberangi jalan di tengah badai musim dingin di Chicago, AS, 29 Desember 2020. (ANTARA FOTO/Xinhua/Joel Lerner/pras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peringatan cuaca dikeluarkan di negara-negara bagian di selatan Amerika Serikat, seperti Mississippi, Florida dan Tennessee, serta negara bagian di timur laut seperti New York, Connecticut dan Maine.

Dinas Cuaca Nasional (NWS) menginformasikan, misalnya ketinggian salju di New York dan Connecticut bisa mencapai 12 cm pada Jumat (19/1). Buffalo di New York telah dilanda salju setinggi 76 cm dan terus bertambah hingga dua kali lipat dalam waktu 24-48 jam ke depan.

Baca Juga:

Korea Selatan Evakuasi Seluruh Kontingen Jambore Pramuka Dunia Hindari Badai Khanun

Selain itu wilayah bagian Maine bersiap menghadapi hujan salju tambahan. Peringatan banjir dan ledakan Arktik diperkirakan akan membawa suhu angin dingin di bawah nol derajat. Salju setinggi 0,6 cm bisa menutupi daratan Portland, Oregon.

Tercatat, hingga Rabu (17/1) malam, sedikitnya 33 orang tewas akibat badai musim dingin yang parah sehingga sebagian besar wilayah Amerika Serikat membeku.

Sebagian besar dari 33 kematian yang dilaporkan sejauh ini disebabkan oleh kondisi terkait cuaca, seperti kecelakaan mobil karena jalan tertutup es dan hipotermia akibat suhu yang mendekati titik beku, menurut media.

Salju lebat dan hujan es menyelimuti wilayah Pacific Northwest, menutupi jalan dan menyebabkan pemadaman listrik pada hampir 100 ribu tempat tinggal, menurut situs PowerOutage.us.

Dinas Cuaca Nasional (NWS) memperingatkan bahwa selain badai es, cuaca musim dingin yang lebih parah akan terjadi. Misalnya, salju tebal 30 hingga 60 cm diperkirakan terjadi hingga di seluruh Cascades dan Pegunungan Rocky Utara yang membuat perjalanan menjadi berbahaya.

Dilansir Antara, badai musim dingin ini telah menyebabkan kekacauan di jalan raya ketika kendaraan semi-truk terbalik dan kecelakaan lalu lintas terjadi akibat hujan salju dan kondisi jalan yang tertutup es.

Lebih dari 10.000 penerbangan telah ditunda dan hampir 3.000 lainnya telah dibatalkan. Diperkirakan akan ada lebih banyak penundaan dan pembatalan karena badai terus terjadi hingga akhir pekan ini.

Pada jelang Natal 2023, badai musim dingin dahsyat juga melanda sekitar 60 persen wilayah Amerika Serikat, dan juga Kanada. Badai telah menghantam negara bagian timur New York, menyebabkan listrik padam dan membuat banyak orang terjebak di dalam mobil. (*)

Baca Juga:

NASA Luncurkan Misi Baru untuk Maksimalkan Prakiraan Badai

#Cuaca Buruk #Badai #Amerika Serikat
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Banjir masih menggenangi Jakarta Barat di 2 RT di Kelurahan Tegal Alur dengan ketinggian 30 sentimeter.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Indonesia
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Cuaca ekstrem di Jakarta menyebabkan gangguan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. AirNav mencatat 15 pesawat holding dan 16 dialihkan demi keselamatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Indonesia
Ombak Lagi Galak, Dishub DKI Kandangkan 4 Kapal Cepat Menuju Kepulauan Seribu
Pembatalan ini berdampak pada empat lintasan utama, mulai dari rute Pulau Tidung, Pulau Pari, hingga rute terjauh menuju Pulau Sabira
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Ombak Lagi Galak, Dishub DKI Kandangkan 4 Kapal Cepat Menuju Kepulauan Seribu
Indonesia
Hujan Disertai Petir Bakal Mengguyur Jakarta dari Pagi Hingga Malam pada Senin (12/1)
Memasuki siang hari, intensitas cuaca sedikit berubah. Mayoritas wilayah seperti Jakarta Barat, Pusat, Utara, dan Selatan tetap menghadapi hujan ringan
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Hujan Disertai Petir Bakal Mengguyur Jakarta dari Pagi Hingga Malam pada Senin (12/1)
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Bagikan