Kesehatan

Awas! Kebiasaan Sehari-Hari Ini Bisa Jadi Penyebab Kanker

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 05 Februari 2018
Awas! Kebiasaan Sehari-Hari Ini Bisa Jadi Penyebab Kanker

Ilustrasi. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELAKANGAN ini, kanker menjadi penyakit mematikan nomor satu di dunia. Pada 2015, jumlah orang yang meninggal karena kanker mencapai 8,8 juta orang. Kanker payudara, kanker paru-paru, kanker prostat, kanker usus, kanker kulit, dan kanker pankreas ialah berbagai jenis kanker yang memakan banyak korban.

Bold Sky mengungkapkan, sejak 2016, jumlah pengidap penyakit kanker bertambah.
Jumlah pengidap kanker pada 2014 ialah 14,5 juta orang. Jumlah tersebut terus bertambah setiap waktunya. Diperkirakan, pada 2024 jumlahnya mencapai 19 juta orang.

Namun, tahukah Anda, ternyata berbagai kebiasaan buruk yang dilakukan secara terus-menerus bisa jadi pemicu munculnya penyakit kanker. Begitu juga dengan kebiasaan harian Anda.

Berikut kebiasaan harian yang bisa jadi pemicu kanker

1. Pengharum Ruangan

Pengharum ruangan menjadi produk esensial bagi kebutuhan rumah tangga. Meski membuat ruangan lebih wangi, penggunaan pengharum ruangan dapat memperburuk kualitas udara di sekeliling kita. Pengharum ruangan hanya merusak sanitasi udara. Partikel dari pengharum udara yang masuk ke lubang hidung kita dapat menyebabkan kanker terutama kanker paru-paru.


2. Minuman Beralkohol

wine
Minuman beralkohol bisa berbahaya buat kesehatan. (foto: pixabay)

Mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker. Ilmuwan mengungkapkan bahwaa mengonsumsi alkohol dua kali sehari dapat menyebabkan kanker usus, kanker tenggorok, kanker payudara, dan kanker anus. Hal tereebut terjadi karena alkohol dapat meningkatkan produksi asam dalam perut.


3. Pil KB

Pil kB
Pil KB sebaiknya tak dikonsumsi berlebih. (foto: pixabay)

Konsumsi pil KB secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit kanker pada perempuan, seperti kanker payudara, kanker hati, dan kanker serviks.


4. Lilin

lilin
Parafin pada lilin mengandung karsinogen. (foto:pixabay)

Lilin parafin mengandung bahan bakar fosil dan karsinogen. Karsinogen menjadi pemicu utama berbagai macam jenis kanker mulai dari kanker paru-paru hingga kanker kulit. Penggunaan lilin secara rutin pada saat makan malam romantis perlahan-lahan membunuh lo.


5. Kosmetik

Para wanita menggunakan kosmetik secara rutin agar terlihat menawan. Meski demikian, Anda tetap harus waspada. Kosmetik mengandung berbagai kandungan kimiawi yang berbahaya bagi kesehatan. Kurangi produk kecantikan yang mengandung bahan pewangi. Zat kimia pada kosmetik yang mengandung pewangi akan tetap mengendap di kulit meski sudah dibersihkan. Gunakan kosmetik berbahan organik untuk mengurangi risiko kanker kulit.


6. Makanan Yang dibakar

daging
Daging yang gosong mengandung karsinogen. (foto: pixabay)

Siapa pun yang sedang menjalankan prgram diet akan memilih makanan yang dibakar ketimbang makanan yang digoreng. Alasannya, makanan yang dibakar mengandung lebih sedikit lemak. Berbagai jenis daging mulai dari ayam, ikan hingga daging yang dibakar akan ada bagian kehitaman. Bagian kehitaman tersebut akan terasa pahit saat Anda makan. Daging yang gosong karena proses pembakaran meningkatkan risiko kanker perut, kanker pankreas hingga kanker usus.


7. Makanan Kaleng

Berbagai jenis makanan yang disajikan dalam kaleng tak sehat. Hal tersebut terjadi karena makanan kaleng dibungkus dalam kemasan berbahan metal yang dilapisi plastik. Makanan yang bersentukan dengan metal dan plastik pada makanan kaleng dapat menyebabkan terganggunya hormon dan DNA. Akibatnya, hal itu meningkatkan risiko kanker payudara


8. Minuman Bersoda

Minuman bersoda mengandung pemanis buatan. Pemanis buatan merupakan pemicu kanker pankreas dan kanker lainnya. Pemanis buatan yang terikat dalam darah juga dapat menyebabkan tumor.


9. Tabir Surya

tabir surya
Tabir surya membentuk radikal bebas. (foto: pixabay)

Untuk mengurangi kulit terkena paparan sinar matahari penyebab kanker kulit, banyak orang memilih untuk menggunakan tabir surya. Siapa sangka, tabir surya justru bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit berbahaya tersebut. Tabir surya mengandung zinc oxide yang dapat memproduksi radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan pertumbuhan kanker.(avi)

#Kanker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sore. Ia meninggal usai berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Lifestyle
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
Penentuan terapi tidak lagi bersifat umum, tapi mempertimbangkan tipe kanker, stadium penyakit, hingga karakteristik genetiknya.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
ShowBiz
Kabar Duka Musik Rock, Vokalis 3 Doors Down Brad Arnold Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun
Vokalis 3 Doors Down, Brad Arnold, meninggal dunia di usia 47 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada 7 Februari 2026, usai berjuang melawan kanker.
Soffi Amira - Minggu, 08 Februari 2026
Kabar Duka Musik Rock, Vokalis 3 Doors Down Brad Arnold Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun
Indonesia
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Jenazah Ria Mariaty disemayamkan di rumah duka yang berada di kawasan Cinere, Depok. Keluarga pun meminta doa dari semua pihak atas meninggalnya beliau.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker
Dunia
Joe Biden Terapi Radiasi & Hormon Lawan Kanker Prostat Agresif, Hasilnya Ada Harapan
Tubuh Biden disebutkan merespons positif terapi radiasi dan hormon yang dijalani.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 Oktober 2025
Joe Biden Terapi Radiasi & Hormon Lawan Kanker Prostat Agresif, Hasilnya Ada Harapan
ShowBiz
Kate Middleton Kunjungi Taman Kesehatan, Curhat ke Pasien Kanker tentang Beratnya Masa Pemulihan
Pada September, ia mengumumkan telah menyelesaikan kemoterapi dan melakukan apa yang ia bisa untuk tetap bebas dari kanker.
Dwi Astarini - Jumat, 04 Juli 2025
Kate Middleton Kunjungi Taman Kesehatan, Curhat ke Pasien Kanker tentang Beratnya Masa Pemulihan
Dunia
Eks Presiden AS Joe Biden Didiagnosis Kanker Prostat, Agresif Menyebar ke Tulang
Kanker Joe Biden telah menyebar hingga ke tulang.
Wisnu Cipto - Senin, 19 Mei 2025
Eks Presiden AS Joe Biden Didiagnosis Kanker Prostat, Agresif Menyebar ke Tulang
Indonesia
Pasien Kanker Darah Tak Perlu ke Singapura, Kini Cangkok Sumsum Tulang Bisa di RS Kariadi Semarang
Angka survival rate para pasien yang sudah menjalani operasi cangkok sumsum tulang naik mencapai 50 persen.
Wisnu Cipto - Selasa, 15 April 2025
Pasien Kanker Darah Tak Perlu ke Singapura, Kini Cangkok Sumsum Tulang Bisa di RS Kariadi Semarang
Dunia
Perjuangan Richard Scoyler, Seorang Ahli Patologi yang Selamatkan Nyawa Ribuan Orang, Tapi Justru Kena Kanker Otak yang Tak Bisa Disembuhkan
Ikuti kisah inspiratif Richard Scolyer dalam perjuangannya melawan kanker otak.
Hendaru Tri Hanggoro - Rabu, 12 Maret 2025
Perjuangan Richard Scoyler, Seorang Ahli Patologi yang Selamatkan Nyawa Ribuan Orang, Tapi Justru Kena Kanker Otak yang Tak Bisa Disembuhkan
Fun
5 Fakta Kanker Darah, Dari Anak Kecil Sampai Lansia Bisa Kena
Kanker darah bukan cuma penyakit orang tua.
Ikhsan Aryo Digdo - Senin, 10 Maret 2025
5 Fakta Kanker Darah, Dari Anak Kecil Sampai Lansia Bisa Kena
Bagikan