Kesehatan

Awas, Kasur Bisa Jadi Sarang Kutu

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 13 Maret 2021
Awas, Kasur Bisa Jadi Sarang Kutu

Kutu kasur berbahaya jika dibiarkan. (Foto: Pixabay/JerzyGorecki)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

YAKIN kasur di rumahmu sudah bersih? Meskipun kamu selalu menjaga kebersihan kamar, hama seperti kutu tetap bisa bersarang di sana. Apalagi kasur merupakan salah satu alat rumah tangga yang jarang dicuci.

Cepat berkembang biak dan mampu bertahan dalam berbagai kondisi, kutu kasur bisa menjadi masalah besar jika dibiarkan begitu saja. Selain mengganggu kualitas tidur, kutu kasur juga bisa menyebabkan berbagai penyakit kulit seperti iritasi, kemerahan, dan selulitis.

Baca juga:

Awas, Kutu Kasur Mengintai saat Berlibur

Melansir dari healthline.com, kutu kasur hanya berukuran kurang lebih 5 milimeter, sehingga memungkinkannya untuk hidup di dalam habitat yang sempit seperti rongga kasur. Kutu kasur bisa disebabkan oleh kurangnya kebersihan rumah atau terbawa dari luar dengan cara menempel pada baju.

Kemunculan kutu kasur bisa ditandai dengan kulit kemerahan dengan sensasi gatal atau ditemukan bercak-bercak berwarna coklat di sekitar permukaan kasur. Nah, apa saja sih penyebab adanya kutu kasur?

1. Jarang mengganti seprai

Seprai perlu diganti secara rutin. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Seprai harus dicuci secara rutin untuk menghindari berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh kutu kasur. Percuma saja jika kamu sering membersihkan kamar dan tubuh sebelum tidur tapi jarang sekali mengganti seprai.

Kasur terbuat dari serat kapuk yang mudah menyerap berbagai partikel kotoran. Kutu kasur sangat senang bersarang di dalam kasur yang kotor dan lembap.

Baca juga:

Ih, Geli! Kutu Busuk Mengintai di Kasur Hotel

2. Malas menjemur kasur

Kamu tidak pernah menjemur kasur. (Foto: Pixabay/PIRO4D)

Selain mengganti seprai secara berkala, kamu juga wajib menjemur kasur minimal sebulan sekali. Kutu kasur dan telurnya tidak tahan terhadap suhu panas akibat paparan sinar matahari. Jika kamu tidak sempat untuk membersihkan kasur, cara ini cukup mudah untuk dilakukan karena tidak memerlukan banyak waktu dan tenaga.

3. Tidak langsung ganti pakaian

Ganti baju sebelum tiduran di kasur. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Nah ini dia yang sering dilakukan hampir semua orang. Setelah bepergian dari luar, saat sampai di rumah rasanya mager banget untuk langsung membersihkan diri. Pasti kamu langsung terjun bebas ke kasur tanpa membersihkan tubuh terlebih dulu. Hati-hati, telur kutu kasur dari luar rumah bisa terbawa dengan cara menempel di pakaian yang kamu kenakan. (mar)

Baca juga:

Hati-Hati Bila Kamu Malas Mengganti Sprei

#Kesehatan #Kamar Tidur
Bagikan
Ditulis Oleh

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan