Aturan Larangan Impor Garam Konsumsi Berlaku 2025

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 29 November 2024
Aturan Larangan Impor Garam Konsumsi Berlaku 2025

Garam konsumsi. (freepik/KamranAydinov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan akan menyetop impor garam untuk konsumsi pada tahun 2025 dan fokus peningkatan produksi dalam negeri.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Meko Pangan) Zulkifli Hasan menjelaskan kebijakan penyetopan impor garam itu mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 126 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional.

Menurut dia, Kementerian Kelautan dan Perikanan akan bertanggung jawab besar untuk memastikan produksi garam industri mampu memenuhi kebutuhan nasional tanpa perlu bergantung pada impor.

"Dari Menteri Kelautan, karena tanggung jawab untuk garam itu bagian dari pangan, harus swasembada dan tahun depan kita tidak boleh impor garam untuk konsumsi lagi. Itu diatur oleh Perpres 126, nggak boleh lagi (impor)," kata Zulhas, sapaan akrabnya, seusai Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Bidang Pangan 2024 di Jakarta, Kamis (29/11).

Baca juga:

Terigu & Garam Diusulkan Masuk Kategori Bahan Pokok Dijamin Negara

Zulhas juga meminta pihak industri diminta melaporkan kebutuhan garam mereka secara transparan untuk perencanaan yang akurat. Karena dalam dua tahun ke depan, penyetopan impor garam industri juga diberlakukan.

"Nanti perindustrian silahkan menyampaikan jumlah yang dibutuhkan berapa, tapi tanggung jawab Menteri Kelautan dua tahun (ke depan penyetopan impor garam induatri). kalau tahun depan tidak impor garam konsumsi, maka dua tahun lagi kita akan datang sini, nggak boleh lagi impor garam untuk industri," papar Zulhas.

Menko Pangan menambahkan target penyetopan impor semua jenis garam itu sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mencapai swasembada pangan di tahun 2027.

"Semua ini adalah dalam rangka kita menuju swasembada pangan sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Presiden (Prabowo Subianto) di depan MPR, APEC, di depan G20. Yang tadinya (swasembada di tahun) 2028, kemarin di G20, Bapak Presiden sudah menyampaikan maju lagi, 2027 (swasembada pangan)," tandasnya, dikutip Antara. (*)

#Impor Garam #Swasembada Pangan #Zulkifli Hasan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Pemantauan tahap pertama menyasar sekitar 8.000 koperasi, dengan pengecekan yang direncanakan berlangsung selama delapan hari
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Indonesia
4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Bulog terus mengoptimalkan seluruh instrumen pengadaan mulai dari penguatan jaringan pembelian ditingkat produksi, peningkatan kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
 4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Indonesia
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
KDKMP ditargetkan mulai beroperasi 1 Oktober 2026. Sebanyak 28.891 manajer telah dikontrak dengan gaji Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Indonesia
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Menko Pangan Zulkifli Hasan meluruskan isu gaji manajer KDKMP, menegaskan total penghasilan paling tinggi berkisar Rp 8,3 juta disesuaikan UMK daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Indonesia
Peternak Ayam Soloraya Menjerit, Swasembada Jagung Tidak Bikin Harga Pakan Turun
swasembada jagung saat ini belum bisa bawa harga jagung pakan ternak diangka HAP ditingkat peternak. Dilain sisi harga jagung internasional cukup murah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Peternak Ayam Soloraya Menjerit, Swasembada Jagung Tidak Bikin Harga Pakan Turun
Indonesia
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Presiden juga mengatakan sejak sebelum dilantik dirinya telah menekankan kepada tim inti dan para penasihatnya pentingnya mewujudkan swasembada pangan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Indonesia
Prabowo Ungkap Indonesia Mau Buka Ekspor Bahan Pangan, Asal Petani Tak Rugi
Prabowo mengatakan Indonesia kini memiliki surplus pupuk sehingga dapat memenuhi kebutuhan negara lain yang mengajukan permintaan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ungkap Indonesia Mau Buka Ekspor Bahan Pangan, Asal Petani Tak Rugi
Indonesia
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Prabowo menegaskan hasil yang mulai terlihat saat ini merupakan buah dari kerja keras yang telah dilakukan selama beberapa waktu.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Indonesia
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Peningkatan produktivitas pertanian itu memperkuat upaya Indonesia menuju swasembada pangan dan lumbung pangan dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Bagikan